-->
Cari Voucher Diskon Restoran? Di sini tempatnya.

Cari Voucher Diskon Restoran? Di sini tempatnya.




Hai, Teman- teman!
Aku mau ngobrol santai tentang kecintaanku pada makanan. LOL
Well, perlu digarisbawahi bahwa memang manusia makan untuk hidup. Jangan sampai salah menempatkan menjadi hidup untuk makan yaaaa...


Suka tentang makanan kayanya emang alami deh. Karena kebutuhan makanan untuk bertahan hidup tadi membuat kita jadi akrab dengan segala hal tentang makanan ini. Jadi memang wajar kalo ada beberapa orang yang tertarik dalam bidang makanan atau kategori foodie ini.

Ada yang suka motret makanan, ada yang suka makan beneran alias kulineran, ada yang suka masak-masaknya, pokoknya beragam sekali.


Nah, aku termasuk dalam salah satu orang yang suka kategori foodie ini. Walaupun tidak terlalu menekuni dan expert,  aku lumayan sering membahas tentang makanan. Misalnya ketika ke tempat makan tertentu, aku suka bikin review ala aku pastinya. Dengan niat ngasih informasi ke pembaca barangkali ada yang mau mampir.

Waktu aku baru pindah ke Muara Enim misalnya. Aku excited banget pas suami ngajakin jajan ke restoran dan kafe ala-ala yang kayanya emang baru mulai menjamur di sana. Masing- masing punya keunggulan tersendiri dalam hal sajian menu, dekorasi tempat, dan fasilitas. Mayan kan buat bahan tulisanku yang suka foodie ini. Udah mampir makan dan foto- foto mending sekalian bikin tulisan biar kalau ada yang main ke Muara Enim bisa ikut nyobain mampir ke restoran dan kafe di sana deh! Apalagi kalo pas ada info promo dan voucher diskon. Kan lumayan bisa woro- woro ngajak pasukan hehehee....

Selain suka bikin review tentang tempat makan alias kulineran gitu, aku juga bikin akun instagram khusus buat hobi di dapurku. Alhasil, aku juga terpacu buat pengen bisa motret makanan kece ala food photographer gitu. Wk.




Yah, berbekal kamera terbaik alias kamera Hp yang kupunya, beberapa foto dan video makanan pun nangkring deh di sana. Ini murni hobi aja. Kemampuan fotografi aku masih cetek banget. Jadi foto- foto makanan di akun @dapur_alma itu ala kadarnya aja. Lumayan buat ngisi waktu luang dan refreshing kalo lagi jenuh ngurusin rumah. Karena emang akun hobi, update-nya juga sesuai situasi dan kondisi banget. Pas lagi masak dan pas mood mau fotoin step by step-nya baru deh ada postingan. Kadang malah suka pake fitur instastory yang lebih praktis. Hahhahaa...

Kalo udah begitu bolehlah yaaa aku ikut masuk dalam kategori pecinta #foodie ?
(Vote for Alma!!!) LOL


Urusan makan emang ga ada abisnya ya?
Aku pernah kangen berat sama jajanan kesukaanku, Seblak. Aku pengennya jajan seblak teteh DT (udah langganan banget karena endeeeuuuussss). Berhubung ga memungkinkan karena aku udah pindah, aku pun nyari- nyari makanan yang berkaitan di situs online.

Aku cari ke mbah gugel sampe ke IG dengan hashtag khusus. Akhirnya nemu akun yang dekat dengan rumahku. Mau tahu apa yang akhirnya kubeli??? Aku beli cireng online! Pesennya tinggal WA-an trus dianterin deh ke rumahku. Abis itu penjualnya juga ramah. Ehmmm, siapa tau nanti kalo langganan aku bisa dapet voucher diskon kan ya? *ngarep


Sekarang itu beragam tenant suka bagi- bagi voucher diskon kan ya?

Menurutku, itu sangat mendukung program emak yang Cermat Berhemat ini. Hohhohhho... Kalo dikasih voucher diskon ya mau bangetlah aku. Mayan bisa menyalurkan hobi soal foodie tadi. Bisa sekalian main ke restonya buat nyantai trus pepotoan buat di-review atau sekalian belajar foto makanan deh! Secara kan ya kalo makanan yang disajikan biasanya ciamik nan menarik. Jadi bisa bereksplorasi motoinnya. Nggak kaya tampilan makanan dapurku. LOL

Tapi, ngedapetin voucher diskon itu untung-untungan juga. Beberapa peluang dapet voucher diskon sesuai pengalamanku ya gini:


  • Biasanya dapet kalo udah makan di suatu tempat itu dengan nominal tertentu. Setelahnya dapet voucher diskon untuk kunjungan berikutnya.
  • Jajan di restoran itu, kemudian beli kalender tahunannya. Biasanya di kalender itu ada voucher diskon buat hari-hari khusus. Tinggal bawa potongan voucher dari kalender itu deh!
  • Menang lomba alias giveaway yang suka diadain restonya.
  • Menang lomba yang ga diadain restonya, tapi dapet voucher diskon restoran karena doi salah satu sponsornya.


Kurang lebih itu deh peluang buat dapet voucher jajannya. Hihihiiii...

Nah, ternyata nih yaaaa... kita nggak perlu nungguin momen-momen di atas tadi buat ngedapetin Voucher Diskon Restoran. Era digital gini tinggal pantengin aja web yang ngasih info promo vouchernya. Salah satunya website Bambideal.

Udah tau belom?



Langsung meluncur ke Bambideals ini deh!

Kamu bisa langsung milih restoran mana yang mau kamu datengin sesuai lokasi kamu atau pilih makanan yang menarik seleramu. Voucher diskonnya ga tanggung-tanggung loh! Ada sampe diskon 50% coba??? Enak banget nih narik pasukan buat nyerbu. Hehhee...

Makan enak ga pake mahal kalo ada voucher diskon gini.
Emak happy, tummy happy, kantong happy!

Yeay!!!

Read more »
Cara Cerdas Memilih Asuransi Jiwa

Cara Cerdas Memilih Asuransi Jiwa

Cara Cerdas Memilih Asuransi Jiwa



Halo, Teman- teman!
Saya mau bahas tentang Asurasi Jiwa nih. Pembahasan kali ini nggak akan berat karena saya hanya akan berbagi cerita seperti biasa yaaa...

Waktu itu saya masih kecil. Ada cerita pahit tentang asuransi jiwa yang pernah diikuti oleh orang tuaku. Kata ibu, jaman itu asuransi jiwa belum sepopuler sekarang. Terlebih lagi tak banyak informasi penting tentang asuransi yang dijelaskan pada penggunanya.

"Ah, sudahlah asuransi jiwa tuh bikin rugi. Sudah lama bayar tanpa bolong- bolong, eh tiba-tiba hilang," begitu komentar ibuku waktu itu.

Hmmm...
Ada sedikit luka ternyata.

Usut punya usut, ternyata ayahku dulu sudah 'melek' pentingnya asuransi jiwa.
Sehingga ia pun mengikutsertakan ibu dan aku dalam daftar jiwa yang diasuransikan.
Tiga jiwa terdaftar saat itu dan ayah selalu tepat waktu membayar apa yang menjadi tugasnya.

Sayangnya, perusahaan asuransi itu mungkin mengalami kebangkrutan.
Entah apa alasannya! Bisa jadi karena tak banyak peserta asuransinya sehingga mereka pun tutup buku, atau memang merupakan pihak tak bertanggung jawab. Wallahu'alam.

Aku masih kecil saat itu dan tidak terlalu paham apa yang terjadi.
Pun saat ini, sebenarnya aku acuh tak acuh pada produk- produk asuransi.
Mungkin ada rasa trauma dari cerita pahit tadi, ditambah juga belum terlalu memahami pentingnya asuransi ini. Terutama asuransi jiwa.

Walaupun demikian, orang tuaku yang kebetulan adalah pegawai pemerintah tetap menggunakan produk asuransi yang diwajibkan, yaitu produk asuransi kesehatan disamping produk asuransi jiwa yang tetap diikutinya.

Setelah pengalaman pahit tentang asuransi yang hilang dulu, kami pernah merasakan manfaat asuransi juga loh. Hal itu sedikit mengubah sudut pandangku tentang asuransi jiwa.


Cara cerdas memilih asuransi


Saat aku kelas 2 SMA, keluarga kami mendapat ujian dari yang maha kuasa.
Ayah mengalami kecelakaan bermotor. Suatu hal yang tak pernah kami bayangkan.

Bagiku, ayah itu jago banget berkendara (dalam hal ini motor). Saat itu aku ujub ternyata; lupa bahwa ada yang maha mengatur. Astaghfirullah.

Tapi, pandangan tentang hebatnya ayahku berkendara itu lantaran aku tahu ayah sudah berpengalaman sejak ia masih bujangan hingga saat itu. Kami belum punya kendaraan lain selain motor. Bayangkan! Kemana- mana naik motor!

Dari aku masih balita belum sekolah, kata ibuku aku ikut ayah masuk hutan dengan motornya.
Keadaan hujan dan gelap karena malam. Ayahku adalah penyuluh kehutanan yang selalu datang ke desa- desa yang ia bimbing.

Belum lagi pengalaman kami 3 beradik (saat itu si bungsu belum terlalu besar untuk ikut berkendara) yang selalu ikut ayah di atas motornya. Ke Palembang yang butuh 2 jam dari kampung kami bahkan ke Semendo (tanah kelahiranku) yang butuh sekitar 6 jam perjalanan kami lakukan dengan motor.

Di benakku, ayahku keren sekali dalam hal berkendara itu.
Yaaaah, harap maklum pandangan anak- anak yaaaa...

Kecelakaan ayah ketika itu membuat kami sangat terpukul.
Kakinya harus dioperasi dan butuh waktu yang lama untuk proses pemulihannya.
Tahun berikutnya pun kami harus mengantar ayah ke ruang operasi kembali untuk melepas besi yang membantu tulangnya tersambung kembali.

Biaya yang dikeluarkan tentu saja tak sedikit.
Asuransi  yang diikuti beliau inilah yang cukup membantu kami saat itu.
Di sana, titik balik pandanganku tentang asuransi dimulai.

PENTINGNYA ASURANSI


Mengingat ujian yang pernah kami alami lalu membuatku sadar akan pentingnya asuransi.
Asuransi Jiwa menjadi salah satu produk yang menjadi pertimbanganku setelah belajar dari pengalaman. Ya, kita perlu asuransi kesehatan. Syukurlah, sebagai pegawai negara namaku masuk daftar nama peserta asuransi kesehatan yang dibebankan pada penghasilan bulanan orang tuaku. Begitu pula dengan adikku yang kedua.

Namun, setelah aku selesai kuliah, namaku pun digantikan dengan adikku yang ketiga.
Sudah beres tunjangan yang diberikan untukku berikut asuransinya. Memang begitu peraturannya.

Aku pun mulai melirik produk asuransi yang akan kuikuti secara pribadi.

"Ini penting!"
Sesuai namanya, Asuransi Jiwa adalah sebuah produk jaminan untuk jiwa/ hidup seseorang.
Setidaknya begitu pemahamanku sebagai awam. Dengan penjelasan dari sales asuransi juga berbekal informasi dari mesin pencarian, aku pun memahami dasar tentang asuransi jiwa ini.

Singkatnya, Asuransi Jiwa merupakan sebuah perjanjian kontrak antara kita selaku peserta (pemegang polis) dengan perusahaan asuransi yang kita pilih (penanggung) untuk jaminan keselamatan jiwa peserta, dalam hal ini resiko kematian. Dalam kontrak tersebut, pemegang polis diwajibkan membayar sejumlah uang (yang disebut premi) dengan besaran tertentu, tergantung jenis asuransi yang dipilih. Jadi, Asuransi Jiwa memiliki kewajiban untuk menanggung segala kerugian finansial jika pemegang polis meninggal dunia.

Hal ini merupakan bentuk antisipasi yang ditimbang oleh peserta asuransi, untuk meringankan keluarga yang mungkin akan ditinggalkannya nanti. Kurang lebih begitu kebanyakan pertimbangannya.

Tips memilih asuransi jiwa yang benar dan menguntungkan


Bagaimana?
Sudah mulai mendapat pandangan tentang pentingnya asuransi jiwa?


JENIS- JENIS ASURANSI JIWA


Ada beberapa jenis asuransi jiwa  yang sebaiknya kita ketahui.
Seperti cerita saya sebelumnya yang acuh tak acuh tentang asuransi, kemudian sadar pentingnya asuransi, saya pun mencari tahu tentang segala hal terkait asuransi. Hal ini penting agar kita bisa menentukan, jenis asuransi jiwa mana yang sebaiknya kita pilih.

Beragam sumber membuat saya memiliki sedikit gambaran tentang jenis asuransi jiwa.
Dari artikel Mbak +Ardiba Sefrienda saya mendapat insight tentang jenis asuransi jiwa ini. Rekan saya ini memang lebih melek soal financial dibanding saya. Sila intip blognya yang membahas seluk beluk finansial kalo ingin tahu lebih banyak.

Selain dari tulisan beliau, saya mencoba membaca beragam literatur lainnya. Kurang lebih terangkum 4 jenis asuransi jiwa yang perlu kita ketahui.


  1.  Term Life Insurance (Asuransi Jiwa Berjangka)
  2. Whole Life Insurance (Asuransi Jiwa Seumur Hidup)
  3. Endowment Insurance (Asuransi Jiwa Dwiguna)
  4. Unit Link Insurance (Asuransi Jiwa Unit Link)

Jenis asuransi jiwa nomor 1- 3 tergolong jenis asuransi tradisional (ekonomi.kompas.com).
Sedangkan asuransi jiwa nomor 4 tergolong jenis asuransi non tradisional.

Dari pengelompokannya ini, terbayang tingkat 'kerumitan; asuransinya. Secara mudahnya berikut penjelasan ala Alma Wahdie.


Asuransi Jiwa Berjangka


Ada jangka waktu tertentu yang menjadi batasan jaminan jiwa dalam jenis asuransi ini.
Misalnya seperti asuransi jiwa yang termasuk dalam pembelian tiket pesawat, kereta api, atau beberapa bus antar kota yang menyediakan. Misalnya saja, asuransi jiwa yang termasuk dalam pembelian tiket pesawat kita untuk tujuan Palembang- Bandung. Dalam hal ini, kita akan menempuh perjalanan dengan moda pesawat dalam waktu kurang lebih satu jam. Ada jaminan jiwa jika terjadi resiko saat perjalanan kita menggunakan jasa penerbangan itu. Namun, jika tidak terjadi resiko meninggal, maka jaminan asuransi jiwa pun berakhir. Asuransi hangus atau tidak ada pengembalian dana.

Intinya ada jangka waktu tertentu. Bisa untuk masa 10 tahun, 20 tahun, sesuai dengan kontrak yang disetujui bersama antara pemegang polis dan perusahaan asuransi penanggung.

Asuransi ini biasanya memiliki premi atau besaran uang setoran yang tidak terlalu menguras kantong, dan nilai pertanggungjawabannya masih cukup besar. Namun, peserta asuransi atau pemegang polis tidak mendapat apa-apa jika tidak terjadi resiko meninggal dalam jangka waktu tersebut. Jadi semua hangus.


Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Jenis asuransi ini sesuai namanya. Pembayaran premi dilakukan dengan jangka waktu proteksi yang panjang mencapai 99 tahun. Jenis asuransi jiwa ini merupakan penyempurnaan dari asuransi jiwa berjangka. Ada nilai tabungan yang terselip di dalam kontraknya. Jadi, ketika tidak terjadi resiko meninggal dunia atau peserta masih sehat wal afiat setelah habis masa proteksi, ada nilai tunai yang diberikan.

Besaran premi untuk jenis asuransi ini tentu sedikit lebih mahal daripada asuransi berjangka. Karena menurut survey, angka harapan hidup seseorang berkisar di umur 65 - 70 tahun. Artinya, perusahaan asuransi sebagai penanggung beresiko berkemungkinan besar membayarkan klaim resiko meninggal dunia para pesertanya. Itulah alasan besaran premi menjadi lebih mahal.


Asuransi Jiwa Dwiguna


Ada dua fungsi yang ditawarkan oleh asuransi jenis ini. Yaitu bersifat asuransi berjangka juga sebagai tabungan (memiliki nilai tunai). Biaya premi lebih mahal lagi dibanding asuransi seumur hidup.

Selain ada nilai tabungannya, yaitu bisa diambil sejumlah dana jika tidak terjadi resiko, jenis asuransi ini juga dapat diklaim secara berkesinambungan. Misalnya 3 tahun sekali kita bisa mengajukan klaim untuk penggunaan dana. Jenis asuransi ini populer sebelum akhirnya muncul jenis asuransi non tradisional yaitu asuransi unit link.


Asuransi Unit Link


Jenis asuransi ini disebut juga asuransi 2 kantong. Memiliki fungsi proteksi atau jaminan juga sebagai bentuk investasi. Dana premi yang dibayarkan bernilai besar. Nantinya dana tersebut dibagi dua. Sebagian untuk dana jaminan jiwa dan sebagian lagi ditempatkan pada reksa dana dalam bentuk unit link. Asuransi ini lebih menitik beratkan pada unit link atau investasi yang dikelola. Sementara nilai jaminan proteksinya tidak sebesar ketiga jenis asuransi sebelumnya.

cerdas memilih asuransi jiwa yang tepat


Nah, setelah tahu jenis- jenis asuransi jiwa ini, kita dapat menentukan mana yang lebih tepat untuk kita beli jaminan proteksinya. Jangan lupa untuk mempertimbangkan kebutuhan, anggaran, dan tujuan asuransi kita ini yaaa...


Sebagai pemegang polis, kita harus betul- betul cerdas berasuransi. Memilih asuransi yang sesuai dengan situasi dan kondisi pribadi serta menyerap banyak informasi terkait jenis asuransi yang akan kita beli menjadi cara cerdas memilih asuransi jiwa.

Apakah kamu juga mempertimbangkan untuk membeli polis asuransi jiwa?

Read more »
Hotel di Palembang buat Staycation: Hadiah Ultah dari Suami

Hotel di Palembang buat Staycation: Hadiah Ultah dari Suami

Hotel murah di Palembang untuk staycation

Hotel di Palembang buat Staycation: Hadiah Ultah dari Suami. 


Assalamualaikum!
Aku mau cerita pengalaman jalan-jalan super ngebut ke Palembang waktu lalu.
Kebetulan bulan Juli lalu umur berkurang nih! Antara deg-degan kilas balik udah bermanfaat belum hidup yang lewat dan mau kasih reward juga pada diri. Eh, ternyata Pak Suami ngajakin staycation di Hotel di Palembang sambil refreshing liat- liat kota. Maklum, kita tinggalnya di luar kota. Ahahahhaa...

Well, ini tuh ceritanya #throwback gegara mindah-mindahin file dari memori dan ngeliat foto staycation  kita pas ke Palembang.

Ini lah ceritanya!

Nothing special di hari ulang tahunku selain ucapan harapan serta do'a dari ayah, ibu, adek- adek dan suami. Aku memang ga menampilkan info kelahiran di akun sosial mediaku. Bukan karena sombong atau apalah-apalah yaaaa... tapi lebih biar 'khusyuk' muhasabah diri #eaaaa

Intinya, aku nggak banyak menerima ucapan di beranda sosial media dan lainnya.
Suasananya nggak beda dengan hari lainnya. Hanya kami yang tahu bahwa 20 sekian tahun lalu aku diberi kesempatan berjuang di dunia.

Kue ultah?
Aku juga nggak minta dan karena jenis kue tart adalah salah satu kesukaanku, kita sering beli atau makan tanpa menunggu momen hari lahir. Pernah sih kita beli pas di momen-momen seperti itu, tapi lebih untuk cemilan makan bareng aja. Quality time gitu. Leyeh- leyeh, makan cemilan, Haha- Hehe.

Ternyata, tahun ini ada yang beda.
Suami mengajak staycation!

Whoaaaa...
Mimpi apa Cinderella semalam?

Katanya berhubung weekend ini ga banyak kerjaan, yuk lah kita nyantai ke kota.
Hahahhaa...

Dengan senang hati aku pun mengiyakan.

Review Stasiun Kereta Api Kertapati Palembang
Stasiun Kertapati jam 5 pagi

Kita berangkat Sabtu malam--- atau tepatnya tengah malam!
Harus menunggu doi pulang kerja dulu jam 8 malam, sementara aku di rumah sudah bersiap dengan barang yang akan kami bawa.

Nggak banyak sih!
Doi bawa ransel (karena staycation-nya dinodai urusan kerja dikit, jadi bawa laptop yang mau diservis), dan aku bawa tas tangan. Tasnya nggak besar tapi juga nggak kecil. Cukuplah buat make-up pouch aku! #looooh

Review Stasiun Kertapati Palembang. Fasilitas nyaman
Fasilitas free charging di ruang tunggu

Kita memilih kereta api sebagai moda perjalanan ke kota Palembang ini.
Suamiku yang kerja di Tanjung Enim membuat kami berdomisili di kota Muara Enim, demi mendekatkan lokasi kerjanya.

Palembang - Muara Enim itu membutuhkan waktu kurang lebih 5 jam perjalanan.
Itu dihitung tanpa macet yaaa...

Kalau kamu tahu medan jalan di sini, 5 jam jarak tempuh itu kadang cuma PHP kalau kita menggunakan moda mobil. Baik mobil pribadi, travel, atau bahkan bus. Jangan coba- coba!

Jalan lintas barat Sumatera ini dilalui oleh banyak sekali truk besar bermuatan batubara dan kayu.
Maklum, Tanjung Enim kan memang daerah pertambangan batubara tertua di Indonesia.
Kalau kayu, itu karena ada pabrikan bubur kertas milik Jepang di sini.

Ehmmm...
Jadi, kertas kece sekelas S*du dan teman-temannya itu berasal dari sini loooh.
Sayangnya bahan mentah bubur kertas saja yang diolah di sini. Untuk pengolahan produk balik ke Jepang deh. Hasil jadinya? diimpor lagi ke sini. Ups!


Lah! Ini kenapa aku malah bahas batubara dan kertas ya?
Balik lagi deh ke perjalanan menuju kota Palembang.

Singkatnya, memilih jalur kereta itu adalah alternatif yang menjanjikan.
Jarak tempuh 5 jam tadi bisa ditepati dan kita bisa santai- santai di kereta. Kebetulan aku adalah penggemar perjalanan via kereta sejak tinggal di pulau Jawa dulu.

Review Stasiun Kertapati Palembang. Fasilitas ruang tunggu nyaman
Kursi empuk di ruang tunggu stasiun Kertapati, Palembang

Kami naik kereta yang bertolak dari Lubuk Linggau. Namanya Sindang Marga S4.
Kalo menurut jadwal yang tertera di boarding pass kita, harusnya jam 23:20 WIB udah berangkat. Tapi, baru sekitar jam 23:50 an kereta datang dan kita masuk berangkat.

Karena agak terlambat, tiba di Stasiun Kertapati Palembang pun tidak seperti jadwal jam 03:30 WIB.
Nggak masalh sih, karena kami berdua numpang tidur di kereta dan lanjut tidur lagi sampai Kertapati. Hahhaaa...

Jangan heran ya!
Aku dan suami memang suka jalan santai ala backpaker gini. Walaupun tujuannya mau nyantai pindah tidur santai di hotel, kita asyik aja naik kendaraan umum. Di Bandung aja kita suka sewa motor buat seharian keliling dari Bandung Utara ke Bandung Selatan. Tinggal pas baliknya aja, pegel- pegel bahagia! LOL

Mumpung masih muda. Kalo udah berumur nanti ga tau deh masih sanggup apa nggak? Ahahhaaaa...

Review Stasiun Kertapati Palembang. Musholla yang adem dan bersih
Musholla

Ini sambil aku kasih liat suasana stasiun Kertapati Palembang.
Luas dan nyaman banget. Berhubung di luar masih gelap, dan waktu subuh sebentar lagi tiba, kami pun duduk- duduk di ruang tunggu sambil lanjut merem sesekali.

Kursi di ruang tunggu nyaman karena ada bantalannya.
Bumil gendut ini jadi anteng deh duduk di sana.
Ruangan juga bersih, juga fasilitasnya lengkap. Toilet OK, Musholla OK, dan ada area bermain anak juga. Hanya saja pagi itu, air bersih sedikit ngadat. Baik yang di toilet maupun yang di tempat wudhu.
Hmmmm...

Review Stasiun Kertapati Palembang. Fasilitas nyaman
Nyantai sambil nunggu waktu sholat Subuh

Pukul 5 setelah sholat Subuh di Musholla stasiun, kami pun beranjak keluar.
Stasiun Kertapati Kota Palembang ini letaknya di pinggir sungai Musi loooh...
Jadi waktu jalan kaki menuju pintu keluar, kami bisamendengar suara hempasan air  sungai dan melihat mega di langit yang indah. Matahari hendak muncul malu- malu.

Tujuan pertama kami adalah KI Family Park atau TAMAN KELUARGA: KAMBANG IWAK.
Hari itu Minggu pagi, di KI biasanya ada olahraga jantung sehat. Aku semangat mau ikutan.
Sekalian napak tilas jaman masih kuliah dulu.

Suami yang demen olahraga juga nggak nolak.
Selain ada acara mingguan olahraga, kawasan KI Park ini mirip suasana CFD di Dago atau ala Gasibu. Ada banyak jualan makanan dan barang lainnya, stand- stand  pemeriksaan kesehatan, dan lain-lain. Lagipula, terlalu dini kalau mau langsung menuju hotel yang sudah kami pesan. Jadilah KI sebagai tujuan pertama.

Fasilitas umum di Kambang Iwak KI PARK Palembang
Babang ngisiin botol air minumku yang udah kosong.

Event dan acara mingguan senam jantung sehat di KI Palembang
Senam Jantung Sehat di KI. Kita saltum banget nih!^^ Biarin.

Kita naik angkot dari Kertapati ke KI.
Ongkosnya Rp4000/orang. Kita berdua jadi Rp8000,-
Di angkot pagi itu sudah ramai penumpang yang hendak menyebrang dari Ulu ke Ilir --- mau ke Pasar 16 Ilir. Suasana menyebrang Jembatan AMPERA pagi itu saaangat menyenangkan.

Ga pake macet dan udaranya masih segerrrrr!

Kue Lupis jajanan tradisional ada di Kambang Iwak Palembang
Ada jualan kue lupis!

Jajan pempek enak murah meriah di pedangan kaki lima di Palembang
Kalo udah sampe Palembang, jangan lupa sarapan pempek!

Sesampainya di KI sekitar pukul 6.
Belum terlalu ramai.
Baru beberapa orang yang olahraga jalan santai dan lari mengitari kambang (kolam).

Kami duduk di salah satu bangku yang tersedia di bawah rindangnya pohon.
Menghadap ke kolam dan melihat lampu-lampu taman berkerlip masih menyala.
Aku bawa bekal sarapan yang kusiapkan dari rumah.
Isi perut dulu sebelum ikut senam jam 7 nanti.

Memang aku sudah antisipasi karena kebiasaan sarapan kami di rumah adalah jam 5.30 WIB.
Alih-alih kelaperan sebelum jajanan bertebaran, kita makan dulu deh!

Alma Wahdie blogger Palembang
Ketemu Baby Hana yang cantik^^

Di Kambang Iwak, aku bertemu dengan teman kuliahku dulu, Lita dan suami serta anaknya.
Sudah lama tak bersua walaupun tetap kontak via sosial media.
Kalau boleh dihitung, mungkin udah sekitar 4 tahun nggak ketemu. Makin cantik aja temanku satu ini. Pantes deh baby Hana cantik juga. Mirip mommy yaaa, Nak?^^

Sttt...
Dua sejoli ini juga pasangan awet dari jaman kuliah dulu loh. Hehhee...
Happy for both of you, Lita and Rico.
Selamat yaa udah ada Hana sekarang!^^

Oya!
Jam 7 sebelum akhirnya kami ikut senam, aku menyempatkan menelpon hotel tujuan kami.
Aku meminta layanan early Check in pagi itu. Memang sudah kami jadwalkan untuk santai seharian di hotel. Pihak hotel mengatakan bahwa pukul 9 kami sudah bisa masuk. Yeay!!!



Hotel yang Murah di Palembang 


Rencana kita buat nyantai seharian di Hotel di Palembang itu bisa dibilang cukup mendadak.
Tapi, itu bukan jadi halangan buat mewujudkannya.

Man Jadda wa Jadda!

Sekarang itu gampang banget buat pesan hotel.
Apalagi kalo mau cari hotel yang murah di Palembang.
Cari hotel yang murah tapi nggak murahan di Airy Rooms aja.

Di Airy Rooms hotelnya gampang dicari, keren fasilitasnya dan yang pasti harganya OK buat kantong kita. Mamak masih bisa jajan donat kesukaan deh! Hehehhee...

Hotel murah di Palembang untuk staycation Airy Rooms Palembang

Kenapa pilih booking kamar di Airy Rooms? Karena hotel- hotel Airy Rooms itu murah.
Airy Rooms adalah jaringan hotel dan guest house terbesar di Indonesia dengan jumlah properti hotel terbanyak. Fasilitasnya udah lumayan banget menurutku.

Ada 7 (tujuh) jaminan fasilitas di setiap kamar. Yaitu AC, TV layar datar, perlengkapan mandi, tempat tidur bersih, shower air hangat, air minum gratis, dan WiFi gratis.

Hotel Airy Rooms di Palembang Murah


Cara pesannya juga mudah banget. Sangat fleksibel karena bisa dipesan melalui website, Android Apps dan iOS Apps. Aku sih udah pasang aplikasinya. Jadi, pas Babang ngajakin staycation gampang aja. Tinggal cari hotel Airy Rooms!

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman

Pembayarannya juga enak banget loh! Fleksibel!
Kita bisa bayar lewat bank transfer atau kartu kredit. Pas nyampe tinggal ke FO, kasih kartu identitas dan foila! Dikasih kunci deh!

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman


Lokasi hotel- hotel Airy Rooms di Palembang ini juga strategis.
Dekat dengan pusat kota juga mudah ditemukan.

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman


Kamu tinggal pilih aja mau hotel yang Eco, Standard, atau Premium.
Semuanya ada!

Mau lokasi deket Mall, mau yang deket daerah kuliner? Ada.
Lagi juga sekarang gampang banget mau kemana-mana. Pesen taxi online beres deh!
Lokasi hotel Airy Rooms yang strategis bikin jalan pake jasa taxi online makin hemat.

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman
Kolam renang di atas. Hotel  Airy Rooms di Sei Pangeran, Palembang

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman
Toiletries khusus buat kamu!

Buat aku yang suka mengelompokan barang, dapet pouch gini bikin seneng loh!
Receh ya? Hahahaa...

Jujur nih ya.
Kalo packing aku mengelompokan barang ke dalam tempat-tempat kecil.
Kelompok jilbab satu tempat, kelompok make-up (pasti lah yaa), kelompok alat mandi, kelompok alas kaki, kelompok daleman (hihhiii), kelompok kabel-kabelan (charger, dll), kelompok celana, kelompok baju. Gitu lah!

Nggak tau kenapa, rasanya lebih enak aja pas mau nyarinya.
Apalagi kalo pake backpack atau tas tangan doang.

Nah, dapet koleksi toiletries pouch  dari Airy Rooms ini niih kalo kamu pesen hotelnya via Airy Rooms.
Gemes yaaa...
Warnanya bagus!



Cara Pesan Kamarnya Gampang


Untuk urusan pesan kamar alias booking kamar di Airy Rooms ini gampang banget.
Kamu bisa lihat alur tata cara pesannya di bawah ini:

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman

Hotel di Palembang Airy Rooms Murah dan nyaman

Gampang banget kan?
Udah jaman gini kok, kamu pasti bisa!^^

Nah, jam 9 kami bertolak dari Kambang Iwak menuju hotel tujuan kami hari itu.
Minggu pagi yang cerah, dan kami sampai di hotel sekitar jam setengah 10.
Pagi itu Kota Palembang masih bersahabat. Nggak pake bete ngerasain macet karena hotelnya mudah ditemukan.

Langsung ke FO dan kasih ID trus kita langsung ke kamar deh!
Beres-beres mandi, lanjut nyantai pesen makanan buat temen nonton tv.
Sorenya Babang rencana mau pake kolam renang hotel.
Aku rencana nemenin aja sambil duduk di restonya. Makan lagiiiii...
Kan judulnya nyantai! Hehhee...

Tapi kita lupa kalo ada laptop yang dibawa di ransel tadi.
Tuh laptopku yang ngeblank rusak dan butuh dibaw ke ahlinya.

Akhirnya batal renang deh!
Abis istirahat nyantai, jam 5 sore kita ke luar, mampir ke Mall terdekat trus mampir juga dong ke City Icon, Jembatan AMPERA!

Tadi pagi kan cuma nyebrang doang, blom pepotoan. Hihihiii...


Jajanan enak dan murah khas Palembang di Ampera
Pusat Kuliner di pinggir sungai

Senengnya ngabisin waktu bersama di momen yang pas itu!
Sejenak mengusir penat dari kota tambang dan jalan-jalan di Palembang!

Makasih, Pah! *love




-Sumber foto priibadi dan hotel dari website Airy Rooms
Read more »
Skincare Sulamit Passion Series: Review

Skincare Sulamit Passion Series: Review

Skincare Sulamit Passion Series: Review


Hai, Teman- teman!
Masih pada inget nggak kalo kemarin aku posting tentang make-up products dari Sulamit Cosmetics?
Aku bikin final look dengan produk-produknya dari awal sampe akhir alias One Brand Tutorial Make-up by Sulamit.

Kalian bisa liat gimana make-up look yang aku buat dan gimana first impression aku tentang produk make-up Sulamit itu di REVIEW dan MAKE UP TUTORIAL SULAMIT.

Nah, dalam postingan kali ini aku ngebahas produk skincarenya aja.
Yaitu terdiri dari:

  1. Sulamit Cosmetics Miraculous Brightening Facial Foam Passion Series
  2. Sulamit Cosmetics Miraculous Bright Antioxidant Serum Passion Skincare
  3. Sulamit Cosmetics Perfect Beauty Brightening Cream Passion Series
  4. Sulamit Cosmetics Miraculous White Night Cream Passion Series

Itulah 4 (empat) rangkaian skincare harian dari Sulamit Cosmetics.
Aku bakal share pengalaman penggunaan skincare ini di kulitku yaaa...

***


1. Sulamit Cosmetics Miraculous Brightening Facial Foam Passion Series


Ini adalah cleanser yang penggunaannya harus dibasahi dulu agar menghasilkan foam alias busa.
Seperti klaim produknya yang mampu mengangkat kotoran di wajah sehingga membuatnya bersih, facial foam Sulamit Cosmetics ini juga dapat mencerahkan serta menjaga kulit agar tetap moist. Kandungan ekstrak lemon dan bearberry di dalamnya lah yang digadang memiliki formula untuk klaim tersebut.


Untuk bentuk kemasannya sendiri, cleanser ini berupa tabung plastik yang efisien dalam hal packaging. Ukurannya yang tidak terlalu besar ini pas banget buat dibawa travel.

Selama menggunakan produk skincare sulamit ini, aku nggak kesulitan karena kemasannya travel friendly. Kebetulan bulan Juli- Agustus kemarin itu aku lumayan sering bolak- balik ke rumah ortu. Hehehhee....


Ini tampilan kemasan bagian belakangnya.
Ada barcode yang suda terdaftar di BPOM Indonesia. Selayaknya produk make-up Sulamit Cosmetics yang kemarin aku cobain, produk skincare Sulamit ini juga sudah terdaftar semua di BPOM. So, aman buat kamu gunain yaaa...

Di sini kita juga bisa ngeliat apa aja komposisi produk.

Komposisi:
Aqua, Glycerin, Potassium Hydroxide, Stearic Acid, Myristic Acid, Palmitic Acid, Sodium Lauroyl Sarcosinate, Glyceril Stearate, Propylene Glycol, Glycyrrhiza Glabra Root Extract, Butylene Glycol, Arctostaphylos Uva Ursi Leaf Extract, Citrus Medika Limonum (Lemon) Fruit Extract, Morus Alba Leaf Extract, Fragrance, Propylparaben, Methylparaben, Disodium EDTA, BHT. 

Oya, bentuk tutupnya ini flip gitu.
Pastiin kamu benar- benar menutup rapat produknya biar ga berceceran pas dibawa-bawa dalam pouch skincare kamu yaaa...

Tutup sampe bunyi "klik".
Gitu^^


Nah, kalo ngomongin tekstur produknya, kamu bisa liat langsung dari foto yang aku ambil ini.
Bentukannya kaya lotion padat gitu, tapi bener- bener lembut loooh...

Untuk penggunaannya sendiri, aku ngebasahin muka dulu kemudian mengambil produknya dan membuat busa di telapak tanganku. Baru setelah itu diratakan di seluruh kulit muka.

Jadi, yang diaplikasikan ke kulit udah dalam bentukan foam yaaa...

Aroma?

So far aku nggak ngerasa terganggu dengan aromanya.
Aromanya lembut dan ada sedikit esense susu kalo menurutku.
Jadi enak- enak aja pas dipake.

Sebelum dibilas, aku biasa mendiamkan produk dikulit selama 2-3 menit.
Nggak ada aturan khusus dari kemasannya sih. Ini cuma kebiasaanku kalo pake facial foam.^^


Kesan Pemakaian:
Jenis kulitku saat ini itu lebih ke normal.
Busa si Sulamit facial foam yang banyak ini nggak bikin kulitku ketarik atau terkesan kering.
Jadi, selama pemakaian aku fine-fine aja.

Cuma, aku nggak bisa ngebuktiin klaim mencerahkannya yaaa...
Mungkin butuh waktu lebih lama karena memang yang namanya skincare kan adalah sebuah proses.
Yang jelas, klaim mengangkat kotorannya memang berasa. Kulit jadi cerah iya, tapi saat udah cuci muka gitu. Kalo buat seharian kayanya belum sih.

Penilaian: 6.8/10


2. Sulamit Cosmetics Miraculous Bright Antioxidant Serum Passion Skincare


Yang kedua, kita punya serum yang mengandung antioksidan serta vitamin C.
Ini jelas ya kalo kita menilik fungsi vitamin C salah satunya untuk mencerahkan.


Langsung aja aku kasih liat kemasannya.
Ini box untuk serum dari sulamit cosmetics.

Seperti produknya yang lain, dominan warna shocking pink yaaaa...
Tapi ternyata si serumnya punya kemasan gold alias warna emas gini. Elegan!



Seperti yang lainnya, komposisi produk dapat kita temukan di bagian belakang kemasan.
Misalnya di bagian belakang box-nya ini nih.

Komposisi:
Aqua, Ethyl Ascorbic Acid, Sodium Carboxymethyl Betaglucan, Phenoxyethanol, Imidazolidinyl Urea, Carbomer, DMDM Hydantoin, Iodopropynyl Butylcarbamate, Butylene Glycol, Triethanolamine, Sodium Hyaluronate.


Yang aku suka adalah dari komposisi ini kita bisa liat formula utama atau persentase terbesar formula dalam suatu produk. Dari info yang pernah aku baca dan dengar tentang komposisi produk adalah persentase terbesar bahan atau formula yang terkandung dalam suatu produk itu dilihat dari urutan penulisannya.

Nah, kalo ngeliat komposisi serum antioksidan sulamit ini, kita bisa tau bahwa aqua atau air memiliki persentase terbesar dalam urutannya. Artinya produk ini water- based.

Jujur, aku sangat pemilih buat pake serum.
Buat nge-review skincare Sulamit ini tentu aku harus nyobain langsung dooong.
Biar temen- temen punya gambaran tentang produknya.
Karena ini komposisinya oke, aku cobain deh buat pake biar tau langsung.

Kalian tau kan kalo review aku itu based on experience dan aku bakal bilang apa yang oke dan nggak sesuai pendapatku pribadi. It's honest review of course!


Ini tampilan kemasan produknya..
Serum sulamit ini bentuknya pump gitu. Ciri khas kemasan serum ya!
Walaupun ga semua serum bentukannya pump gini.

Yang pasti, aku suka dengan kemasannya ini karena memudahkan penggunaan.
Kita bisa atur sebanyak apa pemakaian produk untuk diaplikasikan ke kulit wajah hanya dengan ditekan a.k.a dipompa aja.


Aroma?
Pertama aku kaget dengan aromanya.
Terlalu menusuk hidung!

Aku coba ngira-ngira ini aromanya kaya apa ya?
setelah recall memori, aku kayanya nemu padanan buat mendeskripsikan aroma serum ini.

Menurutku yaaaa...
Aromanya kaya "cuka makan" atau "cuka beras" atau "cuka apel".
Gitu lah!

Intinya ada sensasi asam kecut gitu.
Kalo kata ibuku kaya aroma tape.

Mungkin ini efek formula vitamin C kali yaaa...
kan kalo dipikir-pikir, cuka-cuka yang searoma itu tadi kaya vitamin C loooh.

Bahkan aku pernah liat vlog gitu tentang penggunaan cuka apel buat toner.
Intinya buat menutrisi kulit dengan formula vitamin C dan antioksidannya..

Nah, barangkali begitulah yang ada di serum ini.
#etaterangkanlah


Kalo teksturnya sendiri, karena water-based ya menurutku, jadi dia rada encer gitu.
Warnanya bening tapi licin. #loooh gimana?

Kesan Pemakaian:
Waktu aku aplikasiin serumnya, aku pump sekali doang.
Trus, aku ratakan dengan meletakan produknya di lima titik wajah (as usual yaaaa).

Teksturnya itu cair, tapi pas diratakan ada kesan licin- licin gitu.
Sambil terus aku usap merata ke kulit muka. Nggak lama kemudian produknya pun meresap.

Untuk waktu peresapannya sendiri nggak perlu nunggu lama kok.
Sambil diratakan di kulit, produk mulai mengering.

Itu tandanya udah meresap. Done!
Jadi, si serum ini enak banget karena gampang menyerapnya.

Gimana efeknya ke kulitku?
Mayan bikin kulitku rada minyakan di area T pas bangun tidur sih jadinya.
So, aku kurang sreg sama hasilnya. Hehehee...

Penilaian: 6/10


3. Sulamit Cosmetics Perfect Beauty Brightening Cream Passion Series


Lanjut, kita beralih ke produk skincare ketiga!
Ini adalah day cream dari rangkaian produk skincare sulamit.

Foto di bawah adalah day cream dan night cream yaaa...
Aku mau kasih liat bahwa kemasannya itu sama banget.

Untuk ngebedainnya, kita perlu baca apa yang tertera di kemasan atau dengan cara liat langsung isinya.



Untuk day cream, warnanya agak kuning gitu.
Sementara yang night cream warnanya putih.

Kemasan keduanya sama kan?
Setelah box pastinya, kemasan kedua cream ini sama- sama bening dengan tutup berwarna pink.

Di bagian dalam setelah kita buka tutup luarnya, ada tutup klep lagi.
Ini fungsinya biar produk nggak berceceran di tutup bagian luar.


Tekstur day cream ini lebih thick dibanding night cream (nanti kita liat teksturnya di poin terakhir tentang night cream yaaa....).

Kalo menurutku, instead of cream, ini lebih ke tekstur foundation.
Ada produk jadul yang setipe ini nih. (Jadi kuis nihhh... hayooo tebakkk...^^)

Gimana dengan komposisinya? Ayo  kita liat!

Komposisi:
Petrolatum, Lanolin Anhydrous, Titanium Dioxide, Ceresin Wax, Beeswax (Cera Alba), Dimethicone, Ethylhexyl Methoxycinnamate, BHT, Fragrance, Dimethylmethoxy Chromanyl Palmitate, Propylparaben, CI 77491, CI 77492, CI 77499


Aroma?
Jujur, aku kurang suka sama aromanya.
Aku nggak tau gimana cara mendeskripsikannya, tapi kalo boleh aku bilang ada sekilas aroma obat gitu. I don't know!

Jadi, dia nggak bau tapi juga nggak wangi.
Kaya aroma obat yang kumaksud ini nggak kentara sih.
Cuma kalo emang pengen dirasa-rasain, itulah aroma yang tertangkap oleh hidungku.

Tapi itu bukan masalah banget sih.
Masih bisa ditahan. Hehehee...


Untuk teksturnya gini nih.
Beneran kaya foundie kalo menurutku.

Daaaan...
Shade-nya terlalu putih. Hiks.


Bisa diliat setelah aku ratakan di punggung tangan yaaa...
Ini tuh sangat kontras sama warna dasar kulitku yang cenderung kuning.

Walaupun tadi kita liat bahwa produknya warna kuning, ternyata setelah diaplikasikan ke kulit jadinya putih :(


Kesan Pemakaian:
Aku ngerasa kurang OK pake day cream skincare sulamit ini.
Ini bisa aja karena akunya udah nggak PD duluan dengan kulitku yang malah jadi putih, ditambah juga karena formulanya ini bikin area hidungku makin berminyak.

Tektur produk yang begini ini aku pernah pake jaman SMP dan SMA gitu.
Yang kubilang bedak jadul itu loooh.

Dan honestly aku udah say bye- bye dengan produk begitu.
Huhuhuu...

Penilaian: 5/10


4. Sulamit Cosmetics Miraculous White Night Cream Passion Series


Nah, ini yang terakhir dari rangkaian skincare sulamit cosmetics.
Night cream!

Untuk penggunaan udah jelas yaaa...
Layaknya night cream pada rangkaian skincare, kita pake ini di waktu malam pastinya.
Setelah cuci muka dengan facial foam-nya, baru deh produk ini diaplikasikan.



Kemasan produk udah aku kasih liat di atas tadi bareng day cream.
Hampir nggak ada beda kecuali tulisan nama produknya dan warna produk setelah dibuka.

Ini aku coba foto bagian dalam box alias kemasan dusnya.
Jadi, produk- produk skincare sulamit, termasuk day dan night cream-nya ini dikemas dalam box pink yang bagian dalamnya ada merk Sulamit-nya.

Ini juga berfungsi buat ngebedain ori atau nggaknya produk yang kamu beli.
Biar nggak aneh- aneh dan membahayakan, pastiin kamu beli produk original yaaaa...


Berikutnya, mari kita liat tekstur dari night cream sulamit cosmetics ini.
Seperti yang udah aku sampaikan di atas, bahwa night cream ini warnanya putih.

Untuk teksturnya sendiri nggak padat/ thick  kaya yang day cream tadi.




Tekstur night cream sulamit ini lebih lembut, halus dan ringan.
Kesannya kaya body lotion.

Kebanyakan night cream memang begini teksturnya.

Komposisi:
Aqua, Cyclotetrasiloxane, Cyclopentasiloxane, Paraffinum Liquidum, Propylene Glycol, Steareth-21, Cetyl Alcohol, Steareth-2, Stearic Acid, Butylene Glycol, Citric Acid, Sodium Sulfite, Paeonia Suffruticosa Root Extract, Scutellaria Baicalensis Root Extract, Saxifraga Sarmentosa Extract, Acetyl Tyrosine, Arbutin, Glutathione, Aminopropyl Ascorbyl Phosphate, Disocium EDTA, Fragrance, Propylparaben, Methylparaben.


See?

Komposisi pertamanya adalah aqua. Inilah jawaban kenapa produknya nggak sepadat si day cream.
Jadi, ini masih masuk pertimbanganku deh!


Aroma?
Aromanya enak. Wangi lembut dan bearable.
Intinya, aku nggak keberatan sama sekali untuk urusan aroma night cream-nya sulamit ini.


Beneran aqua-based karena ketika aku coba untuk rasain teksturnya di tangan, night cream ini langsung lumer.

Kesan Pemakaian:
Seperti pertama kali aku ngerasain tekstur produknya di tangan, pas produk ini aku aplikasiin ke kulit muka, dia langsung lumer meresap.

Aku suka teksturnya yang nggak thick dan mudah meresap ini.

Setelah cuci muka dan menggunakan produk ini sebelum tidur, sensasi adem berasa di kulit wajah. Rasanya lembut setelah produknya meresap.

Waktu pagi hari pun, saat bangun tidur, kulit terasa lembut dan empuk gitu.
Aku suka efeknya.

Tapi untuk klaim mencerahkannya, aku belum dapet sih.


Penilaian: 7.8/10


***

Untuk produk Skincare dari Sulamit cosmetics ini, aku kasih nilai lebih di night cream-nya dan say sorry buat day cream-nya.

Lama penggunaan kurang lebih 2 minggu untuk aku bisa sharing pengalaman ini.

Alhamdulillah, nggak ada break out parah karena tidak cocok dengan produknya
Tapi indikasi kaya membuat kulitku jadi berminyak tadi lumayan bikin aku ketar- ketir.

Soalnya di lingkungan rumahku, polusi bikin kulit berminyak gampang terkontaminasi nih.
Sementara, produk ini mayan bikin kulitku jadi agak berminyak.
Jadi, setelah nyobain produknya aku bisa menyimpulkan kalo skincare-nya kurang OK buat kulitku.

Mungkin bakal beda hasilnya di kulit kalian yaaa...
Yang jelas, pastikan kalian beli produk ori-nya!
Bisa langsung ke website-nya atau cek official account-nya di Lazada.
Ada banyak promo menarik nih!!!

Nah, kalo kalian udah pernah pake produk skincare Sulamit yang mana nih?
Gimana kesannya???

Yuk, sharing!!!


Beautisquad:   Instagram  -  Facebook

Sulamit Cosmetics:   Website  -   Instagram

Read more »
Review dan Make-up Tutorial Sulamit Cosmetics: Natural Look Menggunakan Produk Sulamit.

Review dan Make-up Tutorial Sulamit Cosmetics: Natural Look Menggunakan Produk Sulamit.

Review dan Make-up Tutorial Sulamit Cosmetics: Natural Look Menggunakan Produk Sulamit.


Assalamualaikum, Teman- teman.
Hari ini aku mau sharing pendapatku tentang produk dari Sulamit Cosmetics.

Udah pada kenal sama Sulamit?
Saya sih baru kenal. Hihhiiii...

Ternyata, Sulamit ini adalah salah satu merek lokal yang sudah cukup lama berkiprah loooh.

Hayooo...
Kemana aja aku selama ini kok baru kenalan sama Sulamit? Hehehhee...
Akhirnya, berkat Beautisquad aku pun bisa kenalan sama Sulamit Cosmetics.
Makasih BS!!! *kiss

Buat kamu yang follow akun sosial media aku baik di instagram atau di facebook, pasti udah tau dong kalo beberapa waktu yang lalu aku dapet paket cantik. Kotaknya dibungkus kertas berbunga pink nan unyu. Pas dibuka...

Tadaaaaa!!!

Isinya banyak banget!
Aku dapet produk make-up dan produk skincare Sulamit.

Inilah penampakannya!^^
Review dan Make-up Tutorial Sulamit Cosmetics: Natural Look Menggunakan Produk Sulamit.
Ada satu produk lagi yang ketinggalan. Aslinya ada lipen juga loooh^^

Dalam postingan kali ini, aku bakal memberikan review mengenai produk make-up Sulamit Cosmetic ini. Ditambah dengan sedikit demo natural make-up look dariku menggunakan satu merk ini saja alias Tutorial Dandan dengan Sulamit Cosmetics.

Yup!
Aku mau ngasih liat hasil make-up one brand tutorial Sulamit Cosmetics.

***

Disclaimer
Review diberikan secara jujur sesuai pengalaman saya saat menggunakan produk. Hasil mungkin berbeda tergantung tone dan tipe kulit masing- masing.


Sebelum lanjut ke bagian inti kita: Review dan Make-up Tutorial Sulamit Cosmetics: Natural Look Menggunakan Produk Sulamit, kita lihat dulu yuk apakah produk ini sudah terdaftar di BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Indonesia?

Hasil pencarian berdasarkan merk: Sulamit.

Melalui website yng disediakan BPOM ini, kita bisa memeriksa amankah obat-obatan, makanan, minuman, dan juga kosmetik yang kita gunakan?

Data hasil yang ditunjukan oleh web ini untuk Sulamit Cosmetics  adalah VALID alias TERDAFTAR. Itu artinya produ- produk Sulamit sudah lulus uji dan aman untuk digunakan.

***

Selanjutnya kita akan langsung ngomongin produk make-up Sulamit yang aku punya tadi.
Langsung aja yaaaa...

Untuk membuat Natural Look menggunakan produk Sulamit Cosmetics, berikut langkah- langkah yang saya lakukan:

Pertama,  Sulamit Miraculous Bright BB Cream.


BB Cream ini sudah mengandung UV Filter dan juga whitening-nya.
Jadi, bisa aja kalau kamu mau skip Sun Screen kamu.
Untuk one brand make-up tutorial ini, aku nggak pakai sun screen lagi.

Sulamit Miraculous Bright BB Cream Passion Series ini teksturnya cair.
Mirip- mirip sama liquid foundation yang aku pakai.

Review lengkap BB Cream Sulamit Cosmetics dan kegunaannya
Packaging dan tekstur BB Cream Sulamit

Teksturnya ketika di-swatch  di tangan (kiri), setelah di-blend (kanan)

Tidak sulit untuk membuat BB Cream Sulamit ini membaur di kulit.
Apalagi di kulit wajah. Namun, untuk kulitku yang memiliki tone lebih ke kuning daripada putih, shade BB Cream ini terlalu terang saat kuaplikasikan.

Tapi, itu bukan masalah besar kok.
Kebetulan bedak Sulamit  yang tersedia dalam paketku dapat membuat warnanya seimbang dengan warna dasar kulitku. 

Yippi!!!

BB Cream Sulamit ini jadi salah satu kesukaanku dalam rangkaian produk make-up nya.
Terlepas dari shade-nya yang terlalu terang tadi, formulanya bagus banget buat menutup pori-pori. Sehingga hasil akhir make-up nya flawless karena efek poreless yang dihasilkan si BB Cream kece ini. Alasan lain kenapa BB Cream ini jadi favoritku adalah teksturnya halus sekali. Ga bikin cakey di kulit--- meresap bagus dan menyatu. Hanya saja memang, jika hanya mengandalkan BB Cream ini aja, beberapa noda sisa jerawatku yang masih menghitam ini tidak bisa disembunyikan. Hehehhe...

Aku mengaplikasikan BB Cream ini dengan mengambil sedikit dan membaginya ke lima titik wajah.
Untuk menghasilkan natural look, aku tidak menggunakan brush maupun beauty blender. 

Kuratakan produknya ke seluruh bagian muka dengan tangan.
Gunanya agar panas yang dihasilkan dari kulit tangan yang bergesekan dengan kulit wajah dapat membuat produk membaur natural. Hasilnya light coverage yang cantik.

Pada bagian dagu dan pipi kananku, ada beberapa blemish sehingga aku aplikasikan lagi 2 titik BB Creamnya agar menutupi. 

Lanjuuuutttt....


Kedua, Sulamit Two Way Cake Passion Series.



Ini adalah bedak padat keluaran Sulamit.
Two Way Cake yang kudapat adalah yang shade Abudance Beige (03).
Seperti yang sudah kusebutkan tadi, bedak ini jadi penyelamatku ketika kulitku menjadi terlalu terang saat pengaplikasian BB Cream.

Shade Abudance Beige (03) ini menjadikannya natural kembali karena warnanya cenderung ke kuning. Pas banget sama warna dasar kulitku. Syukurlaaah...


Bedak Padat Sulamit nomor 03. Membantuku mengoreksi warna.

Setelah BB Cream menyerap, aku tambahkan bedak ini dengan cara menepuk- nepuk menggunakan sponge yang tersedia dalam kemasannya.

Sponge-nya lembut dan nyaman dipakai loooh...
Dengan tone warna Beige ini, aku bisa mengoreksi warna kulit yang tadinya terkesan terlalu putih.
Sulamit Two Way Cake ini juga memberikan coverage pendukung setelah pengaplikasian BB Cream tadi. Bahkan untuk noda hitam yang tadinya masih terlihat jadi tertutup sempurna dengan tepukan bedak ini.

WOW!!!

Pemakaian bedak kulanjutkan hingga merata ke seluruh bagian kulit wajah dan bawah dagu.


Ketiga, Sulamit Eye Brow (Brown)


Make-up kulanjutkan dengan menggunakan pensil alis Sulamit warna coklat.
Kemasannya imut banget. Warna pink muda dan ujung atasnya yang tumpul berwarna coklat.
Kurasa warna itu menunjukan shade masing- masing pensil alisnya.

Untungnya dapet yang coklat. Hehhee...


Sebelum mulai melukis alis, aku mencoba tekstur Sulamit Eye Brow ini di tangan terlebih dahulu.
Entah kenapa rasanya agak 'seret' gitu saat mengarsir.
Bisa dilihat dari hasil arsiranku yang menggumpal dari foto berikut:

Swatch di tangan untuk mengira-ngira 'keempukan' pensil ^^ Juga buat tes warna nih!
Ngeliat itu, aku jadi mikir:

"Wah, bakal susah nih ngalisnya. Pensilnya ga keras sih, tapi menggumpal gitu pas ngarsir!"
Tau nggak?
Ternyata pas dipake buat ngelukis alisnya beneran, kecurigaanku ga terbukti.

Justeru, pensil alis Sulamit ini jadi produk kedua yang kusuka dalam rangkaian make-up nya.
Lihat hasilnya!
Bagus dan aku suka banget looooh...

Pengaplikasiannya ga menggumpal sama sekali pas udah di alis.
Mungkin karena tekstur kulit tangan beda dengan alis yang ada tulangnya ya?
Hmmmm...

Ngalisnya gampang! Warnanya sesuai dengan selera dan kulitku^^
Oya, karena dari awal aku udah niat mau bikin One Brand Tutorial Produk Sulamit, akupun memanfaatkan warna coklat dari eye brow pencil ini untuk membuat bayangan hidung alias contour hidung!!!

Jangan takut dan janganlah heran. Hahaha...
Pertama kali aku pakai pensil alis buat shading hidung waktu aku kuliah S1 dulu.
Temenku yang ngajarin dan itu bagus! Hohoho...

Aku pun berinisiatif untuk menggunakan lagi warna coklat hangat si pensil alis ini sebagai eye shadow!!!

OK.
Ide yang ini mungkin aneh ya? Ups!

Tapi, it works looooh!!!
Aku ngedapetin warna coklat yang pas buat melengkapi natural look  yang mau aku sajikan.^^

In short, aku pake Sulamit Eye Brow dengan 3 fungsi: lukis alis, contour hidung, dan eye shadow.
LOL!!!


Keempat, Sulamit Waterproof and Volumizing Mascara


Berikutnya aku pake maskara dari Sulamit ini untuk mengangkat bulu mataku.
Well, bagian yang sulit kutaklukan adalah mata.
Kenapa? Karena mataku itu uneven. Jadi yang sebelah kanan lebih kecil. Hahhaa...

Dan jujur, aku belum lihai main riasan mata.
Di samping udah males duluan karena tantangan tersendiri ini, aku watir nanti bukannya bikin mataku bagus malah terkesan sembab. No!!!

Itu juga jadi alasan kenapa aku lebih suka pakai riasan mata yang warm tone atau bahkan agak smokey sekalian. Aku ga berani main warna terang, Cuy!
Takut terlihat sembab kaya ditonjok.
Soalnya pernah! LOL


Balik lagi ke langkah keempat, yaitu penggunaan maskara demi membuat bulu mataku yang pendek ini rada naik. Salahnya, saat aku buat tutorial ini, penjepit bulu mataku ketinggal di rumah ibuk. Hiks.
Jadi, aku agak sedikit bekerja keras dengan maskara Sulamit ini.

Perlu banyak sekali polesan biar bulu mataku meningkat volumenya.
Saat menggunakan maskara ini, aku teringat aroma shampoo anak- anak. Wangi.
Tapi, ketika aku mengedipkan mata rasanya bulu mataku tarik- menarik, melekat satu sama lain.
Mungkin karena belum kering atau faktor lainnya.

Setelah memberi maskara di bulu mata bagian atas dan dirasa sudah cukup naik, aku pun memberi maskara untuk bulu mata bagian bawah.

Yang ini lebih challenging!
Ah, urusan rias mata ini kayanya memang perlu kelas khusus! :D


Kelima, Self Adhesive Eyelashes Sulamit


Tadaaaa...
Bulu mata udah naik, tinggal pasang fake eyelashes deh!

Sulamit Cosmetics memberiku 2 jenis bulu mata palsu yang tampilannya natural.

  1. Self Adhesive  Eyelashes S17
  2. Self Adhesive Eyelashes S18

Nomor S17 menurutku lebih natural dibanding S18 walaupun keduanya sama- sama dalam kategori natural sih. Cuma, yang S17 itu bulu- bulunya lebih rapat sehingga kesannya lebat.

Untuk make-up yang kubuat tadi, aku pilih yang S17 ((loooh)).
Iya. Aku berharap bulu mata yang lebat bisa membuat mataku terlihat besar atau setidaknya menutupi ukurannya yang tidak sama itu. Namanya juga usaha kan ya? Hihihii...



Awalnya aku udah mau beli lem bulu mata, karena milikku ada di rumah ibuk. Hhehehe...
Ternyata, setelah dibaca lagi, bulu mata Sulamit ini sudah ada lemnya loooh...

Baiklah pucuk dicinta, ulam pun tiba.
Mari kita coba tanpa lem bulu mata. Apa jadinya???

Ternyata lengket kok!
Aku pakai kurang lebih 6 jam pada acara keluarga dan bulu mata masih nangkring cantik aja.


Keenam, Sulamit Eye Liner Liquid Pen


Bulu mata udah nangkring aman nih!
Lanjut lagi dengan eye liner untuk membuat mata semakin tegas.
Lagi pula, kalo pake bulu mata palsu, si eye liner ini penting banget pokoknya!
Biar nutupin garis tempelannya gitu loh.

Nah, eye liner Sulamit  ini bentuknya lebih ke spidol sih kalo menurutku.
Jujur, aku lebih suka pake yang bentuknya pensil (baik yang serutan ataupun yang tinggal puter).
Aku punya yang jenis spidol kaya gini tapi selalu kurang puas dengan hasilnya.
Goresan tanganku kurang cantik. Perlu banyak latihan kayanya. Hehehe.

Aplikatornya berbentuk spidol

Hasil goresan swatch di tangan.
Karena takut nanti bikin riasan mata rusak, aku latihan dulu bikin gores- goresan di punggung tangan. Kesannya gampang kalo pas di tangan tapi pas aku pakai di mata akunya gemeteran. LOL

Takut kecoret trus males ngebenerin kan ya...
Untunglah berhasil juga.

Tekstur eye liner ini cair dan cepat kering.
Jadi bagus sih buat yang udah piawai. Kalo buat yang setipe aku kayanya perlu banyak latihan deh.
Sekalinya dia udah kering, perlu digosok (pas ditangan) agar luruh.
Luruhnya kaya tekstur karet gitu.


Terakhir, Sulamit Moist Lipstick 


Nah, setelah semua itu tadi, saatnya pake lipstick Sulamit biar ga pucat.
Lipstick ini kemasannya pinky.
Shadenya ternyata aku dapet yang pinky juga.

Kemasan Moist Lipstick Sulamit

Medium Shocking pink moist lipstick Sulamit ketika di-swatch di tangan.

Warnanya gini nih!
Tekstur lipsticknya creamy dan moist gitu.
Kesannya kaya bibir berminyak. Hehehehee...

Jujur, aku nggak terlalu into sama warnanya.
Demi tema natural look ini, aku menyiasatinya dengan model ombre.

Ehmmm...
Ga bisa disebut ombre juga sih, soalnya ini cuma satu warna. Hehehe...

Maksudku, aku pakai tipis di bagian dalam aja, kemudian aku ratakan.
Hal ini kulakukan biar warnanya ga terlalu bold shocking pink gitu.
Aku nggak bolt lipsticknya pake tisu biar dapet kesan moistnya.

Dan hasilnya????


INILAH FINAL LOOK!!!

Inilah hasil One Brand Tutorial Make-up Natural Look Sulamit ala Alma Wahdie!
Gimana menurutmu???
Udah oke belum sebagai natural make up look???

Look seperti ini enak dipake buat kuliah atau hangout nih.
Tapi mungkin pake bulu matanya yang lebih tipis aja, kaya S18 tadi.
Aku sih pake S17 karena emang kondisi mataku yaaa...
Atau pake maskara aja kalo emang bulu mata kamu udah kece.


Segitu dulu deh Review dan Make-up Tutorial Sulamit Cosmetics: Natural Look Menggunakan Produk Sulamit dari aku. Semoga bermanfaat yaaa...

Kamu bisa intip produk- produknya di sini:Facebook Sulamit atau Instagram Sulamit
Read more »

BloggerHub Indonesia