-->
Pasangan Baru dan Milenial Wajib Tahu! Tips Membeli Rumah Pertama Kali

Pasangan Baru dan Milenial Wajib Tahu! Tips Membeli Rumah Pertama Kali

src: https://unsplash.com/photos/rgJ1J8SDEAY



Rumah menjadi aset berharga yang hampir setiap orang dari berbagai kalangan ingin memilikinya. Sehingga tak heran jika harga properti satu ini selalu mengalami kenaikan.

Akibatnya banyak generasi milenial atau pasangan muda pesimis akan hal ini. Berikut beberapa tips membeli rumah pertama kali yang bisa dijadikan acuan milenial juga pasangan muda.
 

1. Membeli Rumah Sesuai Kebutuhan


Hal pertama yang harus kamu perhatikan ketika akan membeli rumah pertama kali adalah membeli sesuai dengan kebutuhan.

Jika kamu membeli yang berukuran besar juga memiliki lokasi yang strategis biasanya akan dijual dibanderol dengan harga yang mahal. Apabila rumah tersebut hanya untuk keluarga kecil atau ditinggali sendiri, rumah kecil bukanlah suatu masalah.

Tipe 21 atau 36 sudah bisa dijadikan pilihan untuk tempat tinggal hunian kamu. Memang hanya memiliki satu kamar, namun semua ruangan pasti akan digunakan. Nanti ketika kamu sudah memiliki tabungan yang cukup, kamu bisa membeli rumah yang lebih besar. Maka dari itu, ada baiknya menentukan kebutuhan lebih dahulu karena akan berkaitan dengan harganya.

 

2. Mempertimbangkan Biaya


Tips membeli rumah pertama yang tak boleh diabaikan berikutnya adalah mempertimbangkan biaya. Setelah kamu tahu kebutuhan akan rumah yang diinginkan, maka kamu bisa menyesuaikan dengan biaya yang dimiliki.

Budget yang kamu miliki akan menentukan model rumah hingga tipe yang bisa didapatkan. Dalam hal ini kamu juga bisa mempertimbangkan ingin menggunakan sistem KPR atau tidak. Tentu KPR bukanlah hal yang asing bagi masyarakat Indonesia.

Jika mengambil KPR maka pertimbangannya lebih panjang, yakni kondisi keuangan serta berapa lama tenornya. Ada baiknya untuk tak langsung tergiur dengan tawaran cicilan murah, suku bunga floatingnya harap jadi acuan.

 

3. Pertimbangkan Rumah Baru atau Bekas


Bisa dikatakan jika tidak ada yang lebih unggul diantara rumah baru maupun bekas. Mengingat keduanya tentu memiliki keunggulan juga kekurangan sendiri.

Rumah baru memang lebih banyak dipilih karena dinilai lebih kokoh bangunannya. tips membeli rumah ini juga bisa kamu pertimbangkan karena rumah bekas lebih mudah juga bisa langsung pindah.

 

4. Lokasi Tempat Tinggal


Rasanya selain harga, lokasi calon rumah juga harus menjadi pertimbangan yang matang. Apakah rumah tersebut memudahkan kamu menjangkau fasilitas publik dengan mudah.

Misalnya rumah sakit, sekolah, pasar hingga transportasinya. Ada banyak rumah yang dijual dengan harga terjangkau, namun nyatanya jaraknya sangat jauh.

Membuat kamu juga tetap harus mengeluarkan biaya transportasi yang cukup tinggi. Terutama bagi kamu yang harus menggunakan transportasi umum.

Maka dari itu, kamu harus memeriksa dan mempertimbangkannya agar tidak menyesal di kemudian hari. Lokasi yang strategis juga bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha rumahan jika kamu ingin berbisnis.

 

5. Pilih Developer yang Tepat


Developer juga memiliki peranan yang penting dalam jual beli rumah. Oleh sebab itu penting mencari tahu tentang developer yang akan membantu kamu.

Baik dari reputasi, kredibilitas hingga keprofesionalannya. Sebab jika kamu salah memilih, kamu tak akan mendapatkan rumah impian. Tips membeli rumah ini sangat penting dan harus kamu perhatikan.

Bagi kamu yang belum pernah memiliki pengalaman dalam membeli rumah, tentu kamu harus selalu berhati hati.

Dana yang dikeluarkan untuk sebuah hunian tidaklah sedikit, apabila ternyata tidak sesuai keinginan pasti akan sangat kecewa. Kamu bisa juga melindungi rumah dengan memilih mitra asuransi rumah Garda Home untuk memberikan proteksi terhadap rumahmu.
Read more »
Buka Rekening Tabungan Online di SimobiPlus

Buka Rekening Tabungan Online di SimobiPlus





Halo, Teman semua. Apakah artikel tentang tabungan online ini adalah salah satu yang kamu cari? Jika ya, artinya kamu sudah sampai ke tempat yang benar. Soalnya kali ini aku akan beberkan cara mudah buka rekening online langsung aktif. Ga tanggung-tanggung, aku juga akan langsung review tabungan online ini. Check it out!

Teman-teman pasti sudah piawai berdigital ria dalam mode online. Nah, pasti sudah pernah dengar juga dong tentang Aplikasi Tabungan Elektronik? Gampangnya sih, Tabungan Digital.

Seperti namanya, tabungan digital adalah tabungan yang pelayanannya sudah tersedia fitur-fitur digital. Artinya sudah bisa diakses menggunakan Smartphone ataupun perangkat lainnya yang terhubung dengan koneksi internet.

Jadi, dengan adanya fitur digital itu, kita bisa buka rekening online. Ga perlu lagi repot pergi ke kantor cabang kan? Kemudahan membuka rekening online ini sangat membantu kita dalam situasi pandemi saat ini. Yuk, sekarang aku kasih liat tabungan online yang kupilih, yaitu SimobiPlus.


Apa sih SimobiPlus?


SimobiPlus ini adalah layanan Internet Banking Bank Sinarmas versi mobile. Aplikasi ini dapat diakses melalui smartphone yang berbasis Android maupun iOS.

Kerennya, melalui aplikasi tabungan elektronik SimobiPlus ini, kita bisa melakukan banyak transaksi perbankan mulai dari top up pulsa, bayar tagihan, bahkan bisa buka rekening langsung juga. SimobiPlus ini juga langsung terhubung dengan Simas E-Money loooh.



Cara Buka Rekening dengan SimobiPlus


Buka rekening online lewat SimobiPlus ini benar-benar buka tabungan 100% online. Jadi, kita ga perlu repot datang ke kantor cabang Bank Sinarmas.

Semuanya bisa langsung diproses dengan aplikasi aja. Prosesnya juga ga pake lama. Sebentar aja langsung jadi tuh punyaku.

Cukup ikuti tahapannya dan ga pake video call. Cukup cekrek! Kirim foto selfie dan selesai.

Berikut langkah-langkah buka tabungan online Simas Digi dengan SimobiPlus.









Pertama, pastikan kamu download aplikasi SimobiPlus-nya dulu.

Ketika aku ketik kata kunci ‘Simobi', ada dua aplikasi yang muncul. Nah, pastikan yang kita install adalah ‘SimobiPlus Mobile Banking'.

Kedua, lanjutkan dengan mengisi data. Nah, pastikan kamu sudah siapkan kartu identitas. Di sini, kita diminta untuk mengisi data sesuai KTP.

Pastikan juga kamu sudah pakai baju yang rapi, karena akan ada sesi foto selfie nanti.

Ketiga, isikan alamat email aktif karena akan ada verifikasi awal ke email kita sebelum masuk ke tahapan berikutnya. Jika kamu sudah masukkan alamat emailnya, langsung cek di kotak masuk email untuk verifikasi ya.

Biasanya akan ada link untuk kita klik sebagai tahapan verifikasi itu

Keempat, kita akan melanjutkan ke tahapan ‘Form Input'. Bagian ini yang sempat membuatku bingung waktu itu. Sempat mentok ga bisa maju.

Jadi
, ada yang harus diisi. Judulnya ‘Registration'. Perintahnya: Enter your Referral Code (Optional). Yang kutahu, ini seperti kode referensi yang didapat dari orang yang merekomendasikan aplikasi ini. Yang bikin bingung adalah kata optional. Harusnya kita bisa melewatkan bagian ini. Tapi, ternyata ga bisa.



Nah, kalau teman-teman ketemu masalah serupa, jangan panik dan jangan bingung. Kemarin, aku coba untuk isi 0. Karena tanpa mengisi bagian ini, kita ga bisa lanjut ke tahapan berikutnya. Berhubung aku ga punya kode referal, ya aku isi 0.

So far ga ada pengaruh apapun kok. Secara otomatis, akan ada tahapan tanda tangan digital. Sama seperti dokumen yang biasa kita tanda tangani saat buka rekening di bank. Akhirnya pendaftaranku berhasil.

Eitsss, belum selesai ya.

Setelah kita isi semua data registrasi sampai Form Input Kode referral itu, selanjutnya kita tunggu email cinta. Kita perlu notifikasi tentang pembukaan rekening ini. Nanti akan ada email seperti ini:



Setelah dapat email ini, selanjutnya kita buka lagi aplikasi SimobiPlus. Akan ada form untuk tanda tangan digital. Setelah itu beres deh.

Rekening tabungan online kita sudah jadi. Ga sampe sejam pokoknya. Kalau teman- teman perhatikan di atas, itu ada jam pembuatan dari awal sampai notifikasi persetujuan ke email datang. Kurang lebih 30 menit aja, tabungan online kita dah siap. Yeay!!!

Oh iya selain banyak promo menarik, ada fitur transfer SKN (Sistem Kliring Nasional) yang GRATIS TRANSFER ke semua Bank. Batas waktu transaksi pukul 16.00 WIB (jika melewati batas waktu, diproses pada hari kerja berikutnya). Nah buat kamu bisa nih memanfaatkan fitur ini, lumayan banget kan?.

Gimana serba praktis kan? hanya registrasi, verifikasi data, validasi dengan tanda tangan digital, kemudian tabungan ready!.

Kemudahan dari Sinarmas, sekarang kita bisa buka tabungan 100% online. Keren deh!




Alasan Menabung




Kalau ditanya:
“Al, kenapa sih buka tabungan lagi?”


Jawabanku sih masih sama seperti yang dulu. Teman- teman boleh deh baca artikel tentang pentingnya menabung. Intinya, menabung itu adalah jalan ninjaku menyiapkan dan mengantisipasi hal yang mungkin terjadi.

Tabungan bisa dipakai untuk goal khusus. Seperti sekarang aku udah punya tabungan online di SimobiPlus, tujuannya aku mau sisihkan secara rutin per bulan untuk keperluan anakku nanti. Kalaupun paitnya nanti ada keperluan mendesak, kurasa bisa dipake dulu kalo punya tabungan.

Menabung itu adalah proses pembiasaan bagiku. Untuk hal positif, kenapa tidak?

Biasakan sekarang, Luar biasa nanti.

Read more »
Jualan Online Lebih Mudah dan Untung di Shopee

Jualan Online Lebih Mudah dan Untung di Shopee





Salah satu jenis usaha yang digandrungi banyak orang saat ini adalah jualan online. Nah, bagi kamu yang ingin coba berjualan online di marketplace ternama, Shopee bisa menjadi solusinya. Kepopuleran Shopee bisa kamu manfaatkan untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.


Kenapa jualan online di Shopee?


Sebelum memulai berjualan online di Shopee, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu beberapa alasan mengapa harus berjualan di Shopee. Alasan- alasannya sebagai berikut ini :

  • Modal Irit
    Dengan hanya bermodalkan smartphone kamu sudah bisa berjualan online di Shopee, tentunya hal ini sangat praktis. Sehingga jualan online di Shopee ini bisa menjadi peluang usaha tak hanya untuk mahasiswa, bahkan ibu rumah tangga sekalipun tanpa harus mengganggu kegiatannya di rumah.

  • Konsumen Setia
    Alasan berikutnya adalah konsumen pada marketplace Shopee sangat banyak dan berkembang pesat. Ditambah lagi, rata-rata pada setia loooh.

  • Ragam Pilihan Kurir
    Marketplace yang satu ini sudah terintegrasi dengan jasa pengiriman paket. Tinggal pilih aja mana yang paling cocok buat kamu.

  • Banyak Promo
    Selain itu, banyak promo menarik yang ditawarkan Shopee sehingga bisa menarik banyak pembeli.



Masih banyak lagi alasan untuk kamu berjualan di Shopee yang tentunya sangat menguntungkan.


Untuk lebih jelasnya mari kita simak selengkapnya dibawah ini.



Langkah Jualan Online di Shopee


Untuk memulai berjualan online di Shopee, ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan, yaitu :


1. Membuat Akun Shopee

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membuat akun di aplikasi Shopee. Sebab jika tidak memiliki akun, kamu tidak bisa melakukan transaksi jual beli. Jika sudah punya akun, barulah bisa langsung menuju ke langkah berikutnya.

Untuk membuat akun di Shopee, kamu harus memiliki nomor ponsel yang aktif dan email. Lalu isi formulir pendaftaran akun dengan lengkap.

Kemudian, kamu akan menerima email aktivasi atau SMS yang berisi kode OTP. Lalu gunakan email atau kode OTP tersebut untuk menyelesaikan pendaftaran.



2. Membuat Toko

Setelah memiliki akun, kamu bisa mulai membuka sebuah toko. Adapun caranya adalah sebagai berikut:
  • Kunjungi web Shopee di peramban. Lalu klik “Jual” yang berada di bagian sudut kiri atas.
  • Isi profil toko yang meliputi nama, deskripsi, foto profil, dan banner. Pada tahap ini kamu sudah berhasil memiliki toko di Shopee.
  • Selanjutnya, kamu harus mengatur alamat toko dan juga jasa pengiriman yang akan digunakan. Selain itu, jangan lupa juga untuk mengatur rekening bank untuk mencairkan pendapatanmu nanti.


3. Mengunggah Produk

Di tahap ini kamu bisa mulai mengunggah produk atau barang yang akan kamu jual. Untuk menarik konsumen, sebaiknya siapkan gambar dengan kualitas terbaik untuk di upload.

Selain itu, pastikan gambar tersebut bisa dilihat dengan jelas dan menarik. Isi detail produk yang akan kamu jual seperti nama produk, jenis, deskripsi, ukuran, merek, dan lain sebagainya.

Pihak Shopee akan melakukan pemeriksaan produk yang kamu jual dalam waktu 1 hari kerja.



4. Promosi

Jika proses verifikasi Shopee selesai dilakukan, produkmu sudah bisa muncul di etalase toko. Langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah melakukan promosi. Tujuan dari promosi adalah supaya produk daganganmu dilirik oleh calon pembeli.

Dalam hal ini, Shopee akan memberikan kesempatan bagi penjual untuk ‘menaikkan’ produknya setiap 4 jam.

Selain itu, kamu juga bisa membagikan tautan toko dan produk melalui medsos guna meningkatkan penjualan.



Gimana?
Gampang kan? Kamu tinggal ikuti saja langkah-langkah tadi ya.
Mulai jualan online-mu di Shopee sekarang, yuk!^^

Read more »
CloudX Meeting by Telkomsel, Aplikasi selain Zoom yang Kece Banget

CloudX Meeting by Telkomsel, Aplikasi selain Zoom yang Kece Banget








Assalamualaikum.

Hai, Teman-teman. Kalian pasti udah kenal banget dengan berbagai aplikasi Virtual meeting kan? Nah, aku mau kenalin satu aplikasi selain Zoom lagi yang nggak kalah kecenya.


Jadi, sebagai pengguna Telkomsel aku sering banget ngulik beragam info dari aplikasi MyTelkomsel. Selain beli paket data, aku juga ngeliat beragam pilihan paket lainnya di aplikasi ini.


Terus, aku ketemu paket CloudX Conference gitu deh. Setelah dicek detailnya, ternyata paket ini adalah paket untuk menggunakan aplikasi CloudX by Telkomsel. Setelah aku cari tahu, CloudX adalah aplikasi virtual meeting selain zoom.



CloudX Telkomsel

Kalau kamu sering hosting atau mengadakan virtual meeting kayak aku, boleh banget loh nyobain CloudX by Telkomsel ini. Dengan berlangganan paket CloudX Conference, kita udah bisa jadi host sebuah virtual meeting.


Kita bisa merencanakan meeting online atau konvensi atau webinar dengan maksimal peserta 100 orang dengan menggunakan CloudX dari Telkomsel. Kurasa sih pas banget, karena memang sehari-hari aku juga mengajar dan menggunakan aplikasi virtual meeting serupa.


Nah, karena penasaran, aku pun mencoba menggunakan aplikasi CloudX meeting ini. Ternyata, tampilannya sangat familiar. Kalian cobain deh, karena jika udah biasa pakai aplikasi virtual meeting, pasti akan lebih mudah menggunakan aplikasi CloudX ini. Bisa dibilang, aplikasi ini sangat user-friendly.


Nggak cuma hosting aja, dengan mengunduh aplikasi CloudX itu kita juga udah bisa langsung join meeting yang menggunakan CloudX. Walaupun kita ga beli paket hostingnya loooh.



Cara Beli Paket CloudX

Menurutku, keren banget Telkomsel bisa keluarin aplikasi seperti ini. Yang hebatnya lagi, untuk mengakses aplikasi Telkomsel CloudX ini, kita cukup beli paket khusus CloudX-nya aja.


Cara beli paket ini tuh gampang banget. Kan terkadang ada beberapa aplikasi virtual meeting yang mengharuskan penggunaan kartu kredit/ Visa tuh, nah kalo CloudX by Telkomsel ini nggak kayak gitu!


Jadi, kita cukup isi pulsa sejumlah harga paket CloudX yang ditawarkan. Lalu, masuk ke aplikasi MyTelkomsel, dan pilih paket CloudX yang kita mau!


Aku kemarin beli paketnya yang seharga Rp250.000/bulan dan itu worth the price banget karena kualitasnya oke!


Dengan paket ini ini kita sudah bisa menyewa room untuk meeting dan sekaligus menjadi host nya. Ditambah lagi, kita dapat kuota untuk akses CloudX sebesar 30GB. Wow banget kaaaan….



Menggunakan CloudX Meeting

Tak mau berlama-lama, setelah aku beli paket CloudX conference dan install aplikasinya di HP dari Play Store, aku langsung ngulik deh.


Kemudian, aku mencoba hosting satu event untuk merasakan langsung pengalaman menggunakan CloudX.


Tepatnya pada tanggal 18 Desember 2020 kemarin, aku mencoba membuat ruang ngobrol tentang edit foto dan video. Sekalian kan aku bisa langsung tanya pendapat teman-teman yang join meeting-ku nanti?





Untuk download aplikasinya, kamu bisa langsung ke Play Store. Seperti ini gambarnya:





Selanjutnya adalah login. Setelah beli paketnya, kita akan menerima SMS berisi password untuk login ke aplikasi CloudX yang sudah kita install itu.


Oh ya, hati-hati saat memasukkan password, ya. Pastikan kamu ketik dengan benar atau copy aja langsung biar nggak salah! Kalau kamu salah memasukkan password sampai beberapa kali, nanti akunmu bisa terkunci dan akan agak memakan waktu untuk mengurusnya. Kita harus menghubungi CS via email dan butuh waktu sekitar 72 jam sampai dapat respon lagi. Itu yang aku alami kemarin. So, pastikan password-nya ngga salah isi ya.


Nah, begini tampilan login-nya.





Kemudian, kamu akan melihat tampilan ini setelah berhasil login ke akun CloudX-mu:





Gimana? Sejauh ini udah makin familiar kan? Istilah-istilah yang dipakai juga sama seperti aplikasi virtual meeting lain, kok. Kita bisa pilih create meeting, join meeting, schedule meeting, dan lainnya.


Yes. Segampang itu kok cara menggunakannya.


Siapa aja yang bisa pake CloudX Telkomsel? Buat ngapain aja?


Aplikasi ini bisa buat para guru untuk mengajar online, bisa juga buat para tutor sebaya atau sekedar ngumpul buat online sharing bareng seperti yang aku bikin Jumat kemarin itu.


Seru deh!


Lalu, bagaimana jika kita akan join meeting menggunakan CloudX?


Caranya gampang banget, cukup klik link invitation yang dikasih sama temanmu itu atau minta meeting id-nya. Sama halnya seperti join meeting Zoom. Mudah banget kan?



Testimoni Penggunaan Aplikasi & Paket CloudX

Tadinya aku pesimis tentang ruang ngobrol yang kuagendakan, takutnya ga banyak teman-teman yang mau.





Tapi, ternyata nggak nyangka juga, walaupun aku kasih info dan reminder untuk unduh aplikasi CloudX sebelum join meeting, masih banyak teman-teman yang tertarik untuk bergabung!


Setelahnya, aku juga bertanya tentang pendapat mereka terhadap meeting yang kubuat dengan aplikasi CloudX. Responnya positif dan mereka merasa tampilannya memang user friendly. Jadi, mereka bisa langsung menggunakannya dalam waktu singkat.






Hanya pada awal kegiatan berlangsung ada beberapa pertanyaan teknis tentang letak setting audio (mute/unmute), selebihnya sih aman. Untuk opsi rekam pun sama seperti aplikasi lain, tetapi hanya tersedia untuk tampilan desktop.


Secara singkat, aku bisa simpulkan beberapa hal berikut tentang CloudX Telkomsel, aplikasi WFH selain Zoom:


✅ Gampang langganan akunnya

✅ User friendly

✅ Fitur lengkap (share screen, share files, record, chat, dll)

✅ Kuota besar 30GB

✅ Join meeting tinggal klik

✅ Jaringan stabil banget dengan Telkomsel

✅ Muat hingga 100 peserta


Jadi, teman-teman jangan ragu untuk download aplikasinya dan aktifkan paketnya ya biar bisa ikut nyobain langsung 😉 Nantinya, aku akan sering bikin ruang ngobrol santai untuk ragam topik lainnya. Kalo kalian mau hosting, cuss langsung beli paket CloudX-nya di aplikasi MyTelkomsel!
Read more »
Beli Baju di Online Shop? Simak Dulu 6 Tips Ini Biar Gak Kecewa!

Beli Baju di Online Shop? Simak Dulu 6 Tips Ini Biar Gak Kecewa!




Hadirnya online shop yang semakin merajalela di Indonesia membuat kita jadi lebih mudah untuk membeli segala barang kebutuhan tanpa perlu keluar rumah. Tinggal pilih barang yang diinginkan, check out, pembayaran bisa lewat transfer atau bayar di tempat, lalu tunggu deh barang datang ke alamat tujuan. Simple dan praktis banget!


Namun, ada hal yang kerap kali bikin kita ragu untuk belanja di online shop terutama saat ingin membeli baju. Mengingat setiap orang memiliki ukuran baju yang berbeda-beda, tentunya kita harus lebih cermat lagi saat ingin membeli baju di online shop. Ada berbagai hal yang harus perhatikan agar tidak ‘zonk’ dan bisa mendapatkan baju sesuai keinginan.

Nah, supaya kamu gak kecewa ketika membeli baju di online shop, sebaiknya simak dulu tips and trik berikut.


1. Ketahui Dulu Ukuran Bajumu



Saat membeli baju kamu tentunya harus mengetahui dulu ukuran baju yang kamu pakai. Setiap merk baju punya detail ukurannya sendiri jadi tidak semua ukurannya sama. So, lebih baik kamu mengetahui dulu berapa ukuran bajumu, seperti bagian pinggang, lingkar dada, dan lainnya. Kalau sudah mengetahui berapa detail ukuran bajunya, kamu bisa meminimalisir resiko baju kekecilan atau kebesaran. Jangan paksakan ukuran baju, mending cari toko lain ketimbang akhirnya harus menyesal sebab ukurannya gak sesuai.



2. Cari Seller yang Memiliki Reputasi Baik dan Menjawab dengan Cepat




Hal yang bikin belanja online jadi lebih aman dan menyenangkan adalah adanya fasilitas chat sama seller. Cobalah -cari pembeli yang memiliki reputasi baik, biasanya dapat dilihat di halam ecommerce dan seller terbaik umumnya mendapatkan bintang atau badges. Tak hanya itu, kamu juga dapat memanfaatkan kecepatan menjawab di toko online. Jangan sampai kamu mendapatkan seller yang malah tidak menjawab pertanyaanmu atau bahkan sampai menggantung pemesanan kamu yang bikin bete saat belanja online.


3. Cek Detail Bajunya di Foto yang Tertera


Model dan motif baju yang disukai memang bikin kita susah buat tidak membelinya. Tapi, pastikan kamu sudah melihat detail baju incaran kamu itu. Biasanya ada toko online yang menyediakan fitur zoom foto, nah kamu bisa memanfaatkannya untuk melihat lebih detail bagaimana bajunya.



4. Lihat Review Para Pembeli Sebelumnya



Belanja saat ada promo dan diskon memang sangat menggiurkan. Kita bisa membeli baju, barang kebutuhan, dan smartphone idaman dimana harga Oppo A52 dan smartphone lain dijual dengan lebih murah. Namun, cari dulu informasi mengenai barang yang ingin dibeli. 

Kamu bisa melihat review para pembeli sebelumnya di kolom komentar online shop yang dipilih. Disana kamu dapat menemukan ulasan tentang baju yang dipilih dari para pembeli lainnya. Mulai dari jahitannya, kualitas bahan hingga ukurannya.



5. Bandingkan Harga Baju sama Kualitasnya


Di online shop banyak sekali yang menjual berbagai barang dengan harga murah. Belum lagi kalau ada promo dan diskon, wah menguntungkan banget pastinya! Karena kita bisa mendapatkan harga Samsung A31 dan barang lainnya dengan lebih terjangkau. Etss, tapi jangan langsung tergiur, kamu harus tetap waspada lho.

Sebab harga yang miring belum tentu kualitasnya sesuai sama harganya. Oleh karena itu, sesuaikanlah budget dengan kebutuhanmu. Kalau lagi ada budget lebih, memilih baju di online shop yang menawarkan harga lebih mahal gak ada salahnya, sebab biasanya kualitas yang diberikan jauh lebih bagus.


6. Jangan Malu Bertanya



Supaya kamu gak menyesal saat barang sudah datang, sebaiknya tanya terlebih dahulu mengenai informasi baju tersebut sebelum membeli. Misalnya tanya ukurannya hingga bahan nya kayak apa. Pasalnya, ada beberapa pakaian yang mungkin memiliki bahan melar atau tampak besar. 


Jika begitu, sebaiknya kamu memilih ukuran yang lebih tepat. Lakukan konsultasi dengan seller pakaian yang kamu pilih, demi meminimalisir kekecewaan saat menerima barang. Mungkin ada beberapa toko online yang pelit informasi, tapi kalo begini sedikit bawel menanyakan segala hal perlu banget dilakukan.


Semoga sejumlah tips tadi bisa membantu kamu mendapatkan baju yang sesuai harapan dan tidak mengecewakan!





Read more »
Melahirkan pada Masa Pandemi COVID-19 di RS Bunda Prabumulih

Melahirkan pada Masa Pandemi COVID-19 di RS Bunda Prabumulih

Buat yang udah sering berkunjung dan udah temenan sama aku di media sosial, pasti udah tahu kalo aku sedang mengandung.


Nah, HPL alias Hari Perkiraan Lahirku adalah tanggal 20 Desember 2020. Karena riwayat bersalin anak pertama dengan metode SC, maka persalinan anak keduaku kali ini juga direncanakan untuk SC.


ATUR CUTI

Dokter menjadwalkan tanggal operasi pada 8 Desember 2020 dengan catatan jika tidak ada kendala. Yang dimaksud adalah jika kondisiku baik berdasarkan hasil lab nanti, dan kondisi janin juga baik berdasarkan pemantauan USG di setiap kontrol.


Dilalah singkat cerita, karena kondisi yang tidak bisa dipastikan seperti itu, akhirnya aku mengambil cuti lebih awal untuk berjaga-jaga.  Ditambah lagi memang kondisi kehamilanku yang makin berat dan mulai sering sakit pada bagian bawah perut. Kemungkinan karena posisi janin sudah di bawah sekali. Pergerakanku mulai terbatas. Setiap malam badanku pegal sekali. Seakan remuk di tulang ekor ini. Katanya sih terlalu lama duduk. Memang sejak sekolah daring ini, waktu duduk lebih banyak daripada berdiri. Huhuhu....


Setelah berbagai pertimbangan, akhirnya aku mengajukan cuti selama 90 hari, terhitung sejak tanggal 16 November 2020. Berhubung Jum'at, 13 November adalah hari terakhir kerja sebelum cuti, aku langsung memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuaku.


Selain memang persalinan sudah diagendakan akan di rumah sakit terdekat di sana, aku juga sudah rindu dengan Kakak Az, anak pertamaku. Sudah hampir sebulan dia lebih dulu di rumah neneknya.


JADWAL KEJUTAN

Tanggal 1 Desember, suami mengantarku untuk kontrol kembali ke RS Bunda Prabumulih. Di sanalah aku berencana untuk bersalin. Pengalaman lahiran anak pertama juga di sana dan aku sudah nyaman dengan dokternya yang baik.


Pada beberapa kesempatan sebelumnya, aku kontrol di RS Bunda dengan dr. Rachman. Karena memang beliau yang ada. Sementara, dokter yang membantuku SC anak pertama adalah dr. Faradilla. Untuk SC anak kedua inipun aku ingin dr. Fara yang membantuku juga jika memungkinkan.


Syukurlah aku masih bertemu dengan dr. Fara saat kontrol tanggal 1 itu. Daaaaan dokter bilang: 


"Ini sudah masuk waktunya. Sudah bisa kok kalo mau operasi. Sore ini juga bisa kalo mau."


Saat itu hampir dzuhur. Aku bengong. Hahaha....

Ga nyangka bahwa waktunya akan sangat maju begitu. Sementara di sekolah lagi hectic mau ulangan semester. Tadinya aku berencana untuk tetap handle exporting nilai siswa sambil menunggu tanggal 8. Ternyata yaah manusia hanya bisa berencana toh?


Aku meminta waktu untuk berdiskusi dengan keluarga dan bersiap. Dokter pun memberikan instruksi tentang apa yang harus kami lakukan berikut alur masuk RS jika hendak SC sore itu juga. Hmmmm....


Perasaanku nano-nano.


Dari yang sebelumnya rileks dan tenang, akhirnya mulai terasa dag-dig-dug dan nervous lagi. Ha ha ha.


Kupikir kali kedua sudah bisa menghilangkan ketakutanku akan persalinan.

Read more »
3+ Dasar Strategi Pemasaran Online Jitu untuk UKM Indonesia

3+ Dasar Strategi Pemasaran Online Jitu untuk UKM Indonesia

dasar-strategi-pemasaran-online-jitu

Tahun 2020 ini, pemasaran online semakin sering terdengar. Terlebih ketika sebuah pandemi yang disebabkan oleh COVID-19 mengguncang dunia.

Ada banyak sekali bisnis yang tedampak, baik bisnis kelas raksasa maupun bisnis yang baru saja hendak naik. Sebut saja beberapa UKM di Indonesia yang terpaksa memutar otak untuk terus bertahan.

Bermacam strategi dijalankan agar bisnis-bisnis rintisan ini bisa terus menopang kehidupan pemiliknya. Kali ini, aku akan mengulas tentang strategi pemasaran dan 3 dasar jitunya untuk pemasaran online UKM Indonesia.

Belajar tentang strategi penjualan seperti ini adalah sebuah usaha mempertahankan bisnis terlepas adanya pandemi atau tidak. 

Bukankah saat ini pemasaran online menjadi salah satu bagian penting era revolusi 4.0? Yuk, kita lihat bersama-sama.

Pemasaran Online

Pemasaran online adalah bentuk promosi menggunakan ragam media daring. Ketika dulu kita harus pergi ke toko untuk melihat ketersediaan barang, saat ini sudah bisa diakses dengan toko virtual. Tentu saja dengan memastikan ketersediaan jaringan internet ya. 

Saat ini belanja online bukan suatu hal yang baru. Kita semua pasti mulai piawai melakukan transaksi secara daring ini. Sebuah data mencatat bahwa sejak 2016, pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia semakin marak.

Beberapa yang kutahu dijalankan oleh anak-anak muda inspiratif. Semakin hari ternyata bisnis online ini merambah semua kalangan usia. Mulai dari ibu-ibu paruh baya, hingga angkatan ibuku sudah ikut terjun dalam bisnis digital saat ini.

Maka, jangan heran ketika beranda facebook-mu mulai ramai dengan bakulan tetangga dan teman-teman. Hehehe.

Aku pun bakulan online kok. Karena memang prospek bisnis online ini cukup menjanjikan.

Strategi Pemasaran Online

Kemudahan ikut berkecimpung dalam bisnis online tadi membuat banyak orang berbondong-bondong turut serta. Beberapa diantaranya bisa sukses dengan bakulannya.

Tapi, tak jarang juga ada yang mulai mundur teratur. Ada apakah gerangan? Survey membuktikan bahwa kebanyakan mereka yang mundur itu karena tidak memiliki strategi dasar dalam usahanya.

Sebuah bisnis memiliki banyak faktor penentu keberhasilannya. Bisa saja karena banyak link, banyak relasi, track record yang memang baik dan terpercaya, atau karena menjual produk yang sedang banyak dicari.

Nah, semua faktor tersebut masuk dalam kategori strategi pemasaran. Sekarang, mari kita lihat apa saja strategi pemasaran online untuk UKM.

Strategi Pemasaran Online untuk UKM

Ehm, ini cerita pengalamanku langsung sih. Katakanlah aku menjual produk fashion, kategori aksesoris kacamata. Kamu bisa intip-intip Creative Mojang deh. Promosi!!!

Waktu itu omset yang pernah kudapatkan lumayan besar. Tapi, aku masih dikategorikan aku adalah pemula. Belum bisa masuk kategori UKM. Dari sebuah usaha kecil itu aku akan berbagi strategi pemasaran online yang kulakukan. Waktu itu aku memanfaatkan media sosial, Instagram.

Targetku adalah para anak sekolah, mahasiswa/ mahasiswi. pokoknya siapa saja yang tertarik dengan produk yang kujual. Sayangnya, strategiku belum optimal.

Ditambah lagi dengan hal dasar yang seharusnya sudah settled sebelum usaha berjalan. Dari sana aku bisa katakan ada 3 dasar strategi pemasaran online.

3 Dasar Strategi Pemasaran Online

Walaupun  strategi pemasaran online yang kujalankan saat itu sudah lumayan oke jika dilihat dari pendapatannya, kuakui memang belum sepenuhnya maksimal.

Beberapa hal penting yang menjadi catatan, bahwa pelaku UKM harus tahu beberapa hal berikut agar pemasaran produknya dapat dikembangkan dan mencapai sasaran:
  1. Memiliki tujuan bisnis
  2. Membuat target yang jelas
  3. Menjual produk pilihan


Tujuan Bisnis

Pernah dengar kalimat 'segala sesuatu dimulakan dengan niat'? Kurang lebih kalimat ini bisa membuat otak kita berfikir tentang tujuan yang jelas.

Pengalamanku dengan usaha kecil-kecilan tentang aksesoris dulu sangatlah bodoh. Karena memang aku hanya bilang bahwa aku jualan aksesoris kacamata untuk mengisi waktu luang.

Gaeees, sejak saat itu aku merasa bahwa lebih baik diam daripada hanya 'asal sebut'. Aku menyesali kenapa aku hanya mengatakan hal itu. Karena imbasnya sangat terasa.

Aku jadi bekerja seadanya. Tidak ada tujuan yang jelas dalam hal yang kukerjakan itu: hanya mengisi waktu luang. Konyol sekali kan? Kenapa kita tidak sebutkan dengan jelas tujuannya.

Coba saat itu aku bilang: 'aku jualan aksesoris ini buat bisnis' atau 'aku jualan ini buat dapat uang tambahan.' Setidaknya aku bisa menata target yang lebih detail berbekal kalimat tujuan itu kan?

Target yang Jelas

Karena aku kerja 'seenaknya', aku tak punya target pencapaian. Beruntungnya aku tidak merugi, justru jualanku banyak peminatnya. Lucunya, aku masih belum sadar juga sampai titik itu.

Jika saja sebuah tujuan sudah disebutkan, aku bisa merincikan capaian-capaian yang ingin aku kejar.

Maka dari itu, ketika kamu memutuskan akan berkecimpung dalam bisnis online pastikan tujuanmu. Lalu, rincikan target yang ingin kamu raih.

Misalnya, penjualan minggu pertama harus berapa buah. Kemudian, mulai juga dengan target jangka panjang.

Apakah akan membuka toko virtual atau mungkin menggunakan jasa iklan produk, dan lain sebagainya. Intinya, tentukan tujuan dan mulai rincikan target bisnis UKM kamu ya.

Penentuan Produk

Nah, apa yang membuatku tidak merugi padahal aku kerja asal-asalan? Inilah jawabannya. Aku beruntung karena produk yang kujual adalah sesuatu yang menarik. Mungkin beberapa pelangganku juga menyukainya karena unik.

Aku menjual rantai kacamata yang kubuat sendiri. Jadi, tagline handmade itu ternyata menarik bagi pelanggan. Selain itu, aku juga menjual pouch dengan bahan kain tenun asli.

Kurasa ini juga yang membuat mereka senang membelinya. Hanya faktor inilah yang membuatku tidak merugi. Setidaknya itu yang kurasa. Ada rencana untuk kembali melakoni usaha itu suatu hari nanti.

Aku sendiri masih belajar untuk memasarkannya secara online untuk mencapai hasil yang oke. Jadi, kamu perlu perhatikan barang atau jasa yang hendak kamu promosikan secara online itu. Menurutku, coba cari sesuatu yang unik dan menarik, atau sesuatu yang memang dibutuhkan.

Intinya, produk kita harus memenangkan hati calon pelanggan. Entah secara keunikannya atau secara manfaatnya.

Kapan Strategi Pemasaran Online diperlukan?

Jangan tanya kapan. Lebih cepat tentu lebih baik. Tahun 2020 loh ini, Gaeeesss...

Era Industri 4.0 sudah digaungkan sejak beberapa tahun belakang. Belum lagi kondisi dunia saat ini yang masih melawan pandemi.

Dengan segala keterbatasan kita untuk berada di luar atau berinteraksi langsung, tentu bisnis online menjadi salah satu hal yang menjanjikan.

Jadi, kapan kita perlu menjalankan strategi pemasaran online? SEKARANG JUGA.

Jangan tunggu nanti atau ditunda terlalu lama. Apalagi kalo kamu emang sudah mulai buka jalan ke arah sana, Misal nih, udah mulai bakulan di Facebook, Whatsapp, atau media sosial yang kamu punya. Jangan sampai malah jadinya berantakan seperti yang kulakukan dulu ya.

Gagal itu berat. Biar aku aja. Eaaaa...

Siapa Saja yang Membutuhkan Strategi Pemasaran Online?

Ketika muncul pertanyaan ini, jawabannya sudah jelas para pelaku bisnis online. Sederhananya, strategi pemasaran online ini dibutuhkan bagi siapa saja yang menggunakan media online untuk menyuarakan barang atau jasa yang dimilikinya.

Jadi, jika kamu adalah bakulers keripik pisang dan ingin produk kamu dilirik hingga dibeli oleh banyak orang, maka kamu perlu strategi promosi penjualan online ini.

Strategi Pemasaran Online untuk Bisnis

Bisnis adalah segala aktivitas produsen barang atau jasa yang meliputi proses penjualan, pembelian, maupun pertukaran baik oleh perorangan hingga komunitas.

Seperti pengalaman yang kuceritakan tadi, sangat bagus jika pelaku bisnis online ini paham dasar strategi jitu agar pemasaran produknya berjalan dengan baik.

Strategi Promosi Penjualan Produk UKM Indonesia

Pentingnya menjalankan sebuah strategi dalam berbisnis membuat saya merasa produk-produk UKM Indonesia perlu paham hal ini.

Sudah banyak yang melek promosi daring, tapi tak sedikit juga yang masih 'ngasal' seperti yang saya lakukan beberapa tahun lalu. Sayang sekali kan?

Tentu kita tidak mau membuang waktu berharga hanya untuk tidak mendapatkan apa-apa. Sudah saatnya pelaku UKM bahkan para bakulers pemula yang merambah dunia maya untuk mendapatkan berjuta manfaat dari sini.

Ada banyak sekali media yang bisa dimanfaatkan. Bisa dengan metode asal dapat, atau rencanakan denga terstruktur demi hasil yang lebih besar.

Tinggal pilih saja, Gaessss...

Mengapa UKM Perlu Strategi Promosi Penjualan Online?

Ada banyak kelebihan yang bisa didapatkan para pebisnis online. Hal tersebut bisa diperoleh jika mereka paham dan menjalankan strategi pemasaran online beserta tahapan lainnya. Ingat loh, marketing hanya bagian kecil dari sistem penjualan. Tetapi, perannya sangat besar.

Logika begini: jika kamu berjualan tapi tak ada orang yang mengetahuinya, apakah peluang penjualanmu akan besar? atau malah sebaliknya? 

Bagaimana orang tertarik hingga akhirnya membeli jika mereka tidak pernah tau ada penjualan barang atau jasa itu kan? Inilah letak pentingnya promosi. Yang bergerak di sini adalah bagian pemasaran

Seperti yang kita tahu, promosi bisa dilakukan dengan cara konvensional (offline) atau modern (online). Selain latar belakang era industri 4.0 dan juga keadaan pandemi yang memaksa kit amenjadi lebih kreatif, pemasaran online mempunyai banyak kelebihan. Di antaranya sebagai berikut:

Target dan Jangkauan Luas

Jika metode offline mengharuskan kita pergi ke sebuah toko fisik, barulah bisa melihat apa saja barang yang dijual, sekarang tidak lagi. Berbekal teknologi dan jaringan internet, barang atau jasa yang kita promosikan bisa dilihat oleh seluruh dunia.

Tinggal foto, klik.
Lalu unggah ke beragam media.
Bagikan.
Ya. Sesederhana itu.

Sebagaimana kamu sering melihat ingo jual ini-itu di beranda FB. Dengan sedikit ilmu marketing online, kamu bahkan bisa menentukan target khusus untuk calon pembelimu. Hebat kan?

Hemat Biaya

Seperti yang kubilang, modal foto saja. Uang untuk pembangunan toko fisik bisa dialokasikan untuk keperluan lain. Misalnya, untuk alokasi iklan-iklan promosi barang dan jasa kamu.

Percayalah, semua itu akan jauh lebih  murah ketimbang beli bahan bangunan, kemudian mengisi toko dengan beragam produknya.

Bahkan, bisnis online juga bisa dilakukan tanpa modal belanja produk loh. Aku sendiri pernah melakukakannya. Kalau istilahnya itu adalah dengan menjadi agen reseller.

Jadi, kita tidak perlu stok barang atau beli dulu. Barang bisa kita pesan langsung pada produsen setelah pembeli deal dan membayar sejumlah harga yang disepakati. See? Jauh lebih hemat toh???

Lebih Potensial

Potensial yang kumaksud di sini berkaitan dengan keuntungan. Untung yang bisa didapatkan UKM dan pebisnis lainnya jika melakukan strategi pemasaran online bisa meningkat drastis.

Sebuah artikel yang pernah kubaca menyebutkan bahwa dari transaksi online, kita bisa meningkatkan 80% keuntungan dibanding dengan transaksi offline.

Hal ini tentu saja tidak mengherankan. Karena jangkauan pemasaran kita tidak hanya di lingkungan toko saja. Apalagi dengan pengaturan target jangkauan yang bisa diatur sedemikian rupa.

Mudah Dijalankan

Bisnis online bukan hal yang baru. Bisa dibilang bahwa hampir semua orang sudah melek internet. Beberapa hanya main internet untuk bertemu teman lama di media sosial. Beberapa lagi kenal internet karena harus mulai memantau kegiatan anak-anaknya.

Katakanlah, zaman sekarang semua orang mau tidak mau mulai bersinggungan dengan internet. Let's say: Everybody goes online! LOL Paling tidak, saat ini orang-orang kenal dengan Facebook dan Whatsapp.

Berbekal hal ini, para pelaku UKM dan pebisnis pemula sekalipun bisa menjalankan strategi promosi penjualan mereka secara online.

Dimana Strategi Pemasaran Online Bisa Diterapkan?

Sudah kusebutkan bahwa hampir semua orang kenal Facebook. Jadi, kita bisa manfaatkan media ini untuk menerapkan strategi promosi secara online.

Singkatnya, kita membuat iklan sedemikian rupa secara online. Beberapa tempat yang bisa kita masuki antara lain:

Blog/ Website

Barang atau jasa sangat mungkin dipromosikan melalui sebuah blog ataupun websitenya langsung. Promosinya bisa berupa ulasan tentang barang atau jasa yang dimaksur. Contohnya saja seperti usaha kuliner.

Aku paling sering memromosikan tempat makan. Seperti sebuah kafe di Kota Prabumulih yang tempatnya strategis dan punya banyak pilihan menu. Nama tempatnya adalah Papi Frank.

Salah satu tulisan ulasan seperti itu bisa masuk kategori promosi penjualan secara online. Karena dengan membaca artikelku itu, orang-orang bisa tahu bahwa ada sebuah kafe yang cukup recommended di Prabumulih sana. Begitu pula jika ada artikel di website khusus milik UKM-nya.

Kira-kira begitulah cara pemasaran online ini berlangsung. Aku sendiri lebih senang membaca ulasan dari sebuah blog pribadi. Seperti tulisanku yang sebagian besar adalah cerita dari pengalaman langsung, rasanya ulasan dari blogger lebih terpercaya.

Tak cuma blog kok, beberapa media online lain bisa menjadi alternatif.

Media Sosial

Ada banyak loh daftar media sosial yang kita kenal. Aku mulai dari yang paling akrab dalam keseharian kita ya. Sebut saja Facebook. 

Keberadaan media sosial yang satu ini bukan yang pertama sebenarnya. Dulu, orang lebih ramai di twitter. Tapi, saat ini Facebook rasanya lebih akrab. Mungkin karena kemudahan dalam penggunaan, banyak orang memiliki akun di sana, serta rentang usia yang lebih bervariasi. 

Soalnya, twitter saat ini lebih didominasi anak muda.

Nah, kalau Facebook rasanya dari Sabang sampai Merauke semua sudah kenal. Mau generasi jaman now, hingga rombongan kakek-neneknya anakku pun pada main Facebook. Ha Ha Ha.

Kemudian disusul dengan Whatsapp (WA). Hampir semua pengguna gawai pintar pasti punya WA dooong. Bisa aku tebak, kamu pasti punya grup keluarga di aplikasi ini. 

Selain memudahkan komunikasi, bisnis online juga bisa banget memanfaatkan WA. Aku pribadi lumayan sering promosi online di status story WA ini.

Ga main-main loh, banyak juga sering deal. Ho Ho Ho. Lalu, untuk media sosial lainnya bisa menggunakan Instagram (IG). 

Ini biasanya rombongan generasi kakek-nenek Faraz tidak terlalu aktif di sini. Tapi, jika target pasarmu adalah orang tua paruh baya atau anak-anak muda, maka Instagram adalah pilihan yang cocok.

e-Commerce

Market place yang berisi kumpulan pedagang online bisa jadi satu strategi dasar kamu untuk bergabung. Sudah kenal dong dengan Shopee, Tokopedia, Lazada, Aliexpress, dan lain sebagainya?

Sebagai pelaku UKM, kamu bisa buka toko virtual dan berjualan di sini. Ada banyak lagi platform dan media online yang bisa menjadi tempat kamu menerapkan strategi pemasaran online ini.

Sekarang, kita harus tahu cara membuat strategi promosi penjualan online ini menjadi jurus jitu bisnis kita.

Bagaimana Cara Membuat Strategi Pemasaran Online Jitu?

Kita sudah tahu banyak hal penting mendasar terkait promosi penjualan secara online. Ada banyak sekali keuntungannya bagi para UKM untuk menerapkan strategi pemasarannya di sini.

Nah, berikut jurus jitu yang harus diperhatikan yaaa... 

Tak hanya sekedar berbagi atau posting-posting produk. Tentunya kita punya trik khusus agar penjualan kita menyenangkan. Penjualan yang menyenangkan adalah solusi terbaik untuk pelaku bisnis maupun konsumennya.

Kalau hanya posting foto di beranda FB, IG, Story WA, bahkan japri-japri kontak di Hp kita, duuuh alamat pelanggan kabur deh! Kita tidak mau dianggap sebagai spammer, kan?

Sekali lagi, aku akan berbagi pengalaman sebagai pelaku bisnis online jadul.

LOL

Selain membuat sendiri aksesoris kacamata dan menjualnya waktu itu, aku pernah juga menjadi agen reseller. Dulu, kukira promosi online artinya posting terus produk jualan kita.

Ternyata aku salah, Gaesss. Syukurnya aku diberi tahu langsung oleh temanku. Ia keberatan melihat beranda media sosialnya penuh dengan postingan jualanku. Ahahhaaa... 

Saat itu aku sadar bahwa aku sudah membuat impresi yang buruk. Tak cuma untuk bisnisku yang baru kumulai, tapi juga dengan citraku sebagai pribadi.

Walaupun memang, tak semua merasa keberatan. Kusadari bahwa aku kurang main cantik. 

Belajar dari pengalaman itu, mari perhatikan hal berikut agar kamu tidak dianggap spammer seperti aku dulu. Karena rasanya ga enak loh. Itu berat, biar aku saja. Uhuk!

Persiapkan Toko Virtual

Hal dasar saat kamu memutuskan ingin menjual barang atau jasa secara online, coba mulai kumpulkan portofolio produk dan jasamu.

Bisa berupa foto produk, kumpulan testimonial, dan lain sebagainya. Lalu daftarkan UKM-mu pada salah satu market place yang ada.

Aku punya loh toko di Shopee. Ehehhee... 

Kenapa penting punya toko virtual? Tentunya lebih membuat usaha kita terlihat profesionalitasnya. 

Selain itu, banyak pelanggan pengguna e-commerce yang bisa menjadi target bisnis kita. Peluang akan menjadi semakin besar lagi.

Siapkan Email marketing/ Customer Service Line

Untuk melengkapi semua strategi promosi penjualan online-mu, pastikan ada kontak yang bisa menghubungkan konsumen dengan pihak penyedia barang atau jasa.

Bisa berupa kontak WA, Line, atau mungkin portal chat khusus. Kalau di e-commerce biasanya sudah tersedia jalur chat pembeli dan penjual secara langsung.

Di Instagram, kamu bisa sisipkan link ke WA bisnis dengan meletakkan URL pada bagian biodata akun IG-mu. Begitu juga jika kamu posting di Fb, pastikan ada kontak bisnis yang membuat pembeli bisa menghubungimu ya.

Dengan adanya jalur yang bisa menghubungkan penjual dan pembeli, tentu rasanya lebih menyenangkan.

Pembeli bisa dengan leluasa menanyakan produk yang diinginkan atau mungkin mereka ingin membeli dalam partai besar. 

Bisa jadi kan? Kita tidak pernah tahu rejeki bisa lewat segala arah looooh.

Mulai Sounding/ Iklan

Tak hanya toko virtual saja, saatnya sebarkan jaring lebih banyak. Pada dasarnya, semakin banyak yang tahu, lihat, dan dengar tentang usaha kita, maka semakin besar peluangnya. Manfaatkan semua portal online seperti yang sempat disebut awal tadi.

Kamu bisa menggunakan semua media sosial seperti Blog, Facebook, Instagram, Whatsapp, Line. Tentu jangan sampai menjadi perusuh alias spammer loooh. Ada kiat khususnya nih.
  1. Terapkan copywriting. Pada setiap unggahan, coba perbaiki bentuk kalimat promosi. Buat sehalus mungkin jangn terkesan frontal. Tips: kamu bisa masukkan alur cerita sehingga lebih menarik.
  2. Product Knowledge. Unggahan pada IG misalnya, akan lebih baik jika diselingi dengan infografis tentang info terkait produk. Seandaikan kamu jual produk perawatan kulit, kamu bisa posting infografis tentang cara merawat kulit, untuk membuat variasi postingan foto produk.
  3. Gunakan jasa pengiklan. Untuk jangkauan yang semakin luas, kamu bisa manfaatkan fitur dari Facebook ads, IG ads, atau langsung menghubungi blogger maupun influencer. Konsumen lebih nyaman dengan produk yang diulas secara langsung dan jujur.
 

Sekarang kita sudah sama-sama tahu hal mendasar tentang strategi pemasaran online. Semuanya bisa kita terapkan untuk menunjang kesuksesan bisnis. Terutama bagi para pelaku UKM. Strategi promosi penjualan begini harus betul-betul dikulik hingga mencapai target penjualan yang diinginkan.
Read more »
Pentingnya Edukasi Tentang Virus Corona di Rumah

Pentingnya Edukasi Tentang Virus Corona di Rumah



Sudah hampir 2 bulan sejak diumumkan bahwa virus corona mulai merambah ke negeri kita tercinta ini. Apa perasaanmu, Teman? Bagaimana respon dan reaksimu saat mengetahuinya Maret lalu?

Kalau aku pribadi, awalnya termasuk yang 'terlalu waspada'. Hingga akhirnya seorang teman memberitahukan bahwa reaksiku itu kurang bijak.

Jadi, sejak kasus pertama di Wuhan, China itu aku agak sedikit khawatir. Bagiku Cina itu dekat. Banyak siswaku yang sedang melanjutkan pendidikan tinggi di sana. Bahkan sering juga pulang mudik. Rasanya, Cina jelas begitu dekat.

Kemudian akhirnya aku mendapat kabar bahwa para siswaku sudah mulai berdatangan pulang ke sini. Lega rasanya. Jauh sebelum semua makin akut di sana, mereka cepat bertindak menjauh.

Tapi, kemudian ada jeda sebelum akhirnya bulan Maret tiba. Januari hingga Februari masih banyak guyon-guyon yang -entahlah- antara lucu tapi konyol juga menurutku. Ketika macam-macam narasi cocoklogi dikaitkan. Bahkan ada juga yang bernada menyepelekan virus corona ini.

Jujur, aku jadi sedikit kecut. Sebagian hati ingin meyakini narasi tentang iklim Indonesia yang mampu menangkal virus corona (katanya), tapi sebagian hati lagi ada rasa takut malah terlena.

Kemudian, Maret pun tiba. Sebuah pengumuman yang seperti mimpi buruk. Terdeteksi warga Indonesia ini yang positif COVID-19 itu. Aku menyimak. Mulai mengintip dompet juga untuk berjaga jika suatu hari nanti keadaan lama membaiknya. Sungguh rasanya campur aduk!

Syukurlah aku masih bisa menahan diri untuk tetap tenang. Kemudian, ragam berita tentang virus corona semakin merebak. Jumlah pasien positif, maupun status PDP (Pasien Dalam Pengawasan) juga ODP (Orang Dalam Pengawasan) kian bertambah.

Awalnya, info mulai ditemukan di Pulau Jawa. Pemerintah mulai mengedukasi dengan informasi terkait virus corona ini. Mulai dari bagaimana ia menyebar, bagaimana menfegah, serta himbauan-himbauan agar menjaga kebersihan dan menjaga jarak pun mulai digaungkan.

Bagaimana perasaanku hingga saat itu?

Aku melihat masyarakat di sekitarku masih 'agak' cuek. Beberapa diantaranya bahkan nyeletuk bilang: ahhh, masih jauh. Belum akan sampai ke sini.


Duh, gustiiiii...


Geram sekali aku mendengarnya. Makin disayangkan ketika kalimat itu justru dilontarkan dalam lingkaran keluarga sendiri.

Mulailah aku mengumpulkan semua infografis terkait virus corona. Mulai dari infografis resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan, juga dari akun-akun kajian agama. Karena ada pula keluarga yang menyepelekan dengan mengaitkannya dengan kalimat yang menurutku (lagi-lagi) KONYOL.

Masa ada yang bilang: "Jangan takut sama virus corona. Takutlah sama Allah.

Duh, gustiiiii...

Suatu hal yang jelas berbeda 'takut'nya. Mengapa pula disetarakan? Kebayang kan gimana geregetannya aku???


Edukasi Virus Corona Di Rumah

Karena keadaan seperti itu, akupun memutuskan bahwa edukasi tentang virus corona di rumah itu sangat penting. Kumulai dengan membagikan infografis-infografis yang sudah kukumpulkan tadi. Kuposting di status Whatsapp dengan maksud agar dibaca minimal oleh lingkaran keluarga dulu.

Ternyata memang mengedukasi itu berat. Kita tidak cukup hanya membagikan infografis keterangan atau himbauan saja. Sementara dalam lingkaran keluarga masih ada kelompok yang 'ngeyelan' itu.

Aku pun mulai menambahkan ragam hasil tangkapan layar tentang berita-berita pasien terkonfirmasi. Ternyata, aku melupakan satu hal penting. Yaitu, sisi psikologi individual.

Aku lupa bahwa tak semua orang punya mental yang sama saat mendapat sebuah informasi. Bisa jadi justru yang kubagikan itu malah membuat mereka cemas saja.

Memang ada terbersit niatku: 'agar mereka takut. Harapannya agar jadi waspada dan tidak menyepelekan.' Tapi, tak semua menerima begitu kan?

Aku baru sadar ketika salah seorang temanku, seorang dokter yang sering menjadi tempatku bertanya, menulis status di WA story-nya. Aku lupa kalimat pastinya, tapi kurang lebih sebuah ucapan bahwa ia lelah dengan berita kecemasan.

Dari sana lah aku tersadar.
Perlahan kutahan metode 'edukasi virus corona' yang kugunakan tadi. Aku mengambil langkah ke belakang untuk mulai dari awal.

Aku sadar metode edukasi dengan menakuti itu tak sepenuhnya efektif. Ternyata justru membuat beberapa orang menjadi lelah, sedih, dan takut tanpa mencari solusi. Justru yang terjadi adalah pura-pura acuh saja.


Mulai dari Diri Sendiri

Semenjak himbauan untuk social distancing yang kemudian berubah menjadi physical distancing, aku memang sudah membatasi interaksi berkerumun. Lagi pula memang keseharianku hanya di rumah saja.

Yang kulakukan kemudian adalah memulai dari diri sendiri. Dari rumah kami dulu.

Biasanya aku bergabung sore-sore dengan tetangga yang berkerumun, kali ini aku tidak melakukannya. Sesekali keluar menyapa dari teras rumah saja.

Jika keluar rumah, misalkan hendak ke toserba, atau pasar aku pakaikan masker bahkan pada bayiku. Awalnya, mungkin terlihat lebay. Itu yang kurasakan.

Karena memang di kabupatenku sini belum ada berita apapun. Alhamdulillah.

Jika tadinya aku lumayan sering mengunjungi tanteku yang rumahnya yang juga di kota ini, kali ini aku tidak pergi sama sekali. Kecuali jika memang harus.

Selain tentang menjaga kebersihan, membatasi jarak fisik, menggunakan masker, dan paham etika sakit flu/batuk, kita juga bisa mulai edukasi virus corona dari rumah berbekal Halodoc.



Halodoc menyediakan ragam informasi seputar kesehatan. Bisa diakses melalui browser di Hp maupun laptop, atau langsung saja dengan memasang aplikasinya di Hp. Teman-teman bisa mengunduhnya di Google Play dan App Store.

Di Halodoc ada beragam fitur tentang Kesehatan, Obat & Vitamin, Tanya Dokter, Rumah Sakit, dan Cari Dokter.

Pada bagian kesehatan, kita bisa mengakses informasi yang sudah disusun secara alfabetikal. Jadi, tinggal klik saja topik kesehatan apa yang sesuai dengan info yang kita butuhkan. Jika topik yang kita cari belum tersedia di daftar susunan abjadnya, kita bisa manfaatkan kolom pencarian. Misalnya, tentang virus corona. Langsung saja ketik kata kuncinya 'corona' lalu keluar hasilnya: coronavirus.

Berikut artikel yang bisa kita pelajari:



Artikel yang tersedia ini pun sudah melalui peninjauan dari dokter yang terpercaya. Jadi, kita bisa manfaatkan fitur-fitur di Halodoc ini untuk mengedukasi diri dna keluarga.



Virus Corona Terdeteksi Di sini

Kemudian, sesuatu yang tidak kita harapkan akhirnya terjadi. Virus corona pun sudah mampir di sini. Kabupaten kami yang tadinya tidak ada kasus, mengumumkan ada pasien positif. Lalu jumlah PDP dan ODP mulai bermunculan.

Kulihat, perlahan tapi pasti masyarakat mulai acuh. Tak ada lagi kerumunan sore ibu-ibu komplek. Hanya saling menyambangi sesuai keperluan.

Hampir semua mulai menggunakan masker juga. Bahkan lingkaran keluarga yang radi sempat mengeluarkan kalimat yang membuatku geram, sekarang jadi yang paling duluan memberitahukan update berita yang ada.

Kadang, kita baru 'terpaksa' belajar setelah kejadian. Tapi, tentu saja tidak ada kata terlambat untuk belajar kan?

Mari kita mulai melakukan edukasi virus corona dari rumah masing-masing!

Semoga wabah penyakit ini segera berakhir. Aaamiin.

Stay healthy, Teman-teman!

Read more »
Jangan Diabaikan, Inilah Ciri – Ciri Demam Berdarah di Fase Awal

Jangan Diabaikan, Inilah Ciri – Ciri Demam Berdarah di Fase Awal


Sumber : pexels.com


Di musim hujan, berbagai penyakit muncul, salah satunya yaitu demam berdarah. Penyakit ini bisa dikenali dengan gejala yang terjadi. Namun, karena kurangnya perhatian dan pengetahuan, biasanya gejala yang muncul sering diabaikan dan dianggap sebagai pertanda dari penyakit lain. Sehingga, penanganan bisa saja terlambat jika dibiarkan terlalu lama. Oleh karena itu, mengetahui apa saja tanda dan gejalanya sangatlah penting.

Demam berdarah termasuk penyakit menular yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk tersebut membawa virus dengue yang menjadi penyebab seseorang mengalami infeksi. Ciri – ciri demam berdarah yang dialami oleh seseorang biasanya dimulai setelah empat hingga sepuluh hari setelah penderita mengalami gigitan nyamuk. Bagi anak – anak, gejala yang terjadi biasanya lebih parah daripada orang dewasa. 


Mengenali Gejala Awal Penyakit DBD

Penanganan medis yang tepat harus segera dilakukan saat seseorang mengalami penyakit demam berdarah. Jika tidak, maka akibatnya bisa fatal. Mengenal perbedaan yang muncul dari penyakit ini sangat penting agar bisa segera mengambil tindakan apabila dialami oleh keluarga atau orang terdekat. Di bawah ini adalah beberapa ciri - ciri demam berdarah:

1. Mendadak Demam Tinggi

Demam tinggi menjadi salah satu dari ciri – ciri demam berdarah yang harus diperhatikan. Gejala atau tanda ini menjadi awal dari munculnya gejala yang lain. Mungkin demam dianggap sebagai penyakit biasa yang menjadi pertanda dari penyakit lain. Namun, demam yang terjadi bagi penderita demam berdarah yaitu bisa mencapai 40 derajat celcius! Jika demam ini menjadi pertanda dari penyakit lain, mungkin tidak seperti ini. Penderita demam berdarah biasanya akan mengalami demam selama 2 hingga 7 hari.

2. Nyeri Otot

Ciri – ciri demam berdarah selanjutnya yaitu penderita akan mengalami nyeri otot. Kondisi ini biasanya terjadi setelah gejala demam. Tak hanya nyeri otot, penderita biasanya juga akan menggigil dan berkeringat di waktu tertentu seperti di malam hari. Ciri – ciri ini bisa menjadi pembeda atau tanda lain yang bisa diingat sehingga apabila gejala ini terjadi, penanganan yang tepat bisa segera dilakukan.

3. Sakit Kepala Parah dan Sakit pada Bagian Belakang Mata

Tak hanya demam, penderita demam berdarah biasanya juga akan mengalami sakit kepala parah dan tidak biasa. Rasa sakit ini akan muncul di sekitar dari. Bahkan, rasa sakit ini juga bisa menjalar hingga ke bagian belakang mata. Selain nyeri otot, gejala atau pertanda ini bisa menjadi pembeda dari penyakit lain. Penderita demam berdarah akan mengalami sakit kepala parah dan sakit di bagian belakang mata.

4. Mual dan Muntah

Seseorang yang mengalami masuk angin mungkin juga akan mengalami gejala mual dan muntah. Namun, bagi penderita demam berdarah, gejala ini juga dialami. Masalah pencernaan berupa mual dan muntah juga bisa menjadi ciri – ciri demam berdarah yang perlu diketahui dan tidak boleh diabaikan. Penderita biasanya akan mengalami kondisi ini selama 2 sampai 4 hari.

5. Kelelahan

Setelah mengalami berbagai gejala di atas, gejala yang dialami penderita demam berdarah tidak berhenti sampai disitu. Penderita akan mengalami pertanda lain seperti kelelahan. Alasannya karena masalah pencernaan yang terjadi bisa menurunkan nafsu makan, kondisi ini terus berlanjut hingga membuat tubuh menjadi lelah. Penyebabnya karena asupan makan yang kurang dan sistem imun tubuh yang terus menjadi lemah.

Itulah 5 ciri demam berdarah yang tidak boleh diabaikan. Dengan mengetahui gejala atau tanda tersebut, setidaknya Anda bisa waspada saat sakit dan bisa segera mendapatkan penanganan medis yang tepat apabila memang benar mengalami penyakit demam berdarah.
Read more »
5 Cara Biar #DiRumahAja Ga Mati Gaya

5 Cara Biar #DiRumahAja Ga Mati Gaya


Sudah berapa hari sejak jargon #DiRumahAja mulai digaungkan? Rasanya sejak Maret lalu pemerintah sudah mulai menghimbau masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran virus corona dengan stay #DiRumahAja. Kemudian tagar ini pun makin populer dengan bantuan social influencer pada segala lini media sosial. Mulai dari respon biasa saja, tanggap, bahkan cuek.

Alhamdulillah semakin hari, kesadaran tentang pentingnya #DiRumahAja ini semakin terasa. Bahkan melihat kondisi sebaran virus corona yang agak mengkhawatirkan ini, para pemangku kebijakan bergerak cepat. Sekolah-sekolah diliburkan, UN ditiadakan, hingga mampu mengontrol sebagian besar orang untuk tetap diam #DiRumahAja.

Kemudian, nampak beberapa orang di lingkaranku mulai update status. Rata-rata berupa respon adaptasi ketika sebelumnya aktif di luar, sementara sekarang terbatas hanya #DiRumahAja. Hihihihii.. Antara mau ketawa tapi ya aku juga berempati. Pengen ketawa karena aku kok seperti melihat diriku sendiri beberapa tahun yang lalu, ketika akhirnya #DiRumahAja bekerja di ranah domestik alias jadi IRT sok sibuk dulu tuh. Rasanya ya mulai gabut, mati gaya, pokoknya serba salah awalnya tuh. Mulai sedikit bosan juga ada. Duh, pokoknya segala macem lah! I feel you, Gaesss!

Nah, belajar dari pengalaman yang lalu, aku mau berbagi sedikitnya 5 Cara Biar #DiRumahAja Ga Mati Gaya. Yakinlah, teman-teman bahwa badai pasti berlalu. Yihaa!!!

1. Maksimalkan Waktu Istirahat


Kalau kamu adalah seseorang yang bekerja pada ranah publik alias kerja di luar rumah, inilah saatnya kamu maksimalkan waktu untuk beristirahat. Ketika selama ini kamu merasa dikejar-kejar waktu harus pergi pagi, lalu pulang sore, #DiRumahAja bisa jadi salah satu tiket yang selalu kamu nantikan. Tapi, namanya juga manusia. Kelamaan #DiRumahAja dan beristirahat, rasanya ga enak juga. Mulai deh kebanyakan rencana mau ini - mau itu. Hmmm... Kurasa kamu bisa coba alihkan ke cara yang kedua.


2. Family Time

Eits, ketika aku bilang soal family time dan kamu masih single, plissss ga usah baperan. LOL. Becandaaaaa. Family time di sini tuh artinya luas ya. Ga cuma urusan suami, istri, dan anak aja. Kamu bisa family time dengan ayah, ibu, paman, bibi, kakek, nenek, juga semua saudara kamu. Di saat kita diminta dan difasilitasi untuk #DiRumahAja, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.


Udaaaaah di rumah ajalah pokoknya. Kalo emang ga memungkinkan serumah karena kamu anak kos atau anak rantau, bisa banget manfaatin teknologi jaman now. Mulai dari video call, atau group video call juga bisaaa.


3. Quality Time

Apa yang bikin beda antara Family time dan quality time? Dalam artikel ini sengaja aku bedain karena mau fokus ke orangnya. Jadi, ketika aku bilang family time bukan berarti ga yang quality atau berkualitas ya. Tentu aja semua berkualitas. Tapi, quality time di poin ketiga ini kumaksudkan lebih ke arah 'me time' gitu sih. Dalam kesempatan ini, kita bisa alokasikan waktu lebih banyak untuk me time.



Ketika biasanya para ibu bekerja di ranah publik harus mandi kilat, kali ini bisa lah yaaa sambil luluran dulu atau lama-lama berendam. Bisa juga yang biasanya ga sempat maskeran seminggu dua kali, jadinya bisa melakukan perawatan itu. Hohohoho. Buibu paham lah yaaa...


4. Eksplorasi Hobi

Antara senang tapi juga sedih ketika adikku bercerita bahwa masa WFH alias Kerja dari Rumah diperpanjang lagi. Bukan tanpa alasan sih, karena aku tau banget doi bakal pusing plus mati gaya kalo kelamaan libur. Eits, tapi ketika kubilang tentang eksplor hobi ternyata bisa bikin #DiRumahAja jadi produktif, kayanya doi mulai killig the time.

Seperti ketika dia mulai bebikinan masker. Simply karena dia emang suka jahit-menjahit. Lalu, kulihat beberapa artikel baru sudah terbit pada blognya. Suatu prestasi!


Kalau aku sendiri sih punya baaaanyak sekali agenda ini-itu-ono. Udah rencana mau beresin rumah, atur susunan barang, rapihin lemari, pokoknya segala urusan rumah pengen dikelarin. Tapi apa daya, Dik Az menyabotase semua waktu. LOL

Singkat kata nih ya, kalo mama boleh tjurhat, #DiRumahAja tuh ga pernah mati gaya. Karena selalu ada kegiatan yang mau dan bisa dilakukan. Masalahnya sekarang adalah mamak kekurangan waktu. Huhuhuhu



5. Belajar Online

Jangan sia-siakan kesempatan ini. Saat jarak jadi penghalang, selalu ada solusi dari teknologi. Udah jamannya online, cyiiintttt. Ada banyak sekali kulwhap alias kuliah (online) via WhatsApp. Baik yang gratis maupun berbayar, semuanya bisa membantu kita buat ga mati gaya.


Tinggal dipilih aja, topik yang mau kamu pelajari apa? Ada banyak media juga kok selain WhatsApp. Kita bisa ikut webinar, atau rajin-rajin nonton tutorial di YouTube sesuai topik yang kamu minati dan ingin kamu kuasai. Misalnya kalo mau tau tutorial kontur make up, bisa juga nonton ke channel-ku. Uhuk!

Selama #DiRumahAja kamu juga diam-diam bisa menguasai banyak skill nantinya.

***

Well, gaeeesss. Kamu ga perlu khawatir akan mati gaya selama #DiRumahAja. Kamu cuma butuh waktu untuk sejenak mengikuti ritme dan menyelaraskan hati. Dan jangan kaget ketika kamu malah jadi overwhelming dengan banyaknya aktivitas sementara waktumu terasa kurang.

Ya kaya aku sekarang ini nih. Prioritas dari segala kegiatan yang sudah kuagendakan adalah anak. Jadi, ketika doi maunya ditemani main, disuapi makan, atau apapun itu yang aku harus ikut, maka yang lain diurutan selanjutnya.

Contohnya ya: yang nulis sesempetnya, kerjaan rumah beres sih tapi ya ga paripurna juga. Padahal niat mau dikerjain malam pas anak tidur, eh ternyata kebanyakan exhausted-nya juga. Badanku kaya yang auto ketiduran gitu. Kemudian rencana mau A,B,C, D. Apakah faktor U mulai ambil alih nih ya? Duuh, gawat! Hahahaha.

Pokoknya, ada banyak hal yang bisa kamu lakukan. Ga usah takut mati gaya deh. Yakinlah sumpah! LOL

So, udah beberapa hari ini kamu udah ngapain aja biar ga mati gaya?


Read more »
Serunya Berburu Hidden Gems di Treats by Traveloka Eats

Serunya Berburu Hidden Gems di Treats by Traveloka Eats


"Al, bosen ga sih di rumah mulu kerjaannya?"

Dalam sebuah aplikasi percakapan online, temanku bertanya begitu padaku. Gimana buibu? Jawab jangan? Ketawa jangan?

Eh, kok malah mau ketawa sih Al?

Gini loh, sebenernya aku mau ketawa miris. Tak lain karena sebenarnya aku ga sekeren yang dilihat temanku itu. Ya kaliii aku ga pernah bosan, ye khaaan?

Tapi, sejujurnya aku paham kenapa dia tiba-tiba bertanya begitu. Dia adalah satu dari sekian banyak orang yang tahu bahwa sejak dulu aku tuh ga pernah diam. Diam di sini maksudnya berlama-lama dalam sebuah rutinitas yang menoton (yang dilihat orang begitu sih ya).

Maklum, sejak masih sekolah, aku tuh aktif sekali. Punya banyak kegiatan ini-ono. Superrrr sibuk lah pokoknya. Jadi, ga heran ketika temanku itu mendapatiku "hanya" diam di rumah seperti sekarang. Mungkin dia ingin tahu bagaimana aku bisa mendadak damai ketika kebiasaan yang sibuk di luar berubah jadi 'nampaknya diam' di rumah doang.

Well, kuakui memang sempat ada rasa bosan awalnya. Kemudian ternyata aku mulai bisa menata hati dan pikiran. Aku mulai melihat ada banyak hal yang bisa aku lakukan dari rumah.

Bahkan anehnya, sekarang aku malah merasa selalu kekurangan waktu. 24 jam dalam sehari rasanya kurang. Ada saja pekerjaan yang akhirnya ditunda keesokan harinya.

Ga cuma pekerjaan domestik alias urusan rumah tangga ya. Melainkan juga kegiatanku dengan ragam hobiku ini. Kemudian aku jawab saja begini:

"Awalnya bosen, Teh. Tapi sekarang malah kerasan dan ngerasa waktuku kok kurang terus tiap hari. Kayanya aku butuh 30jam per hari. Minimal banget itu."

Lalu, temanku membalas dengan emotikon tertawa.

Ya, aku menikmati pekerjaan bejibun yang kulakukan saat ini. Baik pekerjaan domestik maupun pekerjaan sampingan dari hobi. Akhirnya aku tahu bahwa tak ada yang berubah. Semuanya hampir tetap sama: aku yang masih sok sibuk dan super aktif.

Perbedaan hanya terletak pada tempat. Jika sebelumnya aku aktif wara-wiri ke sana- ke sini, saat ini aku aktif dan sibuk dari rumah.




Happy Quality Time


Ada banyak hal yang bisa kukerjakan dari rumah. Mulai dari berkomunitas hingga belajar secara daring. Eits, jangan salah loh. Belajar online itu tugasnya juga banyak sekali. Seperti membuat laporan hasil dari pelajaran per level kelas. Pokoknya adaaaa aja tugasnya di kelas bunda sayang yang kuikuti itu.

Belum lagi aku senang mengurus tanaman-tanaman kecil di dalam rumah. Kadang hampir setengah hariku habis ketika waktunya bongkar muat. Yaitu memindahkan tanaman ke dalam pot yang lebih besar. Atau sekedar memisahkan induk dan anakan tanaman yang terlanjur penuh sesak dalam pot.

Ada lagi hobi tulis-menulis. Seperti yang sedang kulakukan sekarang ini nih. Sedihnya malah kadang jarang banget setor tulisan di sini karena waktu yang selalu kurang tadi.

Our Quality Time


Semua yang kusebutkan di atas itu adalah ragam hobi yang memang kukerjakan di rumah saat ini. Sekilas nampak rempong ya? Memang sih ada kalanya merasa begitu. Tapi percayalah, semua kesibukan inilah yang membuatku hampir lupa pada rasa bosan yang pernah hinggap dulu.

Alhamdulillah.

Gimana dengan pekerjaan domestik? Untunglah tidak terlalu banyak. Urusan rumahku fokus ke Baby F. Selebihnya bisa diatur. Contohnya soal masak-memasak.

Walaupun aku memang suka ngulik di dapur. Tapi ga melulu harus masak. Keluarga kecilku ini termasuk hobi jajan alias makan di luar sih. Jadi, semacam gayung bersambut.

Mamak hepi. Semua hepiiii.

Bayangkan 12 jam dalam sehari suamiku kerja. Kerjaannya di lapangan. Pasti penat sekali kaan?

Sementara aku pun masih sering merasa penat dalam segala kesibukan dari rumah ini. Maka dari itu, pergi makan di luar bisa menjadi penyegaran tersendiri.

Karena ketika pulang kerja, lalu masuk ke rumah bawaannya kan pasti mau istirahat. Maunya rebahan, lalu terlelap. Mungkin juga pikirannya mumet dengan segala hiruk-pikuknya di tempat kerja. Atau barangkali sesekali ada masalah juga. Yaah, manusiawi.

Begitu juga aku. Tapi dalam mode yang berkebalikan. Sibuk dari rumah kadang membuatku butuh udara segar sekaligus cuci mata juga laaah. Jadilah kami alihkan ke liburan, ke makan bersama di suatu tempat, atau dengar musik kesukaan.

Pokoknya bikin suasana berbeda dari rutinitas yang kadang memancing kelelahan hati itu. Paling gampang dan enak sih ya kulineran. Makan di luar gituuu...

Ahahaha.



Faktor Utama Memilih Tempat Makan


Bagi aku dan suami, makan di luar itu sudah termasuk agenda quality time kami. Kadang sengaja banget atur waktu cuti untuk mlipir ke kota buat staycation dan jajan pastinya.

Biasanya dari jauh hari sebelum berangkat, kami berdua sudah menandai tempat makan mana yang mau kami datangi. Semacam bikin iten harus ngapain dan kemana aja.

Makan-makan pastinya ga absen. Dalam memilih tempat makan, kami tuh ga muluk-muluk kok. Hanya 3 faktor utama yang jadi pertimbangan kami makan di suatu tempat.

  1. Makanannya Enak
  2. Tempatnya nyaman
  3. Harganya bersahabat

Ahahahaa...
Kayanya itu sih pertimbangan semua orang juga ya?

Semua orang tak terkecuali kami berdua pasti mengharapkan santapan yang lezat dan memuaskan selera. Sementara kenyamanan juga menjadi faktor penting. 

Tak lain tak bukan karena agenda makan di luar bagi kami adalah refreshing juga. Penyegaraaaaaan loh ya. Jadi, kami tempatkan itu pada urutan kedua.

Nah, soal harga nih yang terakhir. Kita percaya pada sebuah kalimat khas ini: ado rupo, ado hargo. Yang artinya kurang lebih bahwa harga itu berbanding dengan kualitas.


Ketika ingin makan enak dengan tempat yang nyaman, tentu kita sudah siap-siap dengan budget standar sesuai harapan itu. Makanya, walaupun makan di luar adalah momen indah kumpul bersama melepas penat, kami tetap mengontrol frekuensinya.

Maaf, mamak takut kantong jebol sebelum jadwal uang masuk lagi. LOL

Tapi tenaaaaang, ada sebuah rahasia yang akan aku bagikan. Biar 3 faktor utama tadi tetap bisa tercapai tapi kantong tetap aman.



Pakai Fitur Treats by Traveloka Eats


Untungnya nih, kami adalah pengguna setia layanan Traveloka. Jadi, Traveloka punya fitur baru yang dinamakan Eats. Nah, di sini kita bisa dapetin deal bagus untuk makanan enak, juga tempat yang nyaman. Di dalam itur eats iu ada fitur baru lagi yang diberi nama: Treats.

Treats by Traveloka Eats ini membuka banyak peluang seru untuk para penggemar jajan kaya aku. Ada banyak sekali promo dan diskon di tempat-tempat makan yang terdaftar di Traveloka Eats.

Tim diskon mana suaranyaaaaa????
Kalian luar biasaaaaa...
Hahahaa.


Well, biar kalian juga bisa pake fitur treats by traveloka eats ini, aku kasih tau caranya ya.

Jadi, kita bisa langsung memilih tempat makan yang ada di aplikasi traveloka dalam fitur eats itu. Ketika sudah menentukan pilihan tempat yang akan dituju, kita tinggal bookmark atau simpan tempat yang kita pilih. Nanti ketika tiba di lokasi, kita tinggal tunjukkan halaman bookmark tadi pada pegawainya. Harga yang dibayarkan adalah sesuai promo yang kita lihat di aplikasi traveloka ini.

Yang pasti ada banyak sekali promo dan deal tambahan seperti potongan harga atau diskon yang ga akan kita dapatkan jika langsung pesan di sana tanpa traveloka Eats.

Terakhir, tinggal bayar dengan beragam pilihan metode bayar yang mudah sekali. Udah pada biasa kan belanja online dan pesan-pesan di Traveloka? Udah paham lah yaaaa...




Fitur Kece Traveloka Eats


Untuk memudahkan para penggunanya, Traveloka tuh sudah menyediakan fitur-fitur kece untuk Eats.
Ada fitur search, special offer, panduan kuliner, makan di mana, masakan populer, add to favorite, review pengguna, dan juga estimasi harga.

Tinggal jadi smart user yaaa...
Udah banyak banet fiturnya itu buat ngebantuin kita.



Berburu Hidden Gems


Di atas udah aku sebutin kan tentang fitur Treats by Traveloka Eats? Nah, kabar serunya adalah program berburu Hidden Gems.

Yuhuuuu!!!

Untuk kamu yang lokasinya di Jakarta bisa banget dapetin Hidden Gems ini. Caranya tinggal masuk ke fitur Treat tadi dan kamu berpeluang dapetin ragam promo lainnya di tempat makan yang ada hidden gemsnya.


Gems itu bisa berupa promo, tambahan makanan atau minuman gratis, juga tempat. Kalo kamu suka seru-seruan cusss cari hidden gemsnya.

Kapan lagi kan punya #PengalamanMengeyangkan super enak gini???
Makan enak, nyaman, harga kece, dapet promo tambahan, juga bisa jadi dapet bonus makanan dan minuman lagi. Wuiiiih...

Ada ribuan kafe dan restoran dari 38 kota se-Indonesia yang bisa kita pilih di Traveloka Eats ini. Tinggal piliiiih nih!

Mau makan di mana kita, Bang?
Cuti terbang ke Jakarta yuk, biar bisa berburu Hidden Gems juga.

Jadi ga sabar semoga Hidden Gems segera ada di kota lain selain Jakarta nih. Semoga segera yaaa...
Read more »

BloggerHub Indonesia