-->
Namanya Bi Ade...

Namanya Bi Ade...


Ini adalah sebuah cerita kehidupan tentang dia yang disayang Allah. Bi Ade namanya...


Assalamualaikum.
Hari ini mau cerita tentang Bi Ade.
Setahun tinggal di jalan samping terminal di kota kembang ini membuatku hapal dengan lingkungan dan warga setempat. Bahkan, beberapa warung nasi tempatku jajan juga sudah kenal denganku. Ada warung ayam goreng sambel dadakan Mak Uci, warung soto Tegal ibuk, warung ikan bakar Ibu India, warteg Jawa, warung nasi Cempaka, Jembar Sari Rasa, Baso Mas Acil, dan banyak lagi.

Ups, beberapa nama warung tadi memang asli nama dari penjualnya tapi beberapa lainnya cuma nama pemberian aku dan kakak- kakakku yang tinggal di sini saja. 
Hehehehe.
Semacam kode buat kami untuk mengingat setiap tempatnya kalau lagi dititipin beli makan.

Balada anak kos.


Lalu, siapa Bi Ade?

Bi Ade adalah seorang gadis imut yang baik hatinya.
Ia berkebutuhan khusus.

Untuk warga setempat juga anak-anak kos yang tinggal di jalan ini, rasanya pasti kenal dengan Bi Ade. Kenapa dipanggil Bibi? Aku kurang tahu alasannya. Mungkin itu panggilan dari keponakan cantiknya yang berambut panjang-- yang beberapa kali kulihat bergurau dengannya. 


Bi Ade namanya...

Kita hapal atau kenal atau sekedar tahu tentangnya dari beberapa perbincangan sekitar.
Bi Ade sendiri memang selalu ada di sekitaran jalan ini.
Hampir di tiap pagi, siang, sore, bahkan malam aku berpapasan dengannya.
Kadang saat dia sedang mengantri jajan di gerobak mamang nasi goreng atau di gerobak cilok boni.
Kadang saat dia tengah duduk di depan warung nasi Jembar Sari Rasa sambil meniup- niup ujung susu kotak kecilnya.

Oh ya, Bi Ade suka sekali minum susu kemasan kotak yang rasa cokelat itu.
Kurasa minuman lezat itu yang turut menyumbang pada bobot badannya.
Bi Ade juga suka sekali jajan makanan yang ada tusukannya.
Kadang ia jajan cilor (Aci Telor), sate usus, dan makanan lain yang ditusuk seperti itu. Selain karena rasanya yang juga enak, mungkin Bi Ade suka karena mudah dipegang. Mungkin.


Tentang Bi Ade

Bibi kecil yang imut ini sangat baik hatinya.
Bisa kita rasakan saat melihat tatap mata polosnya.

Kalau berpapasan dengan orang- orang, Bi Ade suka sekali menengadahkan tangan.
Berharap beberapa lembar uang dua-ribuan atau sekedar uang logam lima-ratusan.
Kadang dikasih, kadang tidak.

Beberapa suara bilang, "Jangan kasih."

Alasan untuk tidak memberi uang itu karena memang sebenarnya warga setempat sayang pada Bi Ade. Katanya, "Bi Ade sudah bawa uang setiap keluar rumah. Kalau diberi lagi, nanti Bi Ade banyak jajan. Kasihan dengan kesehatannya."

Memang, kulihat Bi Ade agak kurang terurus dari segi penampilannya.
Tapi apa yang bisa kupikirkan? Toh, aku tak pernah tahu apa yang terjadi dengannya.
Setiap berpapasan aku menyapanya. Kadang mengajaknya bercanda.
Sering kali secara tak langsung aku memperhatikannya yang sedang jajan.
Warga setempat sangat perhatian padanya.
Beberapa tempat suka memberi tambahan dengan cuma-cuma.
Tapi tak jarang banyak yang memanfaatkan keadaannya.
Bi Ade yang membawa uang ditawarkan beragam makanan. 

Aku protes dari jauh tapi kulihat Bi Ade senang.
Lalu aku pun tersenyum.

Pernah waktu aku tengah berjalan pulang ke kontrakanku.
Di jejeran kursi di pos ronda, ibu- ibu tengah duduk bercengkrama.
Ada Bi Ade di sana tengah melahap cilok boni kesukaannya.
Kulihat seorang ibu tengah menyisir rambut kusutnya.
Menata rambutnya lalu dikuncir rapi kembali.

Sorot mata Bi Ade nyaman.
Tenang dan senang nampaknya.
Sepanjang jalan aku tersenyum bahagia.
Positivity.

Ah, Bi Ade disayang Allah.
Tidak perlu pusing memikirkan hal pelik.

Bi Ade disayang Allah.
Ada banyak orang yang menjaga dan memperhatikannya dengan cara masing-masing.

Bi Ade mencuri perhatianku selama setahun di jalan samping terminal ini.
Semoga Bi Ade sehat selalu.

Love and Share!
Read more »
Selain Artikel Tentang Kesehatan, Kita Butuh Artikel Tentang "INI" (Bagian 1)

Selain Artikel Tentang Kesehatan, Kita Butuh Artikel Tentang "INI" (Bagian 1)

Selain Artikel Tentang Kesehatan, Kita Butuh Artikel Tentang "INI" (Bagian 1)


Halo! Apa kabar teman- teman?
Udah berapa hari nih aku absen dari media menulis menyenangkan ini? *tears
Maaf ya...

Jadi, beberapa hari kemarin tuh aku semangat bw a.k.a mampir-mampir ke rumah para kakak blogger yang tulisannya itu nagih banget. Beneran deh! Ada rumah maya-nya mba Windi Teguh yang bikin aku puas klak-klik cerita- cerita tentang kehidupan rumah tangga (ciyeeee... *shy). Terus ada rumah maya-nya mba Ira yang aku suka banget karena ada rubrik jum'at menulisnya (you guys need to check it out!). Itu baru 2 aja yang kusebut. Mampir deh kalian ke rumah maya para kakak blogger lainnya. Aiiih, aku sampe lupa waktu karena keasyikan x_x *parah
Read more »
3 Manfaat Menulis di Blog

3 Manfaat Menulis di Blog


manfaat menulis di blog

Seperti yang pernah aku ceritain sebelumnya di sini, bahwa aku nulis dari jaman alay. Jadinya, menulis di blog itu udah jadi semacam rutinitas (mau bilang daily routine tapi ga tiap hari juga update-nya. Masih banyak numpuk di draft x_x). Ya, jadi rutinitas yang kadang harian, kadang mingguan, kadang malah bulanan. Pernah cuma punya satu postingan dalam sebulan. Sekarang mulai belajar teratur demi perbaikan kualitas diri juga, nih.
Read more »
Cara Memasang Plugin pada Tema Twenty Sixteen WP #NanyaDong

Cara Memasang Plugin pada Tema Twenty Sixteen WP #NanyaDong

cara memasang plugin pada tema twenty sixteen wp

Selamat malam, Teman- teman.
Saya mau berbagi nih, tapi maaf ya kali ini malah mau berbagi kebingungan. *sad*
Iya, soalnya saya lagi kebingungan nih sama tema twenty sixteen WP. Kalo kamu juga sama awamnya kaya aku, pasti kamu ngerasa asing sama istilah "WP" itu.

Hhaaa. Sama.
Read more »
Kasih Ibu Kepada Beta

Kasih Ibu Kepada Beta

Kasih Ibu kepada Beta.
Tak terhingga sepanjang masa.
Hanya memberi. Tak harap kembali.
Bagai sang surya menyinari dunia.

~SM Mochtar~

Apapun tentang seorang ibu itu selalu keren!
Inget ga makanan paling enak itu apa? Makanan yang dibuat oleh ibu.
Seorang koki akan paling bahagia dan bangga jika orang- orang memuji masakannya sebagai Mom's cooking alias masakan ibu. Kenapa coba?
Ya, rahasia umum. Jawabannya kita semua pasti tau. -Ga perlu penjelasan panjang soal ini. LOL

Tentang kasih ibu?
Apalagi soal ini! Penjelasan panjang amat sangat tidak diperlukan tentang kasih ibu ini. -kecuali beberapa kasus khusus di jaman yang serba "ajaib" ini.

Walaupun saya belum merasakan pengalaman ataupun suasana ataupun atmosphere keibuan lainnya, saya sudah merasakan sedikit rasa hebat menjadi seorang ibu. WOW!


Semoga nanti pun diberi kepercayaan jadi seorang ibu yang baik yaaa...
Aaamiin.

Kasih Ibu Kasih ibu, kepada beta tak terhingga sepanjang masa Hanya memberi, tak harap kembali, Bagai sang surya, menyinari dunia.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/suryasaputra/kasih-ibu-sepanjang-masa_552fd7f36ea834714f8b459f
Read more »
Surat untuk Adinda; Balada Anak Rantau

Surat untuk Adinda; Balada Anak Rantau

Ini adalah salah satu bentuk dari random thought yang sering kali melesat muncul begitu saja. Tulisan yang nantinya ternyata adalah curahan pikiran dan perasaan ini,merupakan repost dari status di akun FBku. Dibuatnya dadakanku waktu itu, tanggal 14 Agustus 2016. Aku ingat itu hari Minggu. Ada banyak momen yang membuat bulan Agustus tahun ini jadi penuh cerita. Penuh gejolak hati dan pikiran (eaaaa.... padahal tiap hari gitu juga LOL)

Masing-  masing dari kita tentu punya beragam peran dalam keseharian hidup. Aku pun begitu.
Cuplikan postingan ulang di bawah ini adalah saat aku berperan sebagai kakak; sebagai si sulung; sebagai cucu pertama di garis ayah; sebagai... sebagai.
Read more »
Ngabuburit di 1 Ramadhan 1437H ini tuuuuh...

Ngabuburit di 1 Ramadhan 1437H ini tuuuuh...


Ahlan wa sahlan, yaa Ramadhan!
Alhamdulillahirobbil 'alamin. Terima kasih yaa Rabb, masih diberi kesempatan sampai pada bulan suci ramadhan tahun ini. Siapa yang ga gembira coba akhirnya pada sampe di tanggal 1 Ramadhan 1437 Hijriah? ;-)



Penetapan 1 ramadhan ngabuburit




Well, masing-masing punya alasan bahagia pribadi tentunya.
Seperti aku 18 tahun silam, yang bersuka cita karena sampai pada bulan ramadhan lantaran membayangkan hari lebaran sebentar lagi >.< karena artinyaaaaa... banyak kue lezat di rumah.
Atau saat aku di empat tahun setelah itu, yang melonjak-lonjak kegirangan saat sampai tanggal 1 Ramadhan gara-gara membayangkan serunya main-main di masjid ketika sholat tarawih berjamaah (*kemudian tutup muka malu membayangkannya). Waktu itu kelas 6 SD kurang lebih, masa bergembira dengan teman-teman dan waktu berangkat ke masjid bersama untuk sholat tarawih itu seruuuu sekali. Cepat-cepat menyelesaikan sholat maghrib berjamaah di rumah untuk kemudian berlari menjemput teman di rumahnya.

Aku: "Siskaaaa... siskaaaaa..."
Temanku: "Iyoooo ci..."

Kemudian cerita dan cekikikan sepanjang jalan menuju masjid. Bahkaaaan, saling menjahili saat tarawih (Namanya anak-anak kan ya? :D). Setidaknya selama itu kita belajar dan terus belajar hingga saat ini. Tentang sholat yang baik, tentang agama yang rahmatan lil'alamin ini. Bismillah.

Bahagianya masih bisa sampai di tanggal 1 Ramadhan itu selalu punya cerita. Tahun-tahun lalu, tahun ini dan insyaAllah (semoga) di tahun berikutnya nanti. Aamiin.

Teringat lagi sekitar 2-3 tahun setelah masa jahil-jahilan di waktu sholat tarawih itu. 1 Ramadhan membawa atmosphere baru kala itu. Suka cita ramadhan dilatarbelakangi dengan antusiasme "buku catatan ramadhan" yang diperoleh dari sekolah. Kita mulai belajar untuk mengisi hari-hari selama bulan suci itu berdasarkan daftar kegiatan yang dianjurkan pada buku tersebut. Berlomba-lomba berangkat ke masjid untuk mengisi catatan ringkasan ceramah ustad saat setelah sholat isya', bersaing memberi tanda centang untuk daftar ibadah sholat wajib dan sunnah bahkan bacaan al-qur'an. Yaaah, walaupun motivasi saat itu memang masih sedikit kabur, setidaknya metode sekolah saat itu membuat kami belajar banyak tentang amalan-amalan ibadah terutama keutamaannya di bulan Ramadhan.
Mungkin di tempat lain juga menggunakan buku kegiatan bulan ramadhan ini. Ya, efeknya terasa sampai sekarang. Jadi ada memori indah untuk dikenang dalam masa pembelajaran itu. Masih pada ingat bukunya kan??? Ini setelah ditelusuri di mesin pencari global, kurang lebih inilah tampilan buku kenangan itu:

Kegiatan ngabuburit asyik
Sepertinya kalo kardus-kardus buku di rumah dibongkar, buku catatanku jaman itu masih ada deh^^

Bahagianya bisa sampai pada 1 Ramadhan itu tidak terlukiskan dengan kata-kata, dengan cerita berbeda ditiap tahunnya, dengan keadaan berbeda tiap tahunnya. Kurang lebih 14 tahun yang lalu, 1 Ramadhan memberikan nuansa baru lagi dalam hidupku. Pertama kalinya jadi anak rantau (Yaaa ga terlalu jauh dari rumah sih, 2 jam dari rumahku di desa ke sekolahku di Palembang), tapi tetap saja nuansa ramadhan kala itu memberi pelajaran tentang persahabatan, kekeluargaan dan perasaan semakin sayang pada keluarga yang nun "jauh" di kampung.

Tinggal di asrama sekolah selama 3 tahun bersama mbak, kakak, dan adik seperjuangan. Kelas satu diasuh oleh mbak Fifi, mbak Arni, Kak Ayik, dan yuk Rohila. Ada Shanti teman seperjuangan, juga adek Ervi. Salam kangen buat semuanya *kiss-hug* Mohon maaf lahir dan bathin yaaa...

Tingkat 2, bersama Das, dek Juwita, dan adik kelas yang mampir sebentar lalu pindah sekolah, Feni. Lalu, teh Yulia, yuk Fika, dan dek Shinta^^ *how are you, all? Selamat puasa.... 
Kelas 3, kita berubah jadi 7 bidadari *eaaaa gara-gara sekamar isinya 7 orang LOL*
Teh Yulia, Das, Gase', Desi, Linda, Mersi, dan akuuu, jadi 7 kan??? hahahaa...
Di jaman sekolah asrama ini, kebahagiaan ramadhan itu adalah ketika jadwal pulang sekolah lebih cepat *LOL* Terus, jam buka puasa dan sahur rame-rame makan di ruang makan itu juga seru (pas kelas 3 doang, sebelumnya pake katering ke kamar masing-masing).

Lanjut ke masa anak rantau kala di pendidikan tinggi. Bagian seru di bulan Ramadhan itu adalah ketika hampir setiap saat ada agenda "bubar" a.k.a buka bareng. Entah sama teman-teman sekelas, teman organisasi, teman kos, teman kerja, dan lain-lain. Masa ketika agenda itu sempat 'melenakan'. Terlena karena begitu bahagianya bercengkrama dengan teman-teman dan bercerita tentang apa saja lalu kemudian terbirit-birit mengantri sholat maghrib yang diambang penutupan waktu. Ahhh... sekali lagi jadilah itu pembelajaran^^

Beberapa tahun berikutnya masih ada agenda "bubar" tapi tidak seheboh sebelumnya dan lebih ke setelah maghrib baru berkumpul *kadang*. Juga mulai suka ikut denger ceramah di masjid. Alhamdulillah dekat dengan masjid ulama besar Indonesia di sini. Perlahan-lahan pelajaran ramadhan lalu dikumpulkan dan dirangkai kembali. InsyaAllah terus belajar.

Dan tahun ini? 1 Ramadhan kali ini, suasana rantau masih lekat tapi dengan status baru. Alhamdulillah. Belajar bersabar karena berjauhan dengan sang Imam tersayang yang syukurlah ikhlas :) Walaupun belum optimal menyiapkan segala keperluan selama Ramadhan kali ini untuk, suami sayang, insyaAllah ngabuburitnya--- yang harusnya heboh beratraksi di dapur alias masak-masak cantik, diganti dulu dengan belajar lebih banyak tentang segala ilmu (agama, dunia, dll).
Ngabuburit ramadhan tahun ini tuuuh... agak berat karena jauh sama suami, ortu dan adek-adek *syeediih*
 Yah, semoga ada hikmah dan berkah aaamin.



See?

Tiap tahun ada cerita suka cita menyambut bulan penuh berkah ini. Memori indah yang menjadi catatan pembelajaran tentang hikmah selama Ramadhan; yang sedikit banyak jadi bagian perjalanan hijrah :) Alhamdulillah.

Selamat berbuka puasa di 1 Ramadhan kali ini, teman-teman.
Semoga disampaikan hingga akhir dan menjadi peraih kemenangan berkah Ramadhan. InsyaAllah.

Mohon maaf lahir dan bathin yaaa...


With love,
Alma Wahdie
Read more »
Hello May!

Hello May!

Pagi, Bandung!
Sekali lagi bersapa ria dengan cuaca hangat di pagi hari kota Bandung (sebelum ntar siang ujan gede LOL). Udh hampir setengah bulan off karena sebuah gerbang kehidupan baru insyaallah :)
Getting along with big famz, with grannies, uncles and aunties-- all of them.
Alhamdulillah, I am happy^^

Akhirnya ngebandung lagi buat aktivitas lagi. Kali ini sama suami tersayang ^^
Alhamdulillah.



Pheww... mari kerja lagi hahaha.

Ini opening tulisan bulan Mei x_x
Telat banget yah, padahal udah dipertengahan nih.
Tapi ga apa-apa, selanjutnya nanti bakal aku share banyak hal seru selama pulang kemarin.

keep on reading, yaaa...
Read more »
Aku akan Selalu Ada ...

Aku akan Selalu Ada ...


Kalau bicara soal hadiah ada rasa haru yang tiba-tiba menyusup. Aku sendiri bingung, harusnya hadiah memberikan rasa yang salah satunya adalah rasa bahagia sehingga saat mengingatnya ada senyum simpul di sudut bibir walaupun tak semua begitu. Jujur, dalam hidupku ada banyak sekali hadiah yang kudapat baik berupa benda ataupun rasa dan bentuk lainnya, untuk itu aku bersyukur. Tetapi ketika melihat postingan deskripsi give away mbak Ina tentang makna bahagia di barisan awal tulisannya, sedikit terharu lalu kutulis sepenuh hati, inilah makna bahagiaku: 

alma wahdie love and share makna hadiah

Saat kerja pertama kali setamat kuliahku, dengan suka cita sebagian uang honorku kuberikan sebagian pada orang tua, tak banyak memang tapi aku minta agar diterima. Selebihnya untuk kuhabiskan bersama adik-adikku. Honor pertama kita jajan bareng. Aku selalu suka melihat ekspresi Refri adikku kalo kita jajan, entah itu sekadar jajan es, coklat atau jajan mi ayam dadakan bahkan sekedar nyisipin uang beli pulsa. Dia anak yang jujur saat berekspresi, matanya yang berbinar bahagia dan celotehannya kala mengkonfirmasi kesediaanku belanja untuknya itu adalah hadiah buatku. 

Adik keduaku, Putri, tengah berjibaku dengan perkuliahannya saat itu. Ada masa kami saling mendukung berbagi uang jajan dengan saling menransfer menutupi kebutuhan satu sama lain. Untuknya pula, aku tak pernah pikir seberapa banyak harus keluar. Seadanya aku, sebegitulah untuknya. Sampai sekarang pun kami diam-diam berbagi, bahkan aku yang cengeng dan mudah terharu ini lebih sering bersandar padanya kalau sudah cerita masalah hati. Dia hadiah bagiku.
Si bungsu, Ima, semacam jembatan kami semua melengkapi kebahagiaan. Adikku satu ini gemar membaca, menulis, suka seni, dan paling cepat menangkap perkembangan zaman. Tak heran kalau dia lebih lihai berselancar di internet. Dia bungsu tapi dewasa. Akhir-akhir ini, aku baru tau bahwa hal kecil yang pernah kulakukan untuknya 3 tahun lalu, yaitu membelikannya tiket nonton konser CJR adalah hal yang membuatnya saaaangat bahagia. Aku? bahkan lebih bahagia, bukan karena akhirnya kami merasakan liburan ke luar negeri bersama CJR dan bertemu teman baru di sana, tapi karena semangatnya fokus meraih sesuatu itulah membuatku banyak belajar. Dia hadiahku.

Bagiku, untuk selalu sehat, selalu ada untuk mendukung mereka walaupun aku telah menikah dan entah tinggal di mana pun nanti, adalah hadiah yang paling kuinginkan saat ini. Serta pemuda beriman nan berakhlak mulia sebagai pendamping mereka suatu hari kelak adalah hadiah terbaik bagiku karena dialah yang akan mengimami adikku, membuatku menjadi urutan ke sekian nanti. Yang terbaik bagi mereka adalah hadiah yang paling kuinginkan.




Read more »
Cara Aman Packing Elektronik buat Dipaketin

Cara Aman Packing Elektronik buat Dipaketin

Hola!
Selamat malam, kali ini aku bagi bagi tips buat mengemas barang elektronik untuk dikirim alias dipaketin ke tempat yang jauh.
Kalo kamu suka bepergian atau lagi ngurus pindahan baik pindahan rumah, kos , atau pun sekedar mau ngirim barang abis belanja banyak dari suatu tempat, kayanya kamu perlu baca postingan ini.

Udah tepat banget kamu klik link ini karena aku bakal ngasih tau cara-cara mengemas barang pecah belah ataupun barang elektronik yang mau kamu kirim itu.
Udah masa- masa akhir nih! Inshaallah, semoga aku segera pulang (*excited)
Inget banget deh, pertama kali ke Bandung itu sekitaran bulan Agustus 2013 kalo ga salah.
Dengan tenangnya aku berangkat cuma bawa satu koper gede dan handbag.

Yeay, nih ternyata masih ada fotonya hehee...
Itu hari aku mau berangkat ke Bandung ini, karena pesawat sore jam 3an gitu, akhirnya kita makan and main di amazone dulu ahahhaa...

Pesawat murah palembang bandung
Tuh, di sudut kiri atas. Cuma 2 tas itu doang yang kubawa dulu hehehe...
Bayangin dong! Dari awal dateng cuma bawa itu doang karena aku juga masih gambling waktu itu.
Uang yang dikumpulin dari kerja satu semester sebelumnya cuma cukup buat sekolah satu semester ke depan doang, sisanya Bismillah aja. Nekat! Walaupun hilal belum terlihat (ahaay)
Nekat tapi ada perhitungannya juga sih, pokokknya setelah semua usaha, saatnya bertawakal (*aduh jadi rada merembes kolam mata mengingat awal mau sekolah ke sini itu). Maaf jadi curcol gini deh!
OK, cerita tentang semangat sekolah ini nanti aku bahas di postingan lainnya (ingetin ya :D)

Balik lagi ke soal barang yang tadinya cuma sedikit, eh pas mau pulang ternyata alhamdulillah jadi banyak x_x. Setelah disortir jual di toko bagus alias olx.com buat modal maketin buku yang pastinya bakal berat banget kiloannya, sama dibagi-bagi ke adek-adek sesama perantau di kota ini dan dihibah ke bapak dan ibu kosku yang baik hati, masih ada 2 barang yang dipake yaitu TV dan printer. TVnya juga hasil hibah dari adekku juga (Erin, dia dulu juga sekolah di sini) dan kalo printer emang sengaja kudu punya (kan sekolah ceritanya ^^). Ketika harus beres-beres, kayanya boleh juga nih TV dibawa pulang hehee...

Tapi, mau dipacking kayu??? atau gimana caranya biar ga rusak diperjalanan???
Setelah survey ke agen pengiriman barang buat nanyain harga packing kayu yang ternyata lumayan mahal (Rp75.000,- mayan kaaaan???) aku pun cari alternatif lainnya.

Yup!
Ada cara yang hemat dan gampang banget buat kamu yang mau packing segala barang pecah belah dan elektronik. Pernah kan beli sepeda??? atau emmm,,, apa ya pokoknya barang yang dikemas pake plastik bentol-bentol alias bubble wrap plactic? Pasti pada tau deh, tapi kalo lupa ini nih aku kasih liat gambarnya:

bubble wrap daerah bandung
Ini dia yang kumaksud!
Waktu kecil kalo temen punya sepeda baru bukannya heboh mau pinjem pake, aku mah malah heboh mintain plastik ini coba. Hahaha...
Absurd banget kan ya? :P

Aku suka banget mencetin bentol-bentolnya itu. Karena kan banyak tuh yah selebar itu, trus kaya ada tantangan tersendiri gitu buat ngempesin semua bentolannya (hahaa.. apaan sih gue?:D)

Oke, balik lagi. Jadi inilah benda yang kumaksud.
Kamu cuma perlu bahan-bahan berikut buat packing barang elektronik kamu (di sini aku packing TV tabung ya..
  1.  Bubble Wrap Plastic alias plastik gelembung atau plastik bentol-bentol kaya di atas itu.
  2. Isolasi gede
  3. Gunting
  4. Kardus
Empat benda ini yang harus kamu siapin.
Buat ukuran TV 14 inch kaya aku ini kamu cuma perlu sekitar 2 meter aja--itu juga kelebihan. Harga per meternya itu Rp5000- 10.000,- dan kemarin aku dapet yang murah dan COD-an lagi tapi minimal beli 5 meter. Karena aku lupa nanya lebarnya dan kupikir yaudahlah ya, diitung-itung sama packing kayu udah pake ini aja lebih hemat^^. Dan ternyata 5 meter itu banyak banget, trus juga dia lebar banget hahahaa...

Nah, kalo buat isolasinya, aku sih nyaranin yang warna bening, karena pengalaman selama aku packing kemaren, isolasi yang warna coklat alias kuning itu malah ga lengket apalagi pas di kardus. Justeru yang bening itu yang kuat banget nempelnya.

Kardus, pake kardus apa aja boleh, kalo agak kecil pakenya dua ya. Nanti sih mau dibongkar gitu kardusnya. Aku pake kardus kecil bekas coklat beng-beng dan kardus air minum mineral gitu. Harganya seribuan aja di warung, kalo ke pasar malah suka dikasih gratis kalo yang kecil gini ehhee...

Pertama-tama, aku potong bubble wrapnya bentuk persegi lebih besar dari ukuran LCD kacanya. Jadi ini selapis aja awalnya. Udah gini, aku liat kayanya masih rentan apalagi layarnyakan cembung gitu jadi kaya kurang padat gitu deh.






Terus, aku lapisin lagi beberapa kali sampe dia jadi datar kaya dipakein kardus loh. Rasanya padet dan keras gitu deh. Berasa aman ke layar kacanya. Ini aku pakein sekitar 4 lapis.

Selanjutnya, satu kardus yang udah aku bongkar sebelumnya udah aku jadiin alas. Nanti ini bakal ngebungkus untuk 2 sisinya.

Pake kardus pertama yang udah dijadiin alas tadi, tinggal kita bungkus aja begini. Kardusnya bisa digunting-gunting kalo diperlukan untuk membuat lipatan ya. Karena ini TVnya kan tabung jadi aku ada manjangin guntingan bawaan kardusnya biar bisa dilipet pas. Intinya, buatlah TV ini dalam keadaan ketat ga bergerak.

OK! Inilah penampakannya setelah dilipt sana- dilipat sini. Ini udah dipakein kardus kedua karena kardus air  mineral yang pertama tadi ga nutupin semua sisi. Bagian kardus pertama tadi nutupin paket ini yang sis atas dan bawahnya aklo kamu liat itu agak melengkung ya.
Soalnya ketebalan kardus pertama dan kedua ini beda.
Aku pake yang kedua ini untuk sisi depan karena kaya TV tadi. Jadi biar lebih mantep aja walaupun sebenarnya udah aman sih udah dipakein bubble wrapnya.
 (Abaikan ada sisir aku di sana LOL)

 

Ini yang aku bilang, bahwa isolasi kuning ini ga nempel-nempel banget. Susah banget nempelnya pas di kardus. Jadi aku ngabisin banyak buat muteri-muterin sekeliling karus ini.
Isolasi coklat alias kuning kaki ini baru akan nempel kuat kalo ke plastik. Jadi, pas awalnya harus pake ekstra tangan bahkan kaki buat nahaninnya buar ga copot sebelum ada lapisan kedua. Hehehe...
Jangan ngebayangin movement aku pas packing ya...
Udah kaya ninja tau nggak! wkwkkwwkk...

Lilit sana lilit sini biar salng nempel ke plastik isolasinya barulah aku tenang dan yakin ga bakan copot. Next time, kalo packing pake isolasi yang bening aja (*noted).



Yippi!!!
Dah siap yang mau di bawa pulang. Ini koper pertama pas aku dateng. Isinya hampir banyakan buku dari pada baju. Jadi aku juga udah siap-siap nambahin duit bagasi ahahhaa...
Tinggal minta stiker "fragile" buat ditempelin ke kardus TVnya deh.

Overall, ini gampang banget.
Dan FYI, barang udah sampe degan selamat dan udah dipake nonton buat di kamar hehee...
Mayaaaan...

Coba hitung, hemat berapa kita dibanding ongkos packing kayunya???hihiii...
 Semoga bermanfaat yaaa...


Read more »
Yang Selalu Ada Di Dalam Tasku

Yang Selalu Ada Di Dalam Tasku


Selamat pagi! Selamat berhari Minggu!!!
Well, pagi ini aku kebangun karena beragam mimpi aneh dan paling absurd yang pernah aku mimpiin. Karena lagi heboh isu LGBT, sampe mimpiin temenku yang padahal dia manly banget tapi entah tiba-tiba jadi kemimpiin aja. Dicampur lagi sama mimpi ditinggal di kamar berhantu, kayanya kesugesti karena seharian aku ngeliatin kakakku packing, karena dia mau pulang :( dan berasa aku teh udah ditinggalin. Hiks....

Pokoknya segala kecemasan aku yang takut LGBT, yang sedih ditinggalin, malah masuk mimpi dengan cerita yang superrr aneh tadi. Pas pagi liat hape dan baru nyadar, "What?!!! Tanggal 21!!!"

Pertama, aku kaget karena udah mau abis bulan dan aku masih jalan di tempat.
(*nangiiiiiis).
Kedua, tanggal 20 Feb, jam 11.59 wib itu aku ketiduran dan belum sempat posting tulisan ini. 

Awalnya ini tulisan diniatin buat ikut Give Away-nya mbak Waya Komala, tapi ketinggalan huaaaa...
Padahal ya, ini tuh udah pinjem hape kakak buat motoinnya (LOL). Yaudahlah, karena udah dibuat walaupun ga jadi ikut GA mbak Waya, marilah kita share juga. Semoga bisa menginspirasi teman- teman semua, yaaa...

Ayo, aku kasih tau benda-benda yang selalu ada di dalam tas aku. Di atas aku ada kasih nomor untuk benda-benda itu biar gampang aku share-nya. Kalau kamu liat, di sana aku ada sekitaran 16 items kurag lebih. Harusnya sih 17 sama pena yah, tapi itu aku gabungin aja jadi nomor 16 (sepaket lebih murah cyiiin ahhaa).

1.Dompet 
OK, ini layaknya semua orang pasti bawa dompet yaaah. Tapi sebenernya akhir-akhir ini aku agak males bawa dompet ini, karena minggu kemaren SIM aku ilang kayanya jatuh entah di mana. Firasat sih pas ke ATM, mungkin pas buka dompet trus ga sadar jatuh deh :( Makanya ke sini- sini aku udah males bawa ini, langsung aja pake pouch kecil yang muat buat kartu-kartu aja.

2.Kacamata
Yang ini selalu ada di tas. Pernah pas pergi tapi ga bawa kacamata dan hari itu diajak nonton. Rugi banget laaah, sakit mataku berjuang keras liatin segala gerakan di layar, segala warna tajam. Hiksss... Terus juga kalo mau pergi sekarang aku selalu pake dulu itu kacamata, biar ga pusing. Kayanya memang sudah mau ganti lensa deh :( semoga ga nambah minusnya, melainkan jadi berkurang. Amin.

3.Dompet koin
Dompet koin ini malah paling dominan tugasnya dibanding dompet gede yang isi kartu-kartu dan beberapa hal lain itu. Dompet ini praktis banget, jadi modelnya yang ala enci-enci gitu deh. Sama aku suka banget warnanya. Kalo dapet kembalian pecahan buat ongkos juga kumasukinnya ke dompet ini. Hehehe....

4.Face Spray
Setahun belakangan ini aku tuh jadi agak sedikit peduli lah ya dengan kesehatan kulit. Jadi, aku udah ga pernah tinggal lagi bawa face spray yang enak banget buat dibawa kemana-mana. Apalagi aku kan angkoters sejati yah >.< jadi benda ini amat sangat refreshing dan penting banget bagi aku.

5.Minyak kayu putih
Benda yang satu ini juga berguna banget kalo di kondisi tertentu aku pusing karena macet dan mual karena kebanyakan kena angin (maklum suka kebagian duduk deket pintu angkot LOL). Kemarin, ini tuh berguna banget pas aku digigit nyamuk, baru nyadar sekarang intensitas ujan lagi tinggi banget dan nyamuk lagi berkembang biak dengan bahagianya. hahaa...

6.Cairan pembersih tangan

Aku suka banget bawa ini karena praktis. Yah, tu sendiri lah ya,,, kadang pas lagi jalan ada jajan trus aku jajan deh. Ga ribet nyari wastafel atau nyiram aer pake air minum kemasan yang bisa bikin baju basah juga hihii. Ga akan basah juga sih asal ati-ati. Intinya, aku suka yang praktis aja. Jadi, ini juga salah satu benda yang aku andalin.

7.Lipstick
Dulu sih yang dibawa tuh dua (lipen + lipgloss nya). Sekarang nggak, soalnya yang lagi aku pake sekarang udah enak banget ga perlu pake pelembabnya trus juga awet gitu, ga ribet touch up^^.

8.RJLC Vitamin Kulit
Yang ini ku bawa-bawa karena juga ga ngeberatin banget. Kalo aku dalam keadaan tertentu harus mampir ke rumah temen atau rumah keluarga aku bisa pake ini abis cuci muka^^

9.Bedak
Ini juga bedak tabur yang travel size, gampang makenya, teksturnya juga ga berat. So far cocok aja ke aku. Jadi, aku selalu bawa, siapa tau  perlu pake bedak.


10.Notes & Pena 
Ini aku bawa buat jaga-jaga ada sesuatu yang perlu aku tulis dengan cepat. Karena kalo mau buka hape dulu kadang lagi rempong juga ga sempat. Sejauh ini, catatan konvensional ini selalu berguna. Kadang juga kalo mau ninggalin pesan ke tempat percetakan langganan aku, ini juga jadi kertas memo yang worth it ;)


11.Earphone
Sebagai angkoters sejati, ini adalah benda penyelamat kala bosen nunggu macet. Pasang earphone, denger lagu. Beresss...

12.HP 
Yah, ga orang sibuk aja yang perlu bawa ini kemana-mana sekarang. Hampir semua orang pasti bawa HPnya pas pergi. Pertama, biar gampang dihubungin, in case ada sesuatu yang urgent. Kedua, biar ga mati gaya pas lagi sendirian ngapa-ngapain ahhaa. Minimal main game or cek sosmed.

13.Flash Disk
Mungkin ga semua orang bawa ini setiap pergi. Tapi aku selalu bawa karena aku store file penting kerjaan yang harus aku kerjain in case tiba-tiba aku harus nginep di tempat temen or keluarga dan aku punya waktu buat ngelanjutin kerjaan aku, tinggal buka aja file di FD dan pake kompi/ laptop yang ada. Tapi, aku juga udah store semua yang aku perluin di email sih. Yah, FD penting aja pokoknya, minimal bisa transfer file film/drakor/reality show kalo lagi ketemu temen yang punya. hihihii...

14.Power Bank
Bawa smartphone tapi ga bawa power bank sama aja bunuh diri. Karena kebayang dong, paket data jalan terus itu aja udah makan batre. Jadi power bank perlu kalo jalannya deket ih. Kalo jalan jauh aku juga bawa socketnya biar bisa langsung ke colokan.

15.Kaca
Ehmm... karena aku pakenya bedak tabur yang tadi tu. Itu ga ada kacanya, jadilah aku selalu bawa kaca ini deh.

16.USB
Ini hubungannya sama powerbank, colokan, dan HP. Bawa powerbank tanpa USBnya= kurang kerjaan. Hahahaa....


Yeaayy!!!
Itulah benda-benda yang selalu ada di tas aku kalo mau pergi- pergi.
O ya, untuk musim ujan gini sih aku juga nambahin buat bawa payung Jadi sekarang-sekarang ini, payung selalu aku bawa juga. Nasib dong, kalo angkoters ga bawa payung di musim ujan. Hihiihihii

Makasih udah baca ya, semoga bisa menginspirasi kamu buat nambahin beberapa hal pake yang aku list di tas tadi; yang mungkin kamu perluin juga^^

Kalo kamu apa aja isi tasnya? Sharing dong buat referensi aku juga^^
 




Read more »
Pesona Daehan, Minguk, dan Manse, Triplet dalam The Return of Superman

Pesona Daehan, Minguk, dan Manse, Triplet dalam The Return of Superman

Lucu bangeet^^ ini mereka ikut syuting di film papanya :D

Halo, semua!!!
Sekarang lagi ujan gede banget di sini. Seharian ini ga kemana-mana karena ujan emang ga ada berentinya, ditambah kebetulan juga ga ada kegiatan yang mengharuskan kemana-mana ahahaa...
Ujan-ujan gini enaknya nyemil sambil nonton reality show korea tuh :D
Kalian penggemar program-program begitu nggak?
Kalau aku akhir-akhir ini lagi sukaaaa banget sama salah satu reality show punya KBS yang "The Return of Superman".

Awalnya sih udah ga terlalu kecanduan drakor (baca: drama korea) dan program reality show korea lagi sih. Terakhir jaman kuliah dulu hehee... Beberapa program yang masih kuinget itu ada yang judulnya "sweet potato", "running man", dan "brefoot friend". Ada juga yang lain sih, tapi cuma itu yang masih kuinget judul lengkapnya. LOL
Untuk drakor sih, aku juga bukan tipe yang nungguin banget tiap episode gitu. Aku lebih milih yang movie, atau drakor yang udah komplit aja semua episodenya.

Alasannya sih simple: GA MAU PENASARAN
Haahahahaa...

Aku juga bukan tipe yang menghapal/ keinget sama detail ya. So, kalo ada yang bilang, "liat ga tadi ekspresi -matanya- ?" aku cuma bisa mesem-mesem alias ga tau mau bilang apa. Ekspresi mata??? What?!!! Ekspresi aja secaara keseluruhan belum tentu membekas buat aku inget apalagi ekspresi mata. (*nangisss). Karena aku cuma penikmat aja, jadi nonton dan selesai sampe bilang -bagus, ga bagus. Ada scene yang aku mungkin inget karena aku memperhatikan alur. Tapi kalo detail kecil-kecil kaya ekspresi, ekspresi mata, lirikan, senyuman, kerlingan, what else??? Please, help me out! LOL

Yang ada aku jadi ga fokus sama isi cerita itu wkwkkwkwwkkk.

Yah, orang kan macem- macem yah. Karakterku, ya begini lah :D

Nah, balik lagi soal program reality show "The Return of Superman" ini, aku termasuk penonton yang telatsih, karena udah sampe episode 60an aku baru mulai nonton. Awalnya, karena rame teman-teman ngomongin si triplet. Terus suka liat ming guk dijadiin DP di BBM gitu. Pas liat: "waaah,,, lucuuuu (*amazed)..!!!"

Abis itu baru deh cari tau apaan sih, dan aku pertama kali jatuh cinta bukan sama ming guk yang katanya imut itu. Aku suka Man Se ^^ sooo random and a free man hahaha kaya aku banget lah :P
Trus pesona Prince-nya itu jug ehemmm,,, kecil aja gitu ya, pakabar kalo udah gede, Nak. wkwkwk.

Ceritanya jadi anak homeless gitu... ga sabar pengen nonton^^
Alhasil, setelah ngepoin beberapa artikel dan liat episode mereka di pertengahan itu, aku mulai nonton maraton ngejer sampe episode 100an waktu itu,. Setelah itu mulai setia nungguin update tiap minggu deh hihihii... Kenapa mereka bisa begitu mempesona para penggemarnya? dan para emak-emak yang tiba-tiba bercita-cita pengen punya anak kembar (*ngomongin diri sendiri ahhaha)???

Saya pribadi sih suka karena dalam reality show ini: BENERAN REALITY. Jadi papa para anak ini ga dibantu sama "uncle Dino" alias para cameraman dan videographer-nya. Salut deh, beneran selama 2 hari bersama tanpa mama :) dan  mereka beneran SUPERman!!!

Ada banyak banget cara parenting  yang bisa dipelajari dalam tayangan ini. Model reward and punishment yang sederhana tapi terbukti nyata. Suka juga pas si kembar anaknya Hwi Jae yang saling sayang. Kebayang dong, sedari kecil karakter mereka sudah terbentuk begitu baik. Nah, para emak dan bapak bisa banyak belajar dari sini. Bagus deh, recommended banget buat ditonton bareng.

Udahlah ya, bagusnya mah langsung nonton aja deh. Beneran. Udah. ahhaa...
Parentingnya sukaaaa banget, trus ada banyak item yang bisa dilirik looh, banyak yang masih belum hits di Indonesia tapi kayanya perlu kita punya deh. Kaya yang di pake suaminya Eugene. Sttt... keluarga Eugene ini baru 2 episode jalan loooh.... Kayanya mereka yang akan menggantikan keluarga Song si triplet ini (*syeeedih).

Dae Han, Ming Guk, dan Man Se akan tampil di episode terakhir mereka, episode 116. Karena appa Song lagi ada proyek film gitu, lagian mereka udah gede juga sih biar ga terlalu jadi konsumsi publik lah yaaa... Ini nih bagusnya program mereka ga pake season ke sekian hehehe.
Aku masih nungguin itu, belum rilis yang ada subtitlenya hehee...

Yaaah, penggemar sedih deh. Tapi ga apa-apa, masih ada banyak baby dan appa mereka yang bisa kita lirik parenting stylenya. Aku sih juga sekalian nyatetin -must have items- buat baby kita nantiiii :)

Nih, liat muka imut triplet dulu yukkk,,,, biar terus terkenang hehehe ^^

Pas nonton episode pertama kali Dae Han make kacamata tuh edih, karena dia masih kecil. tapi sekaligus salut sama Song appa yang aware banget sama pergerakan anaknya. SUPERMAN!!!

Ini mereka masih unyuuu bangettt ...

Ini mereka sekarang, dah gede banget yaaa :* uri triplet :*

Man Se kuuuuu :* unyuuuuuu...

OK!
Fix kamu unyuuuu :* (langsung ga bisa ngerjain yang lain ahahhaaa)





Read more »
Penyebab Tidak Nyenyak dan Susah Tidur

Penyebab Tidak Nyenyak dan Susah Tidur

Hoaaahhhmmm,,,,
Jam 8 malem aku udah beberapa kali menguap. Rasanya ngantuk dan penat sekali karena beberapa hari belakangan ini rasanya susah tidur. Kalaupun berhasil tidur, itupun ga nyenyak 😢😢

Kenapa ya itu bisa terjadi?
Apa sih penyebabnya?

Ditambah lagi, anehnya itu setiap setelah subuh (sejak beberapa bulan belakangan ini, suka kesiangan x_x) baru bisa tidur lagi dan baru bisa ngerasa nyenyak. Tidurnya bisa lumayan lama looh. Sampe jam 9 atau jam 10 pagi!!!

Parah banget kan? Dipatok ayam deh rejeki nya (nangis bombay)

cara agar tidur nyenyak
foto by google


Apa sih yang membuat tidur kita suka ga nyenyak???
1. Itu bisa aja karena suhu kamar yang terlalu panas. Biasanya kalo udah musim kemarau, biar malem pun suka keringetan kalo tidur (buat yang ga pake AC loh yaaa...). Yang pake kipas??? udah deh, kipasan malem ini, besok ga nyenyak tidur kadung  masuk angin ahahahhaa... Serba salah dong jadinya. Caranya, kalo udah pake AC ya tinggal disesuaikan biar ga terlalu panas atau juga terlalu dingin, nanti malah kebangun gegara menggigil. Kalo yang pake kipas angin, coba atur itu arah angin berotasi ke segala penjur alias ga langsung kena badan kamu. Bisa diatur berputar, atau di arahkan ke dinding aja biar ga langsung kena tubuh deh pokoknya.


2. Makan terlalu larut. Bakalan susah tidur dong kalo perutnya begah masih abis makan banget. So, pastiin kamu udah beres makan minimal satu jam sebelum waktu tidur kamu. Ini akan sangat membantu  biar pas mau tidur kamu ga ngerasa sesak di perut. Jadi, kamu bisa tidur dengan nyenyak deh:*
  

3.  Ngerjain sesuatu di tempat tidur. Jangan bawa-bawa kerjaan ke tempat tidur! Makanya aku selalu suka ngerjain kerjaan- apapun itu (tugas kampus, nulis data customer, or sekedar ngetik, dll) di meja kerja. Kalo udah sampe kasur, say no buat kerjaan karena kamu akan selalu terganggu dan ga fokus buat tidur. Jadinya malah ngelanjutin kerjaan deh dengan dalih "aah, dikit lagi lah". Trus, ga berasa waktu udah lewat tengah malam, dan otak udah terlanjut running. Kapan masuk waktu rileksnya???


4. Kamar terang benderang. Untuk yang ini sih ga bisa disamaratakan ya... karena tiap orang beda-beda. Ada yang lebih suka tidur dan nyaman dalam kondisi terang alias lampu nyala, tapi ada juga yang sebaliknya. Buat info aja (udah banyak di- share juga sih di laman lain), bahwa tidur dengan mematikan lampu atau keadaan gelap itu dapat membantu syaraf-syaraf pada tubuh menjadi tenang dan istiraht menjadi lebih berkualitas. Begitu menurut penelitiannya. Aku sendiri sih lebih memilih tidur dalam gelap, walaupun juga ga dalam artian harus. Kalau ada kondisi di mana saya harus bergabung dan partner ga bisa tidur gelap-gelapan, saya juga tetap bisa tidur kok,  asal ada selimut aja. Hihihiii...


5. ngotak-ngatik HP. Stop it unless you want to stay up! Yang satu ini aku sendiri juga suka sulit ngontrolnya. Masih suk aliat hape padahal udah di kasur. Liat-liat timeline, intip-intip akun idola ku si mamak gardam ahhaa... Eh, pas liat jam udah dini hari aja x_x kurasa inilah penyebab utama masalahku akhir-akhir ini.


Daaaan tau ga sih???
Menurut sebuah penelitian mendapati bahwa 10 dari 8 orang ternyata sering membawa ponsel ketika hendak tidur. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena seseorang akan sering merasa was-was dan selalu ingin mengecek notifikasi yang masuk di ponsel mereka, tentu saja tanpa anda sadari hal ini akan mengganggu kualitas tidur anda.

Banyak orang yang mengeluhkan sakit kepala dan pusing setiap kali memainkan ponsel menjelang tidur, hal ini tidak terlepas dari pengaruh cahaya ponsel yang terlalu terang sehingga memaksa mata untuk bekerja lebih ekstra. Selain itu cahaya ponsel juga dapat merangsang sel-sel di retina daerah di belakang mata yang mentransmisikan pesan ke otak untuk bekerja lebih keras.

Cahaya yang di hasilkan oleh handphone, tablet dan alat elektronik lainya banyak mengandung unsur ber warna biru sehingga otak akan terstimulasi. Selain itu "Pigmen melanopsis, saraf yang terdapat di retina mata sangat sensitif terhadap paparan warna biru. Hal inilah yang membuat kita lebih tertarik mengecek pemberitahuan di ponsel dibandingkan membaca buku. Sebenarnya layar TV dan laptop juga mengandung unsur warna biru yang dominan, meski pengaruhnya tidak sedahsyat cahaya dari layar ponsel.(kutipan langsung)


Ga main-main ya ternyata efeknya main hape sebelum tidur itu. Hiiiiyyy...
Yuk, sama-sama belajar hidup sehat. Matiin hape sekarang!
Oke, bye! laptop juga ada radiasinya, mau dimatiin dulu. hahahhaa....
 Thank you for reading yaa... Good night :*
Read more »
Oleh-oleh Sejuta Berkah dari Scientific Meeting IV

Oleh-oleh Sejuta Berkah dari Scientific Meeting IV



Apa itu Scientific Meeting?

Saya sendiri memang tak asing dengan judul kegiatan ini. Tahun sebelumnya para awardees BU dan BPPDN juga menerima undangan untuk hadir pada acara SM (Scientific Meeting) III yang diselenggaraan di Universitas Hasanuddin, Makassar. Sayangnya, kala itu saya tidak bisa ikut bergabung dengan teman- teman awardees dari UPI yang berangkat ke sana. 

Tahun ini, SM IV diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jakarta berkolaborasi dengan Universitas Indonesia dengan venue acara dan kepanitiaan yg di-handle oleh teman-teman dari UI, Depok.

Awal mulanya, saya memang sudah menandai jadwal acara ini di agenda- berencana untuk hadir dan bersilaturahim dengan teman-teman awardees dari penjuru Indonesia yang tergabung dalam PPBU (Perkumpulan Penerima Beasiswa Unggulan) Nasional ini. Tapi karena beberapa hal akhirnya terpaksa melewatkan jadwal mendaftarnya. Kebayang kan? di tengah huru-hara keuangan ahhaa...
Tapi namanya niat, akhirnya ada aja jalan Allah buat mengabulkan keinginan luhur ini (*eaaaa).
Akhirnya, saya tetap berangkat sebagai perwakilan awardee BPPDN 2013 UPI. Dengan mengemban misi dan mengantongi beberapa pertanyaan krusial untuk dikedepankan dalam forum demi menjawah kegalauan hati (Apaa siiihhh?? LOL).

Sampe di sana gimana???
Seru banget, biar pun cuma stay sebentar, kita jadi punya banyak sodara seperjuangan yang rata-rata juga anak perantau, pemimpi yang bercita-cita mulia (sorry, banyak lebay-nya :D lagi mabok keasyikan senam jari di keyboard hahahhaa). Keep enjoy baca aja yah...

Acara forum resmi dibuka oleh ketua, disambung sambutan- sambutan dari dosen inspirator. Lanjut lagi dengan agenda inti berinteraksi dengan perwakilan DIKTI langsung dan di sana lah pertanyaan titipan dari para awardee dikemukakan dan dibahas dengan gamblang. Acara berlangsung kondusif bahkan kami dibuat terkesima dengan cerita inspirasi serta sesi berbagi tips and trik mengajar mahasiswa dari salah satu dosen UI. Bagian paling kusuka adalah saat Prof. Raldi menceritakan tentang penemuannya berupa inkubator portable yang jelas disebarkan untuk dipinjamkan secara gratis ke seluruh Indonesia dengan sistem yang sangat apik (ada mekanisme mendaftar sukarelawan untuk tiap daerah).

Tentang inkubator portable gratis ini selalu terngiang sampe sekarang. Malah menjadi cita-citaku, semoga insyaAllah suatu saat nanti akupun bisa mendaftar menjadi sukarelawan inkubator untuk daerahku. Ada syarat khusus untuk bisa menjadi relawan, salah satunya adalah merdeka finansial, karena ini sifatnya sosial, maka diharapkan ruh berbagi tetap terjaga. Harapannya tidak ada unsur politik dalam arti megambil keuntungan dalam hal ini. Suatu sistem yang menurutku super sekali dirumuskan. Aku benar-benar terpesona waktu Prof. Raldi juga menampilan keahliannya bermain gitar klasik dengan mata ditutup. Dari beliau juga saya menjadi sangat gemar bersosial media (untuk keperluan bersosialisasi, hobby seperti menulis ini, bahkan untuk mengembangkan bisnis yang tengah saya tekuni). Bapak dosen fakultas teknik UI ini, sangat aktif menulis di blognya, juga bersosialisasi di jaringan dunia maya lainnya; menggunakannya dengan sangat efektif menurut pendapatku. Aku juga mau jadi pengajar yang terus up to date dan tak terbatas dalam mengekspresikan diri dari hobby. Menjadi pribadi yang keren seperti bapak ^^.

Aiiih, baru di hari pertama saja aku sudah menemukan panutan lagi. Berkah ikut SM IV ini juga terus terasa hingga sekarang loh, tali silaturahim terus terjalin karena adanya sosial media. Kami masih terus berkomunikasi dalam naungan grup sebuah aplikasi mobile; saling berbagi info dan berita lainnya. Kalaupun ada pertanyaan seputar pendidikan, seperti berbagi info referensi jurnal pun tetap bisa berlangsung. Indahnya silaturahmi.

Udah hampir satu tahun berlalu dan aku masih ada hutang untuk mengunggah foto dokumentasi yang sempat terekam di kameraku. Sayang, aku masih belum bisa ahhaa...
Sabar ya, teman...
segera insyaallah,, semoga koneksi unggah video tidak terlalu berat lagi ahhahaa...


Sampai di sini saja ceritaku, masih ada banyak kegiatan lainnya sebenarnya. Tapi yang mau kurangkum adalah: Pergi bersilaturahmi itu memang selalu menyenangkan :)



Read more »
Cara Menulis Artikel dengan System APA dan Harvard

Cara Menulis Artikel dengan System APA dan Harvard

Silahkan klik judul artikel di bawah ini yang dapat membantu tambahan literatur Anda. Artikel- artikel ini beberapa sudah dipublikasikan dan beberapa belum dipublikasikan. Harap mengutip dengan aturan yang tepat dan benar baik untuk artikel yang telah dan atau belum dipublikasi.

Mengutip dengan salah termasuk dalam perbuatan plagiat yang nantinya dapat berujung pada sanksi hukum, moral, bahkan agama. Hal ini sebagaimana dikutip dalam buku pedoman penulisan karya ilmiah terbitan Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2013 (hal.38- 39),
"Plagiarisme adalah penggunaan kata- kata atau gagasan orang lain seolah- olah kata- kata atau gagasan itu milik penulis, atau digunakannya hasil karya orang lain tanpa memberi kredit kepada sumber aslinya (Thody, 2006, hlm. 226, lihat juga Burton, 2002, Kamler dan Thomson, 2006). Plagiarisme, seperti dikatakan oleh THody (2006), tidak etis dan menyalahi hukum mengenai hak cipta. Plagiarisme juga merupakan pelanggaran yang serius dalam dunia akademik (Burton, 2002, hlm. 10)."

Untuk mengutip referensi dapat merujuk pada aturan sistem APA maupun sistem Harvard.

  1. Berikut sistem aturan penulisan referensi APA terbaru, dapat Anda pelajari melalui tautan resminya DISINI
  2. Ataupun sistem penulisan referensi berdasarkan sistem Harvard juga dapat Anda pelajari pada tautan INI

Berikut daftar judul artikel sebagai referensi tulisan Anda:
  1. What did They Say about Their Reading Material?
  2. Senior High Students' Psychological Problems in Speaking English as Foreign Language
  3. Is Implicature Important?
Read more »
Bride -wonna be- Story: Persiapan Pernikahan (Part 2)

Bride -wonna be- Story: Persiapan Pernikahan (Part 2)


Design Pelaminan
Pelaminan ini adalah panggungnya raja dan ratu sehari. Buat aku sih penting banget :D
Di atas pelaminan ini hampir semua tamu undangan mau berbagi kebahagiaan dan doa restunya dengan berfoto bersama pengantin. So, tema dan susunan yang apik nan menarik perlu dooong.
Anggaplah ini adalah background buat foto-foto.

Sekarang ada banyak vendor yang menyediakan jasa sewa pelaminan yang bervariasi. Kamu tinggal pilih yang sesuai dengan maumu dan budget tentunya ehhehe...
Mencari vendor sewa ini pun ga susah lagi di jaman sekarang. INSTAGRAM  menjadi salah satu mesin telusur yang saya rekomendasiin. Tinggal pake tage (tanda pagar alias hashtag #) kamu ketik aja yang mau kamu cari, bahkan bisa sama nama lokasi tempat tinggalmu juga loh :)

Di instagram, kamu seperti liat katalog produk mereka, bisa liat review dari pengguna lainnya juga. Pokoknya cukup memudahkan lah^^


Make-up Artist
Sering denger MuA??? Make-up Artist? Okay, berarti kalian semua "gawl" hehee.. nggak ih becanda. MuA alias Make-up Artist alias perias, biasanya di kampung bilangnya "salon" padahal yang dirujuk adalah tukang riasnya hehehe..
Kalo di kampungku, kita suka pake kata salo dengan redaksi begini:

"Sudah dapat salon buat acara nanti?"
"Pake salon si A aja, bagus itu riasannya."

So, kata "salon" di sini merujuk pada perias atau dalam bahasa jaman sekarang MuA (Make-up Artist). Beberapa teman mungkin udah tau, tapi saya merasa ga semuanya tau betul kata "Artist" di sini. Maaf, bukannya menyepelekan, tapi karena saya belajar tentang ilmu bahasa, saya sih merujuknya ke budaya bahasa kita.

Coba deh, kalo denger kata "artis" biasanya kita merujuk ke bintang film, bintang iklan, atau katakanlah idola yang sering tampil di layar kaca alias public figure dalam dunia hiburan. Nah, karena konsep artis dalam kebiasaan kita itu begitu adanya, saya sih ga heran kalau ada beberapa teman yang mengartikan kata Make-up Artist itu sebagai orang yang merias para artis. Padahal, maksud kata MuA itu adalah sama saja dengan perias. Artist di sini maksudnya dalah seniman, jadi Maku-up Artist adalah seniman dalam bilang merias atau sama saja dengan perias kan???

Yah, pengaruh MEA dan jaman global kayanya memang perlu penggunaan istilah MuA untuk pemasaran, karena jaman sekarang targetnya lebih luas :) Boleh jadi hal itu diguankan karena ada calon pelanggan para MuA yang berbahasa Inggris, atau juga demi memudahkan mereka terindeks daam pencarian dalam mesin penelusuran internet dengan kata kunci mengglobal begitu.

So, semoga paham yaa...
Jangan sampe hanya ada kata "Artist" kita jadi serta merta asal tarik menggunakan layanan untuk momen ONCE IN LIFE kita. Memilih perias atau MuA sangat penting untuk hari pernikahan ini. Ga mau dong kalo ternyata nanti hasilnya tidak sesuai yang diharapakan???
Sudah banyak pengalaman dari pengatin-pengantin terdahulu yang menyesal karena kurang cermat memercayakan soal riasan ini.

Selain memercayakan riasan hari pernikahan kita pada ahlinya, kita juga perlu menjaga kesehatan kulit kita. Hal ini akan sangat membantu tentunya. Sehebat apapun kekuatan concealer alias dempul tetap akan beda sama yang dipake tipis^^
Jadi kalo kulit kita sehat, minimal bersih dari komedo, pori-pori kecil, trus ga banya blemish atau noda hitam bekas jerawat, akan lebih natural hasil make-up nya. Karena dipake tipis dan ga kerja keras mbak periasnya nutupin pake make-up ^^ Hasilnya, make-up optimal, lebih natural, dan glowing deh^^

Inget yah, make-up adalah salah satu cara untuk memberikan tambahan pada wajah, dengan menambah warna, shading, dll. Sementara, kulit kita layak kanvas tempat semua produk make-up itu diaplikasikan, jadi kalo kanvasnya kotor, harus kerja keras nutupinnya dulu baru bisa dihias, diwarna-warna :) Ngertikan maksudnya...

Jauh-jauh hari, coba rawat kulitmu, dan jadikan itu kebiasaan hidup biar kulitnya terus sehat dan cantik. Bermacam produk kesehatn kulit itu ditawarkan, semua itu cocok-cocokan yaa.
Kita ga bisa memukul rata sebuah pernyataan kalo belum pernah ada riset ilmiahnya.
Produk A belum tentu cocok sama saya, begitu juga produk B yang cocok sama saya belum tentu oke buat kamu. Intinya kita harus kenali jenis kulit masing-masing, dengan begitu barulah kita bisa menentukan jenis kosmetik apa yang kita perlukan.

Yang pasti! PASTIKAN TIDAK MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA yaa...
Harus pintar baca komposisi kandungan bahan, harus kritis cek ke BPOM, jangan sampe malah jadi jebakan. Be smart Bride wonna be yaaa :*


Photographer & Videographer
Ini yang terakhir dalam daftar persiapan versi saya. Tukang foto alias photographer bahasa kerennya, dama yang memvideokan alias tukan video hhaha (ini bahasa gampangnya yah, biar bermakna tulisan ini mudah dimengerti)^^

Beliau-beliau inilah yang juga berperan penting dalam acara pernikahan kita nanti. Simple tapi Past tense! ahhaha LOL. Penting buat memercyakan kedua hal ini pada orang/ tim yang tepat, karena setiap momen dalam acara kita nantinya itulah yang menjadi dokumentasi yang akan terus kita putar :) Saya sendiri pernah mengalami sesi foto yang NGGAK BANGET!!!

Saya sih bukan professional ya dalam dunia photograpy, tapi setidaknya tahu beberapa aturan dasar pengoperasian serta editing hasilnya. Ada vendor foto yang cukup terkenal di daerah saya, karena waktu yang buru-buru, kamipun memercayaan studio foto tersebut untuk mendokumentasikan beberapa foto indoor. Sampai proses pemotretan selesai, kami memilih foto yang ingin dicetak dan semuanya lumayan OK. Tapi ketika jadi hasilnya, editing yang dilakukan pihak studio foto itu Whooaaaaa.......... bikin pengen nangis banget lah!:'(

Cropping dan editing backgroundnya itu... BIG NO NO!!!

Dan sebelnya itu, kita ga boleh minta file mentah yang belum di crop dan dilakukan editing lainnya itu dengan alasan itu milik studio. BETE nggak tuh??? Ado foto yang menurut saya croppingnya ga pas jadi saya mau ambil file aslinya, tapi ga dikasih. Padahal kita bayar mahal loooh....

Nah, belajar dari pengalaman saya ini, kayanya penting buat teman-teman memastikan penentuan photographer dan videographer ini. Serta pastikan bahwa ada perjanjian yang membolehkan kamu memiliki segala jenis file yang berhasil mereka dokumentasikan itu (pokoknya bisa-bisa lah). Ini buat antisipasi kalau ada hal yang kurang maksimal dari pekerjaan mereka. Tapi, kalo kalian sudah memilih yang terbaik, makan hasilnya pasti memuaskan :)

-------------------

Itulah beberapa hal yang menurut saya penting untuk dipertimbangkan :)
Masih ada beberapa pernak-pernik lainnya yang juga menjadi bahasan blog yang mengulas persiapan pernikahan, seperti seragam keluarga, dll. Kalo saya pribadi sih, inilah hal pokoknya.
Semoga bermanfaatnya.


Catatan:
Sebenernya, disamping kesukacitaan menyiapkan pernak-pernik ini, kadang ada kalanya calon pengantin akan mengalami masa jenuh dan stress. hal itu bisa jadi karena adanya intervensi atau kerjaan lain yang membuat urusan menyenangkan ini menjadi sedikit ribet.
(aalaaah... ribet banget aku bilangnya yah ahhaa)

Maksudnya:
Kita ga benar-benar punya waktu full untuk mengurusnya karena masih ada konsen di pekerjaan lain (bisa kantor, studi, dll). Nah, ketika semua menumpuk dan waktu terus berjalan, sementara desakan dari pihak lain yang terus mempertanyakan progress pernik yang kita urus, whooaaa itu rasanya HAHAHAHA.
Read more »
Bride -wonna be- Story: Persiapan Pernikahan (Part 1)

Bride -wonna be- Story: Persiapan Pernikahan (Part 1)

Ciyeee yang lagi mau siap-siap nikahan (LOL)

OK, kalo kalian adalah para "Bride wonna be" alias calon pengantin wanita, kalian berkunjung ke blog yang tepat. Hhahaha...

Pernikahan adalah salah satu bentuk ibadah (menurut agamaku, yaahh... *feel free to believe) sekaligus juga sebuah gerbang bentuk perjalanan hidup yang baru. Ini mah sebenernya standar lah yaa... Temen-temen pasti udah jauh lebih tau dong.

Intinya:
Kamu akan hidup berdua dengan orang yang (InsyaAllah) menjadi yang terakhir untuk selamanya^^ (ciyeeee... Aaaamiiiiin)

Ada beberapa hal penting banget buat kalian perhatiin selama persiapan menuju hari berbahagia itu. Ini tips dari saya (sesuai pengalaman pribadi aja sih yaa..) yang mungkin bisa menjadi tambahan referensi :) Aku list hal yang menurutku kdang suka kelupaan atau disepelein hihii...


Tentukan "Penasehat"mu
Iya, penasehat di sini maksudnya sesorang dimana kamu bisa berbagi baik sekadar cerita atau bahkan nanya pendapat. Selain keluarga intimu (Ibu, Ayah, Saudara Kandung) tentunya, karena bagaimanapun seorang teman akan menjadi pilihan yang OK buat sekadar sharing. 

Terkadang keluarga kita sudah sangat sibuk dan sama nervous-nya dengan kita dalam persiapan acara pernikahan itu (apalagi kalo itu dalah pengalaman pertama dalam keluarga, alias pernikahan si Sulung). wuiih,,, mungkin Ibu kita juga bahkan punya tempat curhat atau tempat nanya-nanya sendiri. nah, kita juga perlu menentukan seorang teman untuk itu.

Pastiin teman yang kamu pilih itu bukan yang ember dan rempong. Kan berabe kalo belum apa-apa udah rame berita seantereo. Alih-alih berbagi biar ga pusing sendiri malah bakal nambah pusing kalo temen kepercayaan ini malah rempong. Kebayangkan kalo papasan sama orang-orang trus dah pada rame aja... Pusing deh Barbie antara bahagia sambil deg-degan ahhahaa

Sebenernya bukan masalah besar juga sih kalo orang jadi rame tau. Kan nanti biasanya suka didoain yang baik-baik tuh, kaya:

"Waaah,, mau nikah ya. Alhamdulillah. Semoga lancar yaaa..."
"Akhirnya, ditunggu ya undangannya."
"Sama siapa? aih,, ga disangka udah mau nikah aja."
"Asiik, siapa sih calonnya? aku kenal ga?"
"Orang mana? Kerja dimana? kok bisa ketemu?"
"Waah,,, enaknyaaaa."

OK. Sampe pertanyaan ketiga dan seterusnya itu sebenernya bukan hal gede yang bisa dibilang masalah. Tapi kebayang aja kan setiap ketemu jadi kaya wawancara (LOL), tenang pengganti press conference nanti ada undangannya kok. hahahaa...
Poinnya adalah soundingnya nanti kalo persiapan udah 70-80% lah yaa...
So, penting banget teman berbagi kita seide soal ini. Klop deh!


Perawatan Tubuh 
Yang kedua ini bukan hal yang khusus silakuin kalo lagi persiapan pernikahan aja. Perawatan tubuh harus selalu dilakuin dong. Nah, tapi karena kita akan menghadapi sebuah momen ONCE IN LIFE (Aaaamiiiiin) perlu lah perawatan yang lebih intens biar nanti pas acara makin fresh.

Biasanya biar hasilnya optimal, kamu bisa mulai minimal dari 3 bulan sebelumnya.
Karena perawatan yang baik dengan kosmetik yang aman dan baik juga ga serta merta ngasih hasil yang instan. Hati-hati ya kalo ada yang nawarin produk instan. Harus lebih cermat melihat, membaca,dll biar aman dan senantiasa sehat. Inti dari perawatan yang silakukan ini agar kita semakin fresh, dalam artian kulit sehat, fresh, badan fit, dsb.

Sstttt...
Kalo mau tanya produk kosmetik sehat yang kupake, coba liat banner ungu di sebelah kanan atas ini ya ;) Feel free to ask! Dengan senang hati bakal saya bagi semua rahasianya ;)
Yuk, jaga kesehatan dan kecantikan alami kita^^

 
Undangan
 Ini adalah salah satu kerjaan yang kayanya masih bisa kita handle sebagai calon pengantin. Mungkin kalo yang udah menunjuk sebuah WO bisa aman aja sih tinggal konsultasi dan sampein design serta tema sesuai maunya, trus WO yang beresin deh.
Nah, tapi kalo buat yang semua acaranya dikonsep sendiri, kamu bisa bantu keluargamu untuk persiapan acara dengan mengurus perihal undangan ini.
Ga sulit kok!
Jaman global gini segala info bisa didapat lewat internet. Tinggal ketik aja kata kunci yang kamu mau di mesin penelusuran (google, dsb) semua udah tersedia.

Hihiii...
Kemudahan akses info ini juga sih yang ngebuat aku ngeblog. Yup! sebagai rasa terima kasihku sama para blogger aktif yang suka berbagi itu sekaligus media buat nyalurin hobi nulisku (yah, walaupun masih belum bagus-bagus amat^^)

Balik lagi soal undangan, kamu bisa intip macam-macam design yang kamu mau.
Bahkan ada website yang menyediakan template undangan yag bisa kamu download gratis.
coba yang ini ahandcraftedwedding.com Web ini nyediain tempale undangan yang bisa kamu download gratis, juga sama jenis font yang dipake dalam design itu. Pokoknya komplit deh!

Ada juga website vendor pernikahan lain yang menyediakan layanan design gratis secara online. Jadi, kamu bisa upload foto yang kamu mau dan ketik sendiri isi undangannya. Gampang deh.

Selain membantu urusan persiapan lainnya, ngurus undangan ini juga bisa membantu kamu relax.
Bagi aku sih yah gitu, karena ngerasa seneng aja bisa nentuin desain yang disuka secara langsung^^


Souvenir
Di beberapa tempat di Indonesia ini, souvenir bukan hal yang tabu lagi. Dalam berbagai acara pernikahan, tuan rumah biasanya menyediakan souvenir untuk para tamu undangannya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kehadiran para tamu tersebut.

Memilih souvenir ini sama halnya kaya undangan sebenarnya. Kamu bisa ilih yang gampang dengan menyerahkan urusan ini dengan WO (Wedding Organizer) profesional kepercayaanmu atau langsung terjun sendiri untuk mengurusnya.

Karena hakekatnya souvenir adalah bentuk ungkapan terima kasih atas kedatangan para tamu undangan, jadi jangan sampe esensinya bergeser. Jangan sampe terpengaruh karena gengsi atau gaya-gayaan. Biasanya kita menyesuaikan budget, tema, dan tujuan. Jadi, ga harus mahal, tapi tulus itu aja. Biar aja anjing menggonggong kafilah tetap berlalu... (eaaa...)

Toh, ga ada ini juga, ga membatalkan akad nikah Hihhiiii....
Tapi tetap kan yah, pernikahan lebih seringnya sebagai bentuk syukur keluarga, jadi tamu undangannya banyak kenalan keluarga, teman kita yah paling beberapa dan kalaupun semua diundang, ga semuanya bisa berkesempatan dateng. So tetap aja tamunya banyakan temen ayah atau ibu hihii... Ini yang kadang membuat pilihan sedikit banyak filternya.

Good luck, deh! Just enjoy the moment yaaa...


Kostum
Kostum atau pakaian yang akan dikenakan pada saat akad nikah dan resepsi biasanya menjadi hal yang diputuskan oleh calon pengantin. Ini seru, karena kamu bisa bereksplorasi dengan penampilan kamu nanti. Tapi, semua kegiatan seru ini akan disaring dengan banyak pertimbangan layaknya yang kita sebut di bagian souvenir tadi. So, bijaklah untuk ini!

Biasanya di daerah tertentu sudah ada pakaian adat yang memang selalu digunakan dalam upacara pernikahan. Untuk ini, berarti pemilihan sedikit mudah, karena kita tinggal menentukan warna yang diinginkan dan aksesoris tambahan saja. Berbeda dengan tempat domisili sementaraku sekarang, yang lebih ke modern design, jadi para calon pengantin biasanya akan membuat kostum sendiri yang mereka inginkan, biasanya lebih ke kebaya modern (custom-made).

Untunglah, di tempatku sendiri ada pakaian adat yang memang dipakai untuk acara resepsi. Di sini bersyukurnya jadi kita ada ciri khas dan semacam tidak ada pengkotk-kotakan lah yaa.. karena semua pengantin pake kostum yang sama (tapi, akhir-akhir ini aku sudah suka liat beberapa design modern). Buat aku pribadi, nanti kalo sampe waktu berbahagiaku, aku mau pake pakaian adat itu hihii..
Semacam mimpi anak wanita kalo liat baju itu dibilangnya baju pengantin. So, kalo pengantin ga pake baju itu, belom jadi pengantin rasanya ahhaha...

Lagian juga inikan momen ONCE IN LIFE. Kapan lagi??? hihii...



---------------------

Masih ada beberapa hal lain yang juga harus kita pertimbangkan loh.
Lanjut baca di Part 2 ya...

Mau istirahat dzuhur dulu ^^

Semoga bermanfaat
Read more »
Nongkrong vs. Belajar

Nongkrong vs. Belajar

"Aku ga bisa belajar kalo sepi,karena nanti malah tidur."
"Kalo rame aku malah ga bisa konsentrasi, dong."
"Rame mah ga belajar aku, sayang ngelewatin momennya."
"Bisa sih belajar sambil kegiatan lainnya. Aku sih OK aja."

Teman- teman termasuk yang mana hayo???
Ini semua tergolong gaya belajar alias learning styles. Setiap orang memiliki gaya belajar masing- masing. Hal ini tentu saja mempengaruhi bagaimana kecenderungan setiap individu dalam memproses materi yang ada dalam keadaan terbaiknya.

Saya sendiri termasuk individu yang memiliki gaya belajar campuran, yakni kinestetik, audio, dan visual. Saya termasuk orang yang kurang maksimal menangkap materi pelajaran kalo suasana sepi.
Bagaimana mengetahui gaya belajar kita?

 Saya sendiri baru memahami gaya belajar saya setelah sekian lama mencoba berbagai keadaan belajar. Semasa proses belajar saat ini, saya menemukan gaya belajar saya campuran lantaran kecenderungan saya seperti kalimat pertama tadi. Saya justeru akan tertidur jika belajar dalam suasana hening alias sepi. Lebih mudah bagi saya memahami suatu bacaaan atau menulis dengan iringan musik dan/ atau sambil menyalakan TV/ memutar video. Sehingga sesekali saya dapat melirik tayangan yang ada atau bahkan sekedar memainkan HP dapat mewakili salah satu gaya belajar saya yang kinestetik. Bahkan, akhir- akhir ini saya punya mainan baru.
Yaitu benang wol!
Alhasil, saya pun belajar sambil sekali- kali berhenti untuk merajut. Benar- benar campuran memang. Saya bukan orang yang akan diam mengerjakan sesuatu jika sendiri. Ada banyak hal yang akan saya lakukan untuk menyelingi jam belajar saya, bisa dikatakan bahwa sebenarnya saya tak punya jam belajar.

WOW!!!

Jangan ditiru ya, Teman- teman hahaa.
Karena memang begitulah cara saya melakukan sesuatu jika sendiri. Bisa saja awalnya saya menulis blog, lalu sembari berpikir memilih- milih kata saya akan menggambar atau mewarnai. Makanya, jangan heran kalau postingan di blog saya sering kali tidak konsisten jumlahnya. Bisa saja saya menulis satu post sehari, namun bisa hanya satu  post selama sebulan. Hohoho

Tapi, berbeda lagi jika melakukan sesuatu secara berkelompok.
Misalnya bekerja bersama tim untuk menghitung ulang jumlah topi yang akan dibagikan pada peserta senam. Saya akan melakukannya dengan serius, tanpa menyelinginya dengan hal lain. Bahkan hanya sekali- sekali saja berbicara menimpali. Jika begitu bentuknya, saya akan menjadi fokus sekali.

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, bahwa saya tidak harus berada dalam situasi senyap atau sepi tanpa suara untuk fokus pada suatu hal. Tidur ditengah hingar bingar musik tetangga yang sedang hajatan pun saya bisa ahahhaa. Belajar pun demikian, saya tidak mempunyai aturan khusus untuk itu. Lebih sering saya menyalakan televisi sebagai teman saya membaca, sesekali saya lirik jika ada info yang ingin saya perhatikan. Selebihnya hanya saya dengarkan saja. Malah terkdang saya bosan dengan hingar bingar televisi yang itu- itu saja, akhirnya saya mendengarkan radio atau playlist dari MP3. Saya juga suka belajar, membaca, menulis, menggambar, mewarnai, atau melakukan kegiatan lainnya sambil nyemil hehehe (yang ini juga jangan ditiru yaaa... nanti gendut dan cute kaya aku LOL). Lebih suka wafer ataupun minuman yang bercita rasa coklat. Mungkin seperti khasiat coklat yang kita tahu bahwa coklat menambah jumlah salahsatu jenis hormon dalam tubuh yang membuat kita merasa rileks alias senang (plus jerawat kalo kebanyakan huhuhuhuu T_T).

Well, bagaimana pun gaya dan cara belajarnya, pastikan kita memahaminya dengan baik, sehingga kita dapat mengatasi efek negatifnya pula (jika ada). Misalnya seperti saya, yang akan lebih produktif melakukan sesuatu dengan hati riang jika ada coklat tadi, atau sambil ditemani teman- teman yang berdendang ria. Hal ini jika terlalu sering diikuti lumayan berpengaruh negatif nantinya alias menimbulkan efek ketergantungan. Jadi seimbangkanlah! Jangan membiarkan gaya dan cara ini menguasai diri kita sehingga kita tak bisa berbuat optimal dengan positif.

Sepertinya memang otak saya sudah cakap memilah hal apa yang menjadi prioritas dan sebagainya.
Jika pekerjaan yang menuntut saya untuk berkordinasi dengan anggota tim lainnya, secara default saya akan bekerja profesional, dengan waktu yang ada dan target yang harus dicapai, maka saya akan sendirinya fokus pada upaya pencapaian target tersebut.

Untuk belajar hari- hari alias kewajiban harian yakni membaca, saya tidak menyediakan waktu khusus. Maka dari itu, saya meyiasatinya dengan membuat rak buku rendah dan dekat dengan tempat tidur saya. Sehingga, setiap saat saya dapat meraihnya sebagai selingan manakala saya sedang melakukan hal lain.

Inilah keuntungan jika kita mulai mengenali gaya belajar kita.
Kita bisa mengatasi alias mencari cara untuk mendukung hal tersebut agar semakin optimal tentunya.
Ayo, kenali gaya dan cara belajar teman- teman!

Nongkrong vs. Belajar??? No problemo!!!

Terima kasih telah membaca^^
Read more »

BloggerHub Indonesia