-->
Serunya Acara 1st Anniversary Palembang Beauty Blogger

Serunya Acara 1st Anniversary Palembang Beauty Blogger


Hari itu tanggal 28 Juli 2018. Adalah hari terakhir cutinya Pak Suami. Hehehe...

Eh, bukan itu ceritanya.
Tanggal 28 Juli itu adalah hari perayaan ultah pertamanya komunitas kami, yaitu Palembang Beauty Blogger (PBB).


Secercah kisah

Setahun yang lalu, para beauty blogger Palembang bertemu di suatu event. Waktu itu aku masih tinggal di Bandung. Kebetulan dalam proses mau pindah balik lagi ke sini, Sumatera Selatan.

Ada undangan untuk datang ke acara bertemakan kecantikan waktu itu. Sebelumnya juga ada namun aku tidak bisa hadir. Nah, akhirnya setelah cari tau siapa aja ya blogger di Palembang ini? Aku pun berkenalan dengan cewek-cewek cantik Palembang.

Kontaknya masih di sosmed waktu itu, dengan Silta dan Bebe.

Ada juga blogger Palembang yang sudah kukenal namanya, karena pas aku lagi nyari-nyari pake hestek #bloggerpalembang gitu, mereka lah yang paling sering muncul. Yaitu Mbak Suzannita dan Mbak Sumarni.

Aku juga pernah ikut giveaway salah satu dari mereka waktu masih di Bandung dulu. Tapi mungkin hadiahnya sampai di kontrakan saat aku sedang tak ada. Hahaha...

Well, long story short, aku janjian ketemuan sama Silta itu karena sama-sama diundang ke even yang aku bisa hadir. Dari sana kita banyak ngobrol soal bikin perkumpulan beauty blogger Palembang.

Sebelumnya, aku lupa juga pas ada acara apa gitu. Aku ngontak Bebe via DM IG. Ini sebelum kenal Silta seingatku. Bebe juga udah pernah ngasih wacana buat bikin perkumpulan itu. Tapi memang realisasinya blom ada.

Maklum, ibu-ibu nih kami berdua. Yang satu mobile PP Bandung-Palembang. Yang satu pengantin baru. Hehee...

Sampai akhirnya setelah ketemu Silta, Mbak Suzan, dan teman-teman lainnya kita mulai ngobrolin ini lagi.

Diinisiasi oleh Silta yang kemudian didaulat sebagai ketua dari PBB ini, perlahan aktivitas PBB dimulai.


Kegiatan Palembang Beauty Blogger


Setelah hadir di event yang mempertemukan kami itu, kami berkumpul membahas agenda untuk PBB.

Dimulai dengan Monthly Challenge.
Tantangan berdandan dengan tema tertentu ini diadakan secara online. Biasanya mengikuti hari besar yang ada di tiap bulannya.





Awalnya member PBB masih sedikit. Dari tim pengurus yang semula hanya berlima, akhirnya bertambah semakin solid.


Logo Palembang Beauty Blogger


Di momen perayaan ulang tahun pertama PBB ini ada sesuatu yang spesial. Yaitu launching logo baru!

Logo sebelumnya adalah yang ini:

Logo pertama PBB

Itulah logo PBB pertama kali. Didesain oleh Mbak Suzannita waktu itu, disela kesibukannya sebagai reporter.

Beruntung sekali di tim pengurus kami punya Mbak Suzan. Hal yang berkaitan desain biasanya beliau cepat tanggap membantu membuatkan. Seperti frame yang dipakai untuk foto monthly challenge di atas tadi.

Beberapanya adalah dari bantuan Mbak Suzan. Kemudian Desti juga.

Logo Baru PBB

Nah, mulai saat ini Palembang Beauty Blogger punya logo baru. Makin gemes ya liat logonya. Honestly, aku belum nanyain ini desain siapa. Jadi aku nggak tau. Hehehe...

Soon nanti aku tanyain ya...


Serunya Acara Anniversary PBB



Tak terasa dari wacana akhirnya menjadi nyata. Terima kasih banget buat Teman-teman di Palembang Beauty Blogger (PBB) ini. Terutama buat tim pengurus yang aktif ribet menyiapkan acara ini.

Maaf ya, daku tidak banyak membantu secara langsung karena stay di Palembang coret. LOL

Yang pasti, PBB selalu di hatiku. Aku bantuin semampu dan sebisaku yaaa gaess...

Asli terharu ini akhirnya ulang tahun. Mana keren banget acaranya. Salut sama Bu Ketupel, Desti. Juga tim super sibuk lainnya, Silta, Mbak Suzan, Eka, Nia, dan semuanya pokoknya. You rock it, girls!

Untuk itu aku memang udah ijin jauh-jauh hari biar bisa hadir at least. Hampir aja meleset juga karena pindah hari nih acaranya. Untung banget karena masih masuk hari terakhir cuti Papanya Faraz.

So, bisa nganterin dan bantu jagain Faraz. Heehehe...

Faraz and Aunty Eka

Acara berlangsung santai dan seru dipandu oleh Eka. Doi emang terampil banget ngebawain acaranya. Jadi ngalir dan natural banget.

Kemudian ga lupa ada sharing penting tentang Cantik Luar Dalam nih. Langsung disampaikan oleh tim dari ZAP. Langsung sama ahlinya, yaitu dokter kecantikan.


Sebelumnya kita kenalan dulu sama ZAP. Ternyata ada banyak perawatan yang disediakan ZAP untuk membuat kulit kita sehat terawat. Teknologi laser yang dipakai oleh ZAP ini terbukti ampuh untum mengatasi masalah kulit pada wanita.

Kita dikasih liat foto ibu-ibu dengan flek yang sangat banyak. Kemudian memudar bahkan hampir hilang setelah beberapa kali perawatan di ZAP.

Hmmm...
Jadi pengen nyobain nih!

Lutfi bertanya pada bu bokter cantik

Lanjut dengan sesi tanya-jawab yang berlangsung ga kalah seru. Karena bu dokternya sangat informatif dan lugas dalam menjawab setiap pertanyaan dari member PBB ini.

Tak lupa ada games seru dengan hadiah-hadiah menarik dari para sponsor acara 1st Anniversary Palembang Beauty Blogger ini.

Ada juga lomba sosial media. Yaitu posting foto dan instastory dengan pose di klinik ZAP.

Ikut meramaikan kuis sosmed

Senengnya itu adalah bisa ketemu teman-teman sehobi. Apalagi kita berbagi hobi kita ini dengan positif melalui tulisan di blog.

Nah, iya mumpung lagi ngomongin Palembang Beauty Blogger nih. Suka ada yang nanya gimana caranya join jadi member PBB.

Caranya adalah follow sosmed kita (IG @palembangbeautyblogger) dan isi form pendaftaran (link di bio). Syarat utamanya adalah suka hal yang berbau beauty dan menulis di blog. Gitu deh.

Kalo nanyanya: aku ga punya blog, gimana?
Ya buat dulu yaa. Gampang kok. Tutorialnya banyak di google.


Ngumpuul. Nambah teman. Nambah sodara.

Rame yaaa kita.
Ada yang udah pernah aku ketemu. Ada juga yang baru pertama ketemu.

Pokoknya jadi nambah sodara. Alhamdulillah.

At the end, ada acara tur ke klinik ZAP juga nih. Sayangnya aku ga bisa ikutan karena harus pamit duluan. Maklum lokasi tinggal di Palembang coret, takut kesorean kejebak macet truk. Hiks.

Padahal pengen banget liat ke dalemnya ZAP. Eh, pas pulang dibawain oleh-oleh juga. Yaa ampuuun, PBB!!! Gimana ga makin sayang coba? :*

Pose dulu mumpung ketupelnya bisa diculik. Hihihi

Selama acara, Faraz di mana???

Untungnya venue acara kami ini di The Little Kanteen. Sebelahnya ada tempat main buat anak-anak.

Betah deh Faraz main di sana sama Papanya. Makasih ya cintakuuu...



Ini sebelum acara mulai, Faraznya udah disuapin makan dulu. Sekalian Papanya juga makan siang di Little Kanteen.

Trus Faraz juga bawa air minum dan cemilan buat main sama Papa.

My boys


Honestly, hati mamanya ternyata terbagi-bagi selama acara. Mikir terus, Faraz masih betah ga ya? Nangis ga ya?

Hahaha...
Kayanya bakal ga bisa sering-sering ikut acara lagi nih. Sampe doi cukup besar untuk bisa duduk manis bareng mama. Hahahaa...

Well, terima kasih PBB!!!
Terima kasih, Team!!!
Terima kasih para sponsor!!!

I love you, all!
Read more »
Mengenal HIV-AIDS Lebih Jauh #SayaBeraniSayaSehat

Mengenal HIV-AIDS Lebih Jauh #SayaBeraniSayaSehat



Assalamualaikum, Teman-teman.
Selamat Hari Kamis! Semangat jadi produktif dari hari ke hari yaaaa...

Setelah kemarin memperingati hari HAM (Hak Asasi Manusia) yang jatuh pada tanggal 10 Desember dengan ikut Makeup Collaboration Beautiesquad, saya juga mau berbagi salah satu hari peringatan penting di bulan ini.

Tahukah teman sekalian bahwa tiap tanggal 1 Desember adalah peringatan Hari AIDS Sedunia? Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyelenggarakan sebuah kegiatan "Temu Blogger Kesehatan" dalam rangka memperingatinya. Salah satunya diselenggarakan di kota Palembang pada hari Senin, 4 Desember 2017. Acara ini diadakan di The Excelton Hotel lantai 2.

Beruntung sekali saya berkesempatan hadir memenuhi undangan ini. Ada banyak informasi penting yang membuka cakrawala pemikiran tentang apa itu HIV-AIDS.

Ternyata HIV dan AIDS itu adalah dua hal yang berbeda namun ada kaitan satu sama lain. Nanti kita bahas soal ini ya...



Setelah mendapat undangan via email beberapa hari sebelumnya, saya sudah mempersiapkan diri. Menurut informasi yang diperoleh dari teman blogger Palembang, salah satu rangkaian acaranya ada Creative Writing. Selain berniat tahu lebih banyak tentang info kesehatan terkait HIV-AIDS, materi Creative Writing ini memberikan daya tarik tersediri bagiku yang juga ingin belajar banyak tentang menulis.

Persiapan dan rencana keberangkatan sudah disiapkan. Ijin suami dan ibunda pun sudah dikantongi. Maklum, sebagai bumil dengan usia kehamilan (uk) yang mendekati HPL (Hari Perkiraan Lahir) tapi masih suka bepergian ini membuat keluarga geleng-geleng. Apalagi ini adalah calon anak pertamaku, dan cucu pertama bagi keluargaku. LOL

Berhubung Ayah dan adikku juga menulis di blogger dan mendapat undangan, jadilah kami berangkat bertiga hari itu.

Pukul 4.00 WIB ayah membangunkan kami untuk bersiap. Bagi para pembaca blog ini pasti sudah tahu bahwa aku adalah blogger Palembang coret. Dari tempat tinggalku ke kota Palembang membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk perjalanan ideal tanpa hambatan. Lain cerita kalau hari sedang tak bersahabat, 5 jam perjalanan bisa jadi waktu minimal yang akan kami tempuh. Bisa lebih lama? Bisa. Pernah beberapa kali kami terjebak macet berpuluh jam (hingga dini hari) lantaran beberapa truk batubara/kayu yang rusak di tengah jalan.

Well, let's say we are preparing our best to arrive on time to the venue of the day!

Walaupun bangun pukul 4, kami bertolak ke Palembang tepatnya pukul 5.30 WIB setelah sholat subuh dan sarapan terlebih dahulu. Ibuku juga membekali kami dengan 3 kotak nasi untuk berjaga jika lapar di jalan nanti.



Hahaha.. Ibu tahu sekali bumil cepat lapar. Sementara adikku memang belum makan karena bukan kebiasaannya makan terlalu pagi. Jadi, kotak nasi bekalnya dimakan ketika kami sudah setengah perjalanan ke Palembang.

Alhamdulillah perjalan pagi itu aman dan lancar. Tak ada macet bahkan kami bisa tiba lebih cepat daripada perkiraan waktu ideal.

Sekitar pukul 7 pagi kami tiba di The Excelton Hotel. Beberapa teman blogger Palembang pun sudah tiba. Ada Mbak Diba, Fikri, dan Mbak Wawa yang jauh-jauh datang dari Jakarta untuk mengordiniir kami. *love

Kami berkumpul di lobby hotel dan naik ke lantai 2 bersama. Di depan ruangan acara sudah tampak meja yang menyediakan layanan tes HIV-AIDS secara cuma-cuma, juga banner acara yang langsung menjadi background kami berfoto.

Mumpung kumpul kan yaaa??? Foto dulu lah kita!^^



Ada juga meja lainnya untuk absen/registrasi undangan. Kami berbaris rapi mengisi daftar hadir dan kemudian mendapatkan kaos keren tentang kampanye peduli HIV-AIDS dan pencegahannya. Dengan suka cita kami pun mengenakannya. Sembari menunggu acara dimulai, saya dan teman lainnya ikut pula berbaris ikut tes HIV-AIDS yang disediakan panitia acara ini.



Petugas kesehatan yang berasal dari Puskesmas Sungai Baung Kota Palembang ini begitu cekatan memberikan konsultasi terkait HIV-AIDS kepada kami. Ada beberapa kuesioner pelayanan konsultasi yang diisi berikut surat kesediaan menjalani tes yang hasilnya bersifat rahasia itu. Kami hanya perlu menunjukan kartu identitas dan pelayanan pun diberikan.



Tadinya kupikir tes HIV-AIDS itu akan seperti tes narkoba yang dilihat dari air seni.
Hahaha... Saya betul-betul awam soal ini.

Ternyata tesnya melalui darah. Prosesnya seperti tes golongan darah itu loh. Jari kita dilukai sedikit dengan alat seperti pena berjarum, kemudian darahnya ditampung di media tes khusus untuk mengetahui adakah HIV. Seperti test pack yang ada indikator positif (+) dan negatif (-) itu.



Menurut ibu dokter yang mengetesku, hasilnya dapat diketahui jauh lebih cepat daripada test pack. Hanya butuh kurang lebih 5 menit saja nanti kami akan segera tahu hasilnya.
Bismillah! Semoga hasilnya sehat ya... (Jujur penasaran nih. Hehehe...)

Seperti yang diagendakan, acara pun dimulai. Para undangan berdiri untuk mengikuti senam bersama.
Setelahnya pemandu acara mengajak kami bermain online game tanya-jawab tentang HIV-AIDS.



Acara berlangsung meriah dan bersemangat. Sukses ice breaking, acara inti temu blogger kesehatan ini pun dimulai. Dilanjutkan dengan sharing materi tentang HIV-AIDS yang disampaikan oleh 3 orang narasumber yaitu materi tentang:

  1. Epidemi HIV/AIDS di Prov Sumatera Selatan oleh Kabag P2P Dinkes Prov Sumsel, Feri Yanuar, SKM, MKes
  2. Kebijakan nasional program HIV/AIDS dan Infeksi menular Seksual oleh dr. Endang Budi Hastuti, Kasubdit HIV AIDS
  3. Kenali penyakit perilaku dan hidup sehat dg GERMAS oleh Kepala Hubungan Media dan Lembaga Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat Kemenkes RI, Indra Rizon, SKM M.Kes
Dimoderatori oleh Kepala Bagian Pelayanan Masyarakat Biro Komunikasi & Pelayanan Masyarakat, Kemenkes RI, drg Widyawati, MKes




Apa Bedanya HIV dan AIDS?

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus.
Jadi, HIV adalah virus yang menyebabkan AIDS.

AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome.
Setelah terjangkit virus tadi (HIV), kekebalan (daya imun) tubuh menurun dan menunjukan gejala-gejala akibat infeksi dari HIV. AIDS adalah dampak paling berat dari terinfeksinya virus HIV. Bisa dikatakan bahwa terinfeksi HIV belum tentu membuat orang terkena AIDS. Karena selama virus tersebut ditekan jumlahnya, peluangnya untuk menggerogoti sistem imun pun dapat diminimalisir.

Jadi, jika ditemukan adanya virus HIV kita bisa cegah pengembangbiakannya dengan terapi ARV. Artinya mengonsumsi ARV ini agar virus tak sempat berkembang biak. Sudah terbayang? HIV bukan akhir dunia dan teman yang mendapati virus ini di tubuhnya perlu kita support agar segera melakukan terapi ini.



HOAX Seputar HIV-AIDS

Tahukah kamu bahwa penyebaran virus ini sering kali dibalut berita HOAX?
Pernah dengar tentang tusuk gigi yang katanya bekas dipakai seseorang dengan HIV/AIDS dapat menularkan virus tersebut? Tentang bersentuhan yang juga menjadi penyebab menularnya HIV/AIDS? Atau tentang nyamuk yang menggigit sesorang dengan HIV kemudian hinggap dan menggigit yang sehat lalu virus tertular?

Guys, Itu berita HOAX alias tidak benar!!!

Tidak mudah untuk HIV bertahan di luar tubuh. Jadi kemungkinan untuk menular seperti berita hoax di atas itu tentu saja salah. Buruknya, malah memberikan pandangan negatif kepada teman yang terjangkit HIV itu. Alih-alih memberi dukungan kepada mereka, kita malah jadi menjauhinya karena berita hoax itu kan?

Jadi, baiknya kita tahu apa info yang bernar tentang itu.






Tentang ODHA

Ternyata ada banyak sekali hoax alias info yang salah tentang HIV AIDS. Tahukah kamu bahwa teman kita yang terjangkit HIV akan lebih senang jika disapa dengan sebutan ODHA (Orang Dengan HIV AIDS)  daripada penderita HIV? Ya, karena pada dasarnya kata penderita cenderung berisi energi negatif. ODHA dan kita semua tentu lebih senang jika mendapat dukungan bukan? Daripada menyematkan kata 'menderita' itu akan lebih baik jika dukungan yang diberikan. Toh, ternyata ada banyak teman ODHA kita yang berhasil bangkit untuk tetap menjalani hidup normal bahkan berprestasi dan menginspirasi.



Dalam kesempatan ini, para blogger Palembang yang hadir berkenalan dengan teman ODHA. Salah satunya adalah blogger kece asal kota kembang, Bandung. Namanya Teh Ayu Oktariani. Teh Ayu menceritakan tentang pengalaman hidupnya terkait HIV-AIDS. Dimulai dengan informasi darinya bahwa kebanyakan ODHA berlatar belakang Ibu Rumah Tangga yang notabene hidupnya telah memiliki pasangan sah, dan jauh dari hingar bingar kehidupan ala dunia malam yang sering kita dengar jika berhubungan dengan AIDS.

Ternyata, memiliki pasangan sah dan hidup sehat saja tidak cukup. Ada ibu rumah tangga yang terjangkit lantaran latar belakang pasangannya yang ternyata jauh sebelum menikah dengannya telah terjangkit. Well, dari sini kita bisa belajar tentang pentingnya mengetahui latar belakang calon pasangan kita. Demi kepentingan bersama, jangan takut untuk sama-sama mengecek keadaan diri. Berani untuk mengetes kesehatan bersama, sehingga tahu keadaan kesehatan kita. Selanjutnya kita bisa menentukan apakah diperlukan terapi/treatment dan langkah pencegahan lainnya.



Ingat TOP yaaaaa!!!



Tes HIV
Obati
Pertahankan/ Pengobatan

Read more »
Flash Blogging: Asian Games 2018 & Kemajuan Indonesia

Flash Blogging: Asian Games 2018 & Kemajuan Indonesia



...

Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala
Tetap dipuja-puja bangsa

...

Assalamualaikum, Teman- teman.
Masih ingat penggalan bait lagu di atas kan?

Jujur, lagu Tanah Air Beta ciptaan Bapak. Ismail Marzuki ini selalu sukses membuat suasana hati menjadi haru biru. Pun lagu- lagu nasional dan lagu daerah Indonesia lainnya selalu mengingatkanku suasana SD dahulu. Khidmat! Teringat perjuangan bangsa yang akhirnya merdeka dan membuatku berada di sini sekarang bebas menekatn tuts pada keyboard ini.

Pernah membayangkan apa jadinya jika saat ini kita belum merdeka?
Ah, mungkin aku bahkan tidak sedang duduk manis mendengarkan beragam sharing ilmu bermanfaat juga mungkin tak berkesempatan bertemu banyak orang hebat seperti saat ini.

Hari ini, Kamis, 23 November 2017 saya berkesempatan hadir ke acara yang diadakan KOMINFO, yaitu Flash Blogging yang juga merupakan agenda program yang mendukung Event besar Asian Games 2018 nanti. Bertemakan "Asian Games 2018 & Kemajuan Indonesia" para blogger di Kota Palembang berkumpul.



Sekilas Tentang Flash Blogging & SAIK 2017

sumber: IG @fauzan.hero


SAIK merupakan singkatan dari Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik. Acara ini merupakan perubahan dari acara Pekan Informasi Nasional yang dikordinasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO). SAIK 2017 kali ini diadakan di Hotel Novotel Palembang dan di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) untuk kegiatan pamerannya, sejak tanggal 21 s.d. 23 November 2017 (setneg.go.id). Jadi, hari ini adalah rangkaian akhir kegiatan SAIK.

Ada beberapa acara yang berlangsung dalam agenda SAIK 2017 ini. Ada KIM yang mengundang Forum Kelompok Informasi Masyarakat, Flash Blogging yang mengundang para blogger, dan banyak lagi yang lainnya.

Kebetulan hari ini saya datang bersama adik dan ayah saya yang juga hobi menulis di dunia maya. Kami berangkat kurang lebih pk. 06.30 WIB dari Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang. Menempuh kurang lebih 2,5 jam ke kota Palembang. Sayang sekali kamu harus sedikit terlambat tiba di venue acara lantaran jalanan yang padat oleh mobil truk batubara dan pengangkut kayu tadi pagi. Sekitar pukul 09.00 WIB kami pun akhirnya tiba.

Saya sedikit kesulitan mencari ruang yang dipakai untuk acara Flash Blogging ini karena memang di foto rundown acara dari teman tidak dituliskan nama ruangannya. Sempat naik ke lantai 2 Novotel dan mengantri masuk untuk agenda acara KIM. Hahhahaha... Saya salah tempat.

Untunglah Mbak Nina (bonadapa.com), teman bloggerku menghubungi dan berbaik hati menjemput kami di dekat tangga turun. Terima kasih Mbak Nina sayang...


Rangkaian Acara
Acara setelah para blogger berkumpul dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dilanjutkan dengan sambutan Selamat datang  yang disampaikan oleh Kadiskominfo Provinsi Sumatera Selatan. Alhamdulillah berkesempatan hadir pula Ibu Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik KOMINFO RI, Ibu Rosarita Niken Widiastuti.

Setelah sambutan beliau, para blogger berkesempatan pula foto bersama. Yeay!!!



Lanjut ke acara pemaparan tentang persiapan Asian Games yang disampaikan oleh Bpk. Bambang Supriyanto dari INASGOC. Beliau menyampaikan tentang progres pembangunan wisma atlit/ Athlete village yang sudah akan selesai sebentar lagi. Juga penjelasan detail tentang kapasitas ruangan, dsb. Lokasi athlete village sendiri dikatakan akan memudahkan para atlit dan officials karena dekat dengan venue cabor. (akses jalan kaki paling jauh 700m).



Yang disampaikan adalah yang berlokasi di Palembang karena seperti yang kita tahu, Asian Games 2018 ini dilaksanakan tak hanya di Kota Palembang saja. Berikut yang sempat saya tangkap dari pemaparan Pak Bambang:


  • 12 cabor (cabang olahraga) di Palembang: Bowling, canoe, rowing, takraw, shooting, spot climbing, tenis (soft-hard), triathlon, beach volley, roller sport (NEW: roller sport + Skate board)
  • 4 Cabor di Jabar: Men football, Mountain bike, Balap sepeda, paragliding
  • sisanya di DKI dan sekitar


Untuk cabang olahraga yang paling banyak pesertanya di kota Palembang adalah shooting/ menembak yang terdiri dari 35 negara peserta dan triathlon 27 negara.

Tak lupa untuk rumah ibadah, akses pengunjung difable dan juga fasilitas pengunjung berupa kendaraan yang siap mengantar ke antar venue. Kenapa ada shuttle? karena Asian Games 2018 ini mengusung program Go Green jadi tak semua kendaraan beremisi bisa memasuki area tertentu, begitu penjelasan dari Pak Bambang.

Dan untuk maskot acara ini ada 3 maskot. Inilah maskot untuk Asian Games 2018 nanti:

Kaka si Badak

Bhin Bhin Cendrawasih

Atung Rusa
Lucu dan menarik ya ketiga maskot untuk Asian Games 2018 ini.
Saya suka Atung nih! Kalau Teman- teman pilih yang mana?
Kita ancang-ancang beli souvenir ceritanya. Hehehehe...



Tim Komunikasi Presiden (TKP)
Yang tak kalah mengesankan adalah mendengar cerita tentang perkembangan Indonesia yang disampaikan oleh Bapak Andoko yang lebih akrab disapa dengan Pak Ando. Beliau sempat bertanya tentang Aceh dan Papua. Saya maju ke depan karena ditanya 'apakah ada teman/saudara yang tinggal di Aceh?'. Pak Ando sangat ramah sekali.

Pak Ando yang ramah

Dari paparannya kita melihat banyak sekali kemajuan Indonesia saat ini.
Ada video testimoni dari saudara kita di sebuah desa nun jauh di Papua sana. Berpuluh atau bahkan mungkin beratus tahun lalu mereka hidup tanpa listrik. "Pakai pelita!" katanya. Syukurlah saat ini listrik telah dirasakan jua. MElihat videonya rasa haru kembali menyusup.

Kemerdekaan kita memang anugerah, tapi perjuangan belum usai dan kita harus terus berjuang.
Indonesia harus maju dan pelayanan publik harus bisa dirasakan di seluruh penjuru nusantara ini. Agar tak satu-dua kelompok saja yang merasa merdeka.

...

Di sana tempat lahir Beta
Dibuai dibesarkan bunda
Tempat berlindung di hari tua
Sampai akhir menutup mata

...

Foto bersama Cak Kardi Rinakit, salah satu Tim Khusus Presiden (kiri ke kanan: Dudung, Ayah, Aku, Cak Kardi, Putri)


Setelah paparan tentang betapa saat ini pemerintah mengusahakan pemerataan tadi, Pak Ando pun membacakan sebuah kutipan fenomenal:

"Jangan Pernah Lelah Mencintai Indonesia!"

Tak lama kemudian, terdengar suara latar belakang musik yang gegap gempita. Pak Ando pun memberi aba-aba dan masuklah sosok mengagumkan pemilik kutipan itu, Bapak Sukardi Rinakit alias Cak Kardi!

Gemuruh tepuk tangan dan riuh rendah teriakan kami menyambut kehadiran beliau dengan sangat antusias. Memang beda rasanya ketika microphone dipegang langsung oleh beliau-beliau yang berpengalaman itu. Ada kharisma tersendiri ketika Pak Ando menjelaskan dengan santai dan tenang, pun ketika Cak Kardi langsung menyapa kami dan menyalami kami satu per satu, berkeliling hingga meja paling belakang. Ah, orang- orang hebat memang HEBAT!

Tak kalah berkharismanya, suara berat Cak Kardi plus logat jawanya yang khas membuatku fokus pada setiap alur ceritanya. Mengalir begitu saja ketika ia memberikan nasihat tentang cara menulis dan menjadi penulis yang baik.

Siapa yang tak kenal dengan beliau, yang merupakan orang dibalik kalimat-kalimat magis 3 Presiden di masanya (Gus Dur, SBW, dan Jokowi). Cerita pengalamannya mendampingi Pak Presiden dikemas dengan sangat ringan namun sarat ilmu praktis. Pesan beliau dari pengalaman-pengalamannya agar menjadi penulis yang mampu menulis dengan baik (yang mampu kutangkap) adalah:


  • Jadi blogger itu harus meminimalisir persepsi. Maksudnya adalah PERKAYA DATA agar memberikan info yang vaid. Persepsi boleh ada karena itu adalah jiwa blogger (taste).
  • Sehingga blogger SANGAT PERLU melalukan cek dan ricek sebelum menerbitkan tulisannya.
  • Jangan salah persepsi. Belum tentu yang kita kita itu benar terjadi (ada cerita tentang perjalanan beliau bersama Gus Dur tentang Durian^^)
  • Harus terus belajar menerima kekecewaan (karena manusia rentan patah). 

Yang terakhir itu, kalau boleh aku parafrasekan kurang lebih begini: apa yang kita persiapkan dan rencanakan tak selalu berjalan baik. Jika belum tercapai, jangan jadi patah arang dan berhenti sampai di sana. Lanjutkan!

Eaaaaa....
Benar begitu kah, Cak? *siapa tahu beliau mampir membaca tulisan ini^^




Enda Nasution, Bapak Blogger Indonesia

Enda Nasution, sebelah kanan.

Senang sekali bisa bertemu Bapak Blogger Indonesia, yaitu Mas Enda.
Beberapa hari sebelum hadir ke acara ini, teman-teman blogger Palembang sudah saling berbagi informasi, termasuk run down acara. Salah satu agendanya memang akan ada materi tentang blogging yang akan disampaikan langsung oleh Bapak Blogger Indonesia kita.

Lain dengan susunan acara sebelumnya yang hanya menyebutkan instansi pengisi materi, seperti Tim Kepresidenan (tanpa menyebut nama), bagian blogging ini istimewa. Kehadiran beliau ini jadi salah satu motivasiku untuk hadir ke acara Flash Blogging ini. Usia kehamilan yang sudah beberapa hari beranjak dari 9 bulan tak menyurutkan semangatku. Kubilang pada suami dan ibuku bahwa aku ingin sekali hadir dan ikut belajar di sana. Ada A Story Behind Flash Blogging ini. Nanti akan kuceritakan di postingan berbeda.

Intinya, akupun hadir hari ini! Yeaaayyy!!!Alhamdulillah!


Mas Enda menceritakan perjalanan blog di Indonesia. Syukurlah saat ini blog semakin menggema dengan beragam niche  yang memperkaya literatur di dunia maya. Sehingga keberadaan blog yang diampu oleh para blogger ini memang harus tetap berada dalam koridor yang baik sesuai visi misi blog itu sendiri. Satu yang pokok adalah menyajikan tulisan bermanfaat dan no tipu-tipu alias NO HOAX. Beliau memberikan informasi tentang beragam komunitas yang menjembatani dan menyuarakan hal itu. Beberapa diantaranya seperti yang beliau pelopori: BIJAK BERSOSMED.

Selain itu Mas Enda memberikan beberapa tips agar para blogger dapat memuliskan konten yang bagus. Berikut ini beberapa yang beliau sampaikan:

Konten blog yang bagus itu HARUS original, personal (ada personality unik dari setiap blogger), spesifik (info yang diberikan lebih detail terkait tempat, dll), berguna (info yang diperlukan pembaca) dibagikan, reaksi (pikirkan reaksi emosional yang ingin didapat dari pembaca).

Beberapa tips menulis di Blog:
Sangat penting menulis di online dengan bentuk piramida terbalik/ Inverted pyramid (Informasi utama di paling atas). Yaitu dengan susunan sebagai berikut: conclusion, explanation, details. 

Agar postingan dibagikan lebih banyak, tulislah hal dengan beberapa kriteria ini:
- interesting things (61%)
- important things (43%)
- funny things (43%)
- let others know what I believe in and who I really am (39%)
- recommend a product, service, movie, book, etc (30%)
 


Hal yang perlu digarisbawahi dari semua materi hari ini adalah: Blogger berkewajiban untuk ikut memfilter informasi kepada masyarakat. Baik pesan dari pihak penyelenggara, Kominfo, INASGOC, Tim Khusus Kepresidenan, dan Bapak Blogger Indonesia menyampaikan hal senada. Tentu saja selain karena hobi menulis, para blogger perlu melek internet. Dalam hal ini, para blogger harus sepenuhnya sadar tentang betapa tulisan yang diterbitkannya sedikit-banyak dapat memberi pengaruh loooh...

Minimal, setelah diterbitkan di internet akan banyak peluang tulisan tersebut dibaca banyak orang. Itulah mengapa, para blogger juga memiliki peranan penting dalam menyebarkan informasi saat ini.

Waaah, ternyata kita mengemban tugas penting loh yaaaa...
Semangat para blogger!!!


Road to Asian Games 2018 insyaallah para Blogger Palembang siap mendukung sesuai skill dan kapasitasnya. Yosh!

Apalagi kalau INASGOC juga melibatkan blogger langsung yaaa...
Semacam akses ke venue, athlete village, dan acara Asian Games lain pada saatnya nanti (Ini suara blogger yang disampaikan Koh Deddy Huang saat itu^^). Semoga ... Semoga...

Jadi betul bisa mendapat data seperti yang dibilang Cak Kardi toh? *wink-wink





Read more »

BloggerHub Indonesia