-->
 RDL Sabun Papaya; A review by Alma

RDL Sabun Papaya; A review by Alma


RDL Sabun Papaya; A review by Alma


Hai, semuanya.

Kali ini aku mau berbagi tentang salah satu beauty product kategori skincare. Emang sejak akhir tahun 2022 kemarin, tepatnya mulai bulan Oktober, aku mulai concern lagi soal kesehatan kulit. Khususnya kulit wajah.

Kalo urusan kulit wajah, aku pribadi sering bereksperimen dengan set cleanser. Karena bagiku, memulai kulit wajah yang sehat tentunya dari produk cuci muka dulu. Yes, se-simple itu mindset-ku. Ehehehe.

Ngomong-ngomong soal kulit sehat, pada umumnya orang akan mengaitkan dengan kulit yang cerah. Nah, aku punya definisi tersendiri soal kulit cerah.

Bagiku, bukan soal warna kulit yang menjadi putih. Kulit cerah menurutku adalah kulit yang bersih dalam artian ‘clear’, terpancar aura sehat sehingga auto cerah apapun tone kulitnya.

Tapi, dalam usiaku yang sudah kepala tiga ini, soal kulit ‘clear’ agak terhalang sama flek yang mulai muncul. Mulailah aku bergerilya dengan beragam serum.

Eh, ternyata malah jadi gosong. Entah karena kebanyakan serum atau faktor lainnya. Wallahualam.

Akhirnya, aku kembali ke basic, ke perawatan paling awal yang memang harus dirutinkan. Yaitu tahapan dasar dalam per-skincare-an, sabun cuci muka dan facial cleansernya.


RDL Sabun Papaya



Siapa yang suka makan buah pepaya?

Akuuuuuu!!!!

Paling suka makan buah pepaya pake perasan jeruk nipis di atasnya. Rasanya sedap sekali. Nah, ternyata selain bagus untuk kesehatan tubuh, ada banyak kandungan ekstrak papaya yang tak kalah bermanfaat bagi kulit.

Tahukah kamu?

Pepaya sering disebut juga sebagai real food karena manfaatnya yang banyak sekali. Dari artikel yang kubaca, memang ekstrak pepaya bisa membantu mencerahkan, melembabkan, hingga mengatasi jerawat dan pigmentasi kulit.

Ada banyak sekali kandungan baik yang dapat menyehatkan kulit kita dari ekstrak papaya itu. Antara lain kandungan vitamin A, vitamin C, dan juga vitamin E.

Makanya, ketika aku tahu produk RDL Sabun Papaya, aku ga mikir lama lagi. Semua ekstrak pepaya yang kece itu bisa langsung kugunakan dari rangkaian produk RDL Sabun Papaya ini.

Ada dua produk RDL Sabun Papaya yang kupakai. Yang pertama, RDL Sabun Papaya Brightening Soap. Lalu, yang kedua adalah RDL Baby Face Facial Cleanser with Papaya Extract.

RDL Papaya Brightening Soap



RDL Papaya Brightening Soap, seperti namanya ini adalah sabun cuci muka. Warnanya khas papaya banget nih; warna oranye.

Sekali lihat rasanya langsung terbayang dengan buah pepaya yang manis dan segar.

RDL Sabun Papaya ini tak hanya mengandung vitamin A, C, dan E saja, melainkan juga sudah ada kandungan sunscreen-nya. Jadi ga takut lagi sama paparan sinar matahari yang terik di Palembang ini. Hehehee.

Aku mau review RDL Sabun Papaya ini.

Saat pertama dibuka, kita langsung lihat bentukannya adalah sabun batangan begini ya. Aromanya pun langsung semerbak terasa segar. Khas buah pepaya.

Teksturnya lembut dan mudah meleleh saat aku pegang dengan tanganku yang basah. Nah, karena tekstur yang halus dan lembut inilah yang membuat aku nyaman mengaplikasikannya ke kulit wajah. Lembut busanya enak saat kuusap.

Oya, busanya juga banyak looh.

Mungkin kurasa karena tekstur yang seperti mudah meleleh tadi. Overall, aku suka sekali dengan tekstur ini. Setelah dipakai dan kubilas wajah dengan air, kulit terasa kenyal dan bersih. I love it.

RDL Facial Cleanser with Papaya Extract



Nah, kalau yang ini namanya RDL Papaya Facial Cleanser. Kalau menurutku ini adalah toner wajah. Aku pakai RDL Papaya facial cleanser ini sepaket dengan RDL Sabun Papaya-nya tadi.

Aku review RDL Papaya Facial Cleanser juga nih.

Jadi, step penggunaannya aku ambil kapas dan menggunakan RDL Papaya Facial Cleanser terlebih dahulu. Setelahnya, baru aku cuci muka pakai RDL Sabun Papaya.


Rasanya refreshing!

Menurutku pribadi, penggunaan facial cleanser seperti ini sangat penting dalam tahapan skincare. Tak Cuma soal rasanya yang menyegarkan kulit, namun khasiat dan manfaatnya sungguh worth it.

Yang perlu kita perhatikan adalah cara pengaplikasian facial b ini jangan sampai mengenai area mata dan bibir. Terutama jika ada bagian permukaan kulit yang terluka.

Isi produk RDL Papaya Facial Cleanser ini cukup banyak, yaitu 150ml. Dengan isi yang banyak, harganya tetap affordable banget kok. Hanya Rp.30.000 aja.

Worth to try and to buy banget sih yaaaa.


Beli RDL Sabun Papaya



Nah, kalo kalian mau coba juga RDL Sabun Papaya ini sebagai ikhtiar merawat kulit seperti aku. Kalian harus memastikan bahwa produk RDL Sabun Papaya yang kalian beli adalah barang original alias asli.

Jaman sekarang soalnya suka takut. Saking pinternya suka banyak yang ga asli siiih.

Biar aman, aku saranin untuk belanjanya langsung di toko resmi RDL Sabun Papaya. Kalo kalian pelanggan di toko orens, alias Shopee, kalian bisa langsung ke official sellernya di link shopee ini: RDL Official Store.

Yuk, dapetin kulit sehat, bersih, dan cerah bareng aku. Kita pake RDL Sabun Papaya dan RDL Papaya Facial Cleanser ini biar dapetin kulit sehat cerah setiap hari. Jangan lupa cek info RDL terbaru di Instagram (@official.rdl) dan akun Tiktok RDL yang baru di @official.rdl
Read more »
Pengertian TP TGR yang Alur Tuntutannya

Pengertian TP TGR yang Alur Tuntutannya

 


TP TGR?

Hah? Apaan sih itu?

Kalau kamu tiba-tiba nanya ketika baca judul postingan kali ini, maka aku akan dengan sengan hati akan menjawab dan sekalian menjelaskan alur tuntutan ganti kerugian negera/ daerahnya.


Looh???

Kok malah bahas soal tuntut-menuntut sih?


Hmmm.


Jadi, sebelum kita bahas lebih jauh tentang apa itu TP TGR, aku mau flashback dulu nih.



Pernahkah kamu mengalami suatu kerugian?

Aku sih pernah. Aku pernah tuh jualan barang terus kemudian rugi.



Eiiitsss.

Iya sih itu rugi namanya, tapi kerugian yang akan kita bahas kali ini adalah kerugian yang disebabkan oleh pihak/ orang lain. Sementara kalo rugi jualan sih itu karena emang kalkulasi alias perhitungan dan mungkin juga faktor naik-turunnya rejeki sih ya. Bukan karena pihak lain.


Tapi, bisa jadi kerugian yang disebabkan pihak lain juga nih seandainya ceritanya seperti kejadian yang pernah dialami oleh salah satu teman SMA-ku.


Waktu dia masih SD, perekonomian keluarganya alhamdulillah sangat baik. Ayah dan ibunya punya usaha warung kelontong yang sangat laris manis. Namun sedihnya, mereka terpaksa merugi ketika sebuah kasus kriminal menimpa. Warung kelontong orangtua temanku itu dirampok.


Itu adalah kerugian yang menimbulkan trauma bagi dirinya dan keluarganya.


Semua orang berpotensi mengalami kerugian dalam berbagai hal. Bahkan suatu daerah pemerintahan pun bisa juga merugi loh. Nah, jika suatu daerah mengalami kerugian, maka TP TGR bisa diajukan.


TP TGR adalah singkatan dari Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi.



Secara detilnya, TP TGR adalah suatu proses tuntutan terhadap Bendahara, Pengurus/Penyimpan Barang, Pegawai Bukan Bendahara, atau Pengurus/Penyimpan Barang, atau Pihak Ketiga yang telah melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerugian keuangan daerah.


Perihal tuntutan kerugian ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesi Nomor 133 Tahun 2018 tentang Penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi Keuangan Daerah terhadap Pegawai Bukan Bendahara atau pejabat lain, Kerugian Daerah dan kekurangan uang, surat berharga, dan barang yang nyata dan pasti jumlahnya sebagai akibat perbuatan melawan hukum baik disengajata.


Bagaimana alur tuntutan ataupun penyelesaiannya???

Bisa dengan melalui sidang Majlis Pertimbangan, Penyelesaian Kerugian Daerah dan berikut alurnya:

  1. Informasi
  2. Verifikasi dan pelaporan oleh Atasan langsung/ kepala Satuan Kerja
  3. PPKD (Pemantau Pendapatan dan Kerugian Daerah)
  4. Membentuk TPKN/ TPKD (Tim Penyelesaian Kerugian Negara)
  5. Pemeriksaan Kerugian Negara oleh TPKN/TPKD
  6. Tuntutan Ganati Kerugian
  7. Penerbitan SKTJM, SKP2KS, SKP2K

Demikianlah alur pelaksaan TP TGR.

Dimulai dari pengolahan informasi hingga terbit SKTJM dan kelengkapan lainny.




Read more »
Inspektorat Sumsel dan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)

Inspektorat Sumsel dan Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)

 

Wajar Tanpa Pengecualian? 


Apakah teman-teman bingung ketika membaca judul postingan kali ini?


Tenang.


Aku akan coba berbagi tentang Inspektorat Provinsi Sumatera Selatan dan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) yang diraihnya.


Wajar Tanpa Pengecualian adalah sebuah opini audit yang diharapkan oleh semua instutusi pemerintahan. Ibarat rumah sakit yang ingin mendapatkan akreditasi PARIPURNA.


Opini audit bagi setiap institusi pemerintahan diterbitkan oleh Inspektorat. 


Untuk pemerintahan di lingkup Provinsi Sumatera Selatan, maka Inspektorat Sumsel lah yang berwenang untuk mengeluarkan opini tersebut. 


Apa saja wewenang Inspektorat?

Audit ataupun checking pemeriksaan yang dilakukan oleh inspektorat, termasuk Inspektorat Provinsi Sumsel mencakup beberapa proses, yaitu:

  • Identifikasi
  • Analisis
  • dan Evaluasi

Semua proses ini harus bersifat obyektif dan profesional. Hal tersebut harus memenuhi prinsip dasar pemeriksaan seperti kebenaran, kecermatan, kredibilitas, efektivitas, efisiensi, serta keandalaan pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah.


Klasifikasi Opini Audit Inspektorat Prov Sumsel



Setelah melakukan audit tentang kesesuaian dan standar akuntansi,kecukupan pengungkapan,kepatuhan terhadap peraturan dan efektivitas sistem pengendalian intern maka Inspektorat Provinsi Sumatera Selatan akan mengeluarkan opini audit dengan klasifikasi sebagai berikut:



Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Opini wajar tanpa pengecualian diberikan bila laporan keuangan disajikan secara wajar,dalam semua hal yang material,posisi keuangan ,hasil usaha,serta arus kas tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia


Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelasan (WTP DPP)

Opini wajar tanpa pengecualian adalah opini pada kasus tertentu yang mengharuskan auditor menambahkan paragraf penjelasan


Wajar Dengan Pengecualian (WDP)

Opini wajar dengan pengecualian laporan keuangan disajikan secara wajar,dalam semua hal yang material,posisi keuangan ,hasil usaha,serta arus kas tertentu sesuai dengan prinsip akutansi, kecuali untuk dampak-dampak tertentu yang dikecualikan



Tidak Wajar (TW)

Opini tidak wajar diberikan bila auditor menemukan bukti laporan keuangan ,dalam semua hal yang material,posisi keuangan ,hasil usaha,serta arus kas tidak disajikan secara wajar.


Tidak Memberikan Pendapat (TMP)

Opini tidak memberikan pendapat dapat diberikan auditor bila tidak puas dengan laporan keuangan dan bukti-bukti yang menyertainya.

Hal ini semua dilakukan demi mewujudkan Sumsel Maju untuk Semua

Read more »
Dinas PUBMTR Sumsel dan Harmonisasi Lingkungan dalam Tata Ruang

Dinas PUBMTR Sumsel dan Harmonisasi Lingkungan dalam Tata Ruang


Tahu kah kamu bahwa penataan ruang memiliki pengaruh pada harmonisasi lingkungan?

Apa sih tata ruang itu?

Tata ruang adalah wujud struktural pemanfaatan ruang dan pola pemanfaatan ruang, baik direncanakan maupun tidak (pasal 1 butir 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang)


Tata ruang yang dimaksud mencakup tentang tampakan bentanglahan/ landscape, dan alokasi kegiatan pemanfaatan ruang (pola pemanfaat ruang). Dengan catatan ada tata ruang buatan; yang direncanakan, dan tata ruang alami; tanpa perencanaan dan dibentuk langsung oleh unsur- unsur alam.

 

Dalam undang--undang tersebut juga disampaikan dengan detil mengenai pengertian khusus lainnya. Tapi, kita akan fokus pada harmonisasi penataan ruang terencana.




Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan telah mensosialisasikan tentang manfaat pentingnya pentaan ruang demi harmonisasi lingkungan Sumsel. Beberapa di antaranya adalah:


  • Mewujudkan keterpaduan pembangunan dalam suatu wilayah
  • Mewujudkan keserasian pembangunan wilayah antar satu wilayah dengan wilayah sekitarnya
  • Menjamin terwujudnya tata ruang wilayah yang berkualitas
  • Mewujudkan kesejahteraan masyarakat, adil, dan makmur, serta;
  • Meningkatkan kualitas lingkungan secara berkelanjutan.


Hal-hal yang disebutkan oleh Dinas PUBMTR Sumsel dalam akun Dolor Bimataru di atas sih saya setuju. Teman- teman pasti juga setujukan?


Coba kita refleksi bagaimana cantiknya dan nyamannya ibukota Provinsi kita sekarang.

Teman- teman sudah pernah main-main ke Jalan Sudirman di malam hari kan?
Bagaimana nyamannya suasana setelah tata ruang kota sudah dibenahi.

Rasanya semakin betah kaaaan.

Alhamdulillah sekarang Sumsel Maju untuk Semua.

Keren!

Read more »
Payo Naek Kereta! Keseruan Pengalaman Naik Kereta

Payo Naek Kereta! Keseruan Pengalaman Naik Kereta

 


Adakah di antara teman sekalian yang belum pernah naik kereta?


Barangkali ada ya.


Karena memang belum semua pulau/ daerah di Indonesia memiliki fasilitas moda transportasi kereta ini. Setahuku, untuk kereta penumpang baru Pulau Sumatera dan Jawa saja. CMIIW yaaa.


Dari beberapa referensi yang kubaca juga, ada beberapa pulau di Indonesia yang sebelumnya sempat dibangunkan jalur kereta api pada tahun 1922, lalu dioperasikan tahun 1923. Yaitu di Sulawesi.


Dari sumber tersebut juga dikatakan bahwa pada tahun 2015 jalur kereta api kembali dibangun untuk menjangkau daerah-daerah penting lainnya di Sulawesi. (sumber: indonesiabaik.id)


Senang sekali ya jika semua pulau bisa dibangunkan jalur kereta api dan diaktifkan moda transportasi penumpangnya. 


Duh, jadi teingat keseruan perjalanan naik kereta apiku deh!


Perjalanan Kereta Api Pertamaku

Aku masih ingat betul memori pengalamanku naik kereta api pertama kali. Waktu itu rasanya aku masih duduk di kelas 3 atau 4 SD. Kira-kira tahun 2000an.


Saat itu aku ikut berlibur ke Lubuk Linggau. Kami  naik kereta dari Kota Prabumulih.


Memori yang kuingat adalah betapa penuh sesaknya kereta saat itu. Perjalanan terasa sangaaaat lama karena harus berhenti berkali-kali. Entah aku kurang paham apa masalahnya saat itu.


Yang sedikit kuingat adalah ketika kereta berhenti sangat lama karena ada perbaikan katanya. Lalu, banyak pedaganga asongan yang naik ke dalam kereta menjajakan jualannya.


Aku dibelikan nasi bungkus dan makan di atas karpet di lantai kereta api. Yes. Di lantai, saking penuh sesaknya kereta.


Tapi, itu duluuuu


Perjalanan Kereta Api Seruku

Terima kasih pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan (Dishub Sumsel) karena pengalaman pertama itu adalah sekali dan tak pernah terulang lagi.


Perjalanan kereta api menjadi sangat seru bagiku setelahnya. Ketika aku sudah kuliah, aku kembali berkesempatan untuk bepergian naik kereta.


Keadaannya sudah sangat jauh berbeda. Semua gerbong bersih dan rapi.
Semua duduk dengan nomor kursi masing-masing, tak lagi penuh sesak. Kereta pun berjalan tepat waktu sebagaimana tertera pada tiket.


Bahkan proses beli tiket pun mudah sekali. Aku paling suka beli tiket langsung dari aplikasi KAI Access. Harga tiket kereta juga jauh lebih terjangkau daripada moda transportasi lainnya. Daaaan yang paling penting adalah, NO MACET!

Payo Naek Kereta!


Salam Sumsel Maju Untuk Semua!

Read more »
Green Energy, Pembangkit Listrik Tenaga Hidro di Pagaralam

Green Energy, Pembangkit Listrik Tenaga Hidro di Pagaralam

 


Pagaralam, puncaknya Sumatera Selatan.


Hal-hal yang muncul di otakku ketika disebutkan kata 'Pagaralam':


Gunung, Kebun Teh, Dingin, Wisata


Ya. Gunung, Teh, Dingin, dan Wisata.


Keempat kata itu yang bisa kusebutkan untuk mewakili kota Pagaralam.


Jika ingin menikmati dinginnya dan hijaunya hamparan kebun teh ala Puncak, Bogor di Sumatera Selatan maka Pagaralam lah tempatnya.


Jika kuingat lagi, sebagai warga Sumsel, aku belum pernah ke Pagaralam sampai akhirnya aku menikah.


Qadarullah, suamiku lahir di Pagaralam. Ayahnya memang orang Pagaralam.


Pertama kali aku menginjakkan kaki ke Pagaralam adalah ketika aku sedang mengandung anak pertamaku. Usia kandunganku saat itu sudah enam bulan.


Keperluan kami ke sana saat itu adalah menghadiri undangan pernikahan kerabat. Berhubung ada waktu dan kesempatannya, ditambah memang kami lah yang domisilinya lebih dekat ke Pagaralam, akhirnya kami berangkat.


Jangan tanya bagaimana perasaanku saat itu.


Aku saaangaaat antusias. Tentu saja karena akhirnya aku akan sampai ke Pagaralam. Hihihii.

Waktu itu kami tidak sempat menginap. Kami hanya menghadiri undangan dan kemudian pulang di sore harinya. Belum sempat aku berkunjung ke bawah kaki Gunung Dempo untuk melihat hamparan teh di sana.


Nah, sejak perjalanan pertama kali ke Pagaralam tahun 2017 lalu, aku pun menjadi lumayan sering ke Pagaralam bersama suami dan anak-anak. 


Green Energy di Pagaralam

Tahukah kamu?


Pagaralam adalah kota terluas di Sumatera Selatan. Nama Pagaralam sendiri sebenarnya menunjukan bahwa kota ini dipagari oleh alam, yaitu hamparan Bukit Barisan yang mengelilinginya.


Selain sebagai Puncak-nya Sumsel, pagaralam juga memiliki julukan lain, loooh.


Ada yang tahu kah?


Kalau kalian sempat baca tuliskanku tentang Festival Energi Sumsel kemarin, kalian pasti tahu jawabannya.

Tepatnya pada Januari 2022 lalu, Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. Joko Widodo memberikan julukan sebagai Kota Nol Emisi kepada Kota Pagaralam.


Hal tersebut merupakan bentuk apresiasi beliau terhadap pengembangan energi hijau di Pagaralam.


Bahkan jika kalian lihat pemberitaan di detik dot com, Pagaralam disebut sebagai satu-satunya kota yang memanfaatkan EBT 100%.


Energi Baru Terbarukan (EBT)

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan didukung penuh oleh Gubernur Sumsel, telah sukses mengembangkan Pagaralam dalam hal pemanfaatan EBT. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur yaitu Sumsel Maju untuk Semua.


Pembangkit Listrik Tenaga Hidro, Pagaralam,


Energi Baru Terbarukan atau disingkat EBT adalah alternatif dari sumber energi tak terbarukan yang selama ini kita gunakan. Seperti penggunaan batubara yang merupakan bentukan fosil, adalah salah satu contoh sumber energi tak terbarukan.


Lama kelamaan energi tak terbarukan akan habis jua. Sumber energi tersebut dari sumber yang terbatas jumlahnya serta tidak dapat serta merta terus ada. Sebenarnya, pengerukan yang terjadi dan penggunaan energi tak terbarukan ini menghasilkan banyak hal negatif. Seperti efek rumah kaca, serta terjadinya perubahan iklim secara ekstrim dan pemanasan global.


Jika saat ini kita masih sangat bergantung dengan sumber energi tak terbarukan itu, Kota Pagaralam sudah lebih maju dengan memanfaatkan sumber energi baru terbarukan (EBT) menggunakan pembangkit listrik tenaga hidro atau disebut juga Green Energy.


Secara khusus, Dinas ESDM Provinsi Sumsel juga diharapkan dapat berbagi praktik baik ini dan menjadi contoh bagi kota lain di Sumsel agar kelak dapat merasakan hasil pemanfaatan EBT ini.

Semoga seluruh wilayah Sumsel dapat mengurahi emisi atau bahkan nol emisi seperti Pagaralam dan menjadi kota yang lebih sehat!


Semoga terwujud ya. Aaaamiiin.

Read more »
Rute Naik LRT Palembang

Rute Naik LRT Palembang

 



Halo, Teman- Teman.


Udah lah ya, kali ini aku ga perlu kasih tau detil apa topik tulisanku sekarang.


Khusus buat pembaca dan pengunjung setia di sini tuh, langsung liat deh foto di atas.



YES.


Aku mau cerita pengalaman dan pendapatku tentang LRT (Light Rail Transit).


Sebelumnya aku mau tepuk tangan dulu, nih buat Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan yang menaungi moda transportasi modern ini. I personally thank you so much.


Jujurly, sejak hadirnya kereta ringan di Kota Palembang yang merupakan satu-satunya di Indonesia, aku bersyukur banget. Perjalanan jadi lebih nyaman dan ga takut terjebak macet pastinya.


Teringat pas pertama kali LRT mulai jalan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. 


Ada sih perasaan khawatir bahwa penggunaan LRT ini akan menjadi euforia sesaat belaka. Ternyata tidak demikian. Masyaallah masyoritas masyarakat Sumsel, khususnya yang tinggal di Kota Palembang sangat bersyukur dapat menikmati fasilitas moda transportasi ini.


Dishub Sumsel telah berusaha semaksimal mungkin dalam mengatur regulasi maupun penyesuaian tarif yang tidak membuat masyarakat keberatan. Sehingga pemanfaatan LRT ini semakin terasa dan terus meluas.


Tak cuma bagi warga yang berdomisili di Palembang saja, aku yang berdomisili di kabupaten pun sangat senang dan bersyukur bahkan bangga bahwa Sumsel punya LRT.


Jangan heran, sampai-sampai demi merasakan langsung kenyamanan naik LRT, aku sengaja main ke Palembang bersama Baby Az saat itu.


First impession? Takjub.


Setakjub itu sampai aku ga berhenti liat segala perintilan yang ada. Baik di stasiun, di peron, hingga di dalam kereta ringan, LRT itu.


Saat pertama menjajal fasilitas ini, aku merasa seperti tidak sedang di Palembang.


Sangat takjub karena suasananya terasa sangat berbeda. Stasiunnya bersih, terasa sangat simpel dan elegan, dan luaaaas. Pokoknya sensasi pertama kali itu sungguh takjub dan suka dengan apa yang ada di sana.


 Ngider Bareng Manghub

Alhamdulillah sekali, suasana first time  itu masih tetap terasa sampai saat ini. Stasiun yang bersih, pelayanan yang prima, dan suasana nyamannya lah yang membuat warga Sumsel senang memanfaatkan LRT.



Wajar sih.


Rugi banget kalau nggak mau cobain pakai LRT.


Nah, buat kamu yang mau ngider (berkeliling) kota Palembang, kamu perlu tahu titik-titik stasiun LRT. jadi, kamu bisa atur rencana perjalananmu dengan seksama.


Stasiun LRT Palembang:

  • Stasiun DJKA (OPI)
  • Stasiun Jakabaring
  • Stasiun Polresta
  • Stasiun Ampera
  • Stasiun Cinde
  • Stasiun Dishub Sumsel
  • Stasiun Bumi Sriwijaya
  • Stasiun Demang Lebar Daun
  • Stasiun Garuda Dempo
  • Stasiun RSUD
  • Stasiun Punti Kayu
  • Stasiun Asrama Haji
  • Stasiun Bandara SMB II

Dengan mengetahui titk-titik stasiun ini, kamu bisa atur mau naik atau berhenti dimana. Urutan stasiun di atas sudah sesuai rute.

Selanjutnya, sila disesuaikan dengan tujuanmu. Pilih saja titik stasiun yang paling dekat dengan tujuan. 


Untuk lebih jelasnya, kamu bisa perhatikan urutan stasiun atau rute-nya berikut ini:



Jangan sampai nyasar yaaaa.


Cara Naik LRT Palembang

Setelah kamu mengatur rencana perjalanan dan menentukan titik stasiun keberangkatan maupun perhentian, sekarang saatnya aku pandu tentang cara naik LRT Palembang ya.


Pertama, kamu perlu menyiapkan alat pembayaran. 


Alat pembayaran untuk menikmati fasilitas ini adalah kartu e-money.  Kamu juga tetap bisa membayar tunai kok. So, jangan khawatir ya.


Tapi, menurutku akan lebih cepat dan enak jika kamu pakai kartu e-money yang kamu punya. Pastikan saldo e-money mu tersedia ya.


Untuk pembayaran tunai, kamu bisa langsung ke loket dan akan mendapat tanda barcode untuk tiket masuk.


Berikutnya, Tap-in. Kamu tinggal tap kartu e-money atau barcode pada tikutmu pada sensor yang telah disediakan. Kemudian, tunggulah di peron yang benar. Untuk tahu jalur yang sesuai arah tujuanmu, jangan ragu bertanya ya. Semua petugas Dishub Sumsel ramah dan baik kok.


Oh ya. Perhatikan barisan antrian ya. Antri lah pada tempat yang ditetapkan, yaitu di belakang garis aman. Nanti kamu lihat aja di lantai ada garis tanda batas antre.


Kemudian, pastikan kamu mendahulukan penumpang yang turun. Tidak perlu saling serobot. Itu berbahaya.


Selesai deh.


Tinggal nikmati perjalananmu dengan LRT Sumsel. Pastikan kamu ingat nama stasiun perhentian atau tujuanmu ya. Lihat rute LRT di akun IG Dishub Sumsel deh kalau kamu masih ragu.


Jangan sampe nyasar atau ketiduran saking nyamannya yaaa!^^


 Sumsel Maju Untuk Semua!

Read more »
Peraturan Daerah Jasa Konstruksi untuk Sumsel Maju

Peraturan Daerah Jasa Konstruksi untuk Sumsel Maju

 


Apakah Teman- teman pernah mendengar kata 'Jakon'?


Jakon adalah singkatan dari kata 'Jasa Konstruksi'.


Nah, sesuai dengan judul postingan kali ini, saya akan berbagi informasi tentang Perda Jakon atau Peraturan Daerah Jasa Konstruksi Sumatera Selatan.


Bagi warga Sumsel, pasti sejauh ini melihat ada banyak sekali perubahan infrastuktur yang ada di Sumatera Selatan ini. Sebut saja ibukotanya, Palembang.


Ada banyak sekali pembangun yang terjadi di kota pempek ini.


Saya ingat tahun 2008 pembangunan massiv dimulai di Palembang. Seingat saya, pembangunan semakin intens saat Palembang dinobatkan sebagai tuan rumah even besar skala internasional saat itu.


Wajah kota mulai dibenahi, moda transportasi mulai dilengkapi dan dibuatkan yang terbaik, hingga akses jalan dan venue yang dibangun demi terciptanya keamanan dan kenyamanan agar even berjalan lancar serta nyaman.


Hasilnya?


Setelah even berakhir, kita turut berbahagia karena bisa menikmati kemajuan fasilitas dan menjadikan konstruksi setiap sarana dan prasarana saat itu sebagai aset daerah dan fasilitas permanen warga.


Menurut saya, Sumsel semakin maju sejak saat itu.


Sebagai tolak ukur kemajuan suatu daerah, fasilitas sarana maupun prasarana menjadi faktor pertama yang dirasakan dan dialami langsung bagi warga masyarakat. 


Akses jalan yang nyaman dan lancar, misalnya. Situs ataupun objek wisata yang semakin meluas, hingga pembangunan gedung- gedung cantik nan ciamik yang mampu mengubah wajah kota maupun daerahnya itulah yang menjadi kegiatan pebangunan yang terlihat langsung.


Pembangunan suatu daerah perlu jasa konstruksi terpercaya tentunya. Jasa konstruksi yang dipilih dan ditetapkan sebagai pentolan pembangunan daerah haruslah memenuhi kriteria yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Daerah setempat.


Menilih hal itu, DPRD Provinsi Sumatera Selatan akhirnya mengesahkan aturan terkait jasa konstruksi di Sumatera Selatan.


Tahun 2022 ini telah disahkan sebuah Peraturan Daerah Jasa Konstruksi Sumatera Selatan. Perda No 2 Tahun 2022 ini mengatur tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi. Lebih singkatnya disebut PerdaJakon.


Perda ini disahkan demi terciptanya sistem manajemen jasa konstruksi yang dapat merealisasikan fasilitas yang nyaman bagi publik serta mampu membangun lingkungan dengan tata kelola penyelenggaraan jasa konstruksi yang baik dan sesuai.


Jasa Konstruksi bagi Sumsel Maju untuk Semua


Pada Perda Jakon ini dijelaska tentang tujuan penyelenggaraan Jasa Konstruksi, sebagai berikut:

  1. memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan jasa konstruksi untuk mewujudkan struktur usaha yang kukuh, andal, berdaya saing tinggi, dan hasil Jasa konstruksi yang berkualitas;
  2. mewujudkan ketertiban penyelenggaraan jasa konstruksi yang menjamin kesetaraan kedudukan antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam menjalankan hak dan kewajiban, serta meningkatkan kepatuhan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  3. mewujudkan peningkatan partisipasi masyarakat di bidang jasa konstruksi;
  4. menata sistem jasa konstruksi yang mampu mewujudkan keselamatan publik dan menciptakan kenyamanan lingkungan terbangun; dan
  5. menjamin tata kelola penyelenggaraan jasa konstruksi yang baik dan menciptakan integrasi nilai tambah dari seluruh tahapan penyelenggaraan jasa konstruksi.


Tujuan-tujuan yang tertuang pada Perda Jakon No 2 Tahun 2022 tersebut jelas menunjukan suatu upaya besar dan nyata dari Pemerintah Sumatera Selatan dalam memajukan daerahnya.


Perda Jakon ini mengakomodir kebutuhan hukum dalam penyelenggaraannya di tengah- tengah masyarakat. Cakupannya sangat luas, mulai dari Pelatihan dan Alih Teknologi Tenaga Ahli, Penyelenggaraan layanan sistem SIPJAKI alias Sistem Infirmasi Pembina Jasa Konstruksi, Pengelompokan usaha jasa konstruksi, Sumber daya, Sertifikasi Badan Usahanya, Layanan umum dan spesialis serta banyak lainnya.


Perda Sumsel Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pembinaan dan Pengawasan Jasa Konstruksi di Sumsel ini memperlihatkan pembagian kewenangan yang jelas antara pemprov Sumsel dan pihak penyedia jasa konstruksi ini. Sehingga masing-masing bertanggung jawab sehingga mampu menciptakan ketertiban dalam penyelenggaraannya.


Secara umum, Perda Jakon ini adalah pegangan penyelenggaraan konstruksi bagi Sumsel untuk mewujudkan Sumsel Maju untuk Semua.


Read more »
Mengenal 7 Macam Aset Tetap

Mengenal 7 Macam Aset Tetap

 


Hai, Teman-teman.

Kalo kalian baca judul postingan kali ini tentu kalian sudah tahu apa topik kita sekarang.


Yes.


Yang kita bahas kali ini adalah Aset.


Sebelum kita bahas semakin jauh, apakah teman- teman tahu pengertian aset?

Aset adalah semua kekayaan yang dipunyai individu ataupun kelompok yang berwujud maupun tidak berwujud.


Nah, apakah dari pengertian tersebut, teman-teman sudah memiliki bayangan?


Pasti dong ya.


Ngomongin soal aset, pernah ga kalian denger guyonan seperti ini:


"Duh, lecet nih tanganku. Berkurang deh asetku."


Itu biasanya adalah becandaan atau guyonan di tempatku yang sering disampaikan oleh para cewek-cewek sambil tertawa.



Ternyata, setelah kupikir-pikir nih, ada benarnya juga ya.


Kesehatan pun bisa masuk kategori aset juga kalo melihat pengertian aset tadi kan yaaa.


Nah, kita perlu tahu nih ada banyak sekali jenis aset. Kita akan bahas tentang aset tetap yang referensinya aku peroleh dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumatera Selatan (BPKAD Prov Sumsel).


Aset tetap adalah aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari 12 (dua belas) bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan oleh masyarakat umum.


Apa saja jenis aset tetap yang bisa menjadi modal pembangunan menurut BPKAD Sumsel?

  • Tanah
  • Gedung dan Bangunan
  • Peralatan dan mesin
  • Jalan, Irigasi, dan Jaringan
  • Konstruksi
  • Aset Barang Bersejarah
  • dan Aset Tetap lainnya



Kalau teman-teman lihat dari infografis BPKAD Sumsel di atas, ternyata banyak jenis aset tetap daerah yang bisa membawa manfaat bagi Sumsel.

Misalnya Tanah yang dipakai untuk kegiatan operasional Pemerintah, menjadi salah satu aset tetap daerah tersebut.

Lalu, Gedung dan Bangunan yang dibeli/ dibangun untuk kegiatan operasional Pemerintah.

Juga peralatan dan mesin yang nilainya cukup besar dengan masa pemanfaatan lebih dari setahun dalam kondisi siap pakai, menjadi aset tetap bagi pemerintah daerah tersebut.

HIngga jalan, irigasi, dan jaringan yang dibangun oleh pemerintah, juga konstruksi yang bahkan masih dalam pengerjaan pun menjadi aset tetap daerah.

Ada juga situs atau barang bersejarah di daerah, ternyata menjadi aset tetap bagi daerah itu juga.

Nah, melihat banyak jenis aset tetap itu, rasanya Sumsel bisa kita hitung sebagai salah satu daerah yang memiliki banyak aset.


Semoga setiap aset yang dimiliki ini bisa terus  membawa hal positif dan menjadikan Sumsel Maju unutk Semua. Aaaaamiiin.

Read more »
Dishub Sumsel Ingatkan Aturan Durasi Berkendara

Dishub Sumsel Ingatkan Aturan Durasi Berkendara

 


Halo, Teman-teman!

Sudah Bulan Desember nih! Aroma-aroma libur panjang sudah mulai tercium. ^^


Hampir semua orang sedang menyiapkan momen libur panjang akhir tahunnya masing-masing.


Sebut saja libur akhir semester bagi semua pelajar di Indonesia, juga libur natal, dan libur tahun baru.


Untuk hari-hari besar seperti natal dan tahun baru, tentu beragam tempat wisata mulai sounding beragam promo menarik. Hal itu dilakukan demi membujuk pengunjuk agar mau datang tentunya.


Nah, sudahkan kamu menentukan destinasi liburan akhir tahunmu?


Jika kamu sudah menentukan tujuan liburmu, pastikan perjalananmu juga sudah direncanakan dengan aman.


Saat perjalanan jauh dan berkendara dengan kendaraan pribadi, pastikan beberapa hal berikut:

  • Paham jadwal pulang dan pergi untuk mengantisipasi kemacetan
  • Paham batas diri, artinya mengenali kemampuan terkait skill maupun kesehatan 

Paham Batas Diri Saat Berkendara

Seperti yang diingatkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, bahwa cara mencegah kecelakaan salah satunya dengan menaati aturan durasi berkendara.

Hal itu sejalan dengan poin penting yang kubahas di atas.

Kita harus paham batasan diri. 

  1. Apakah kita cukup skillful untuk berkendara atau tidak; Jika dirasa ada medan yang sulit dilewati boleh minta bantuan dengan orang lain yang mungkin bisa.
  2. Apakah kesehatan kita mumpuni dan sanggup untuk jarak jauh atau tidak; Jika dirasa tidak sanggup maka kita butuh istirahat.





Dishub Sumsel mengingatkan tentang aturan durasi berkendara seperti yang tertera di atas.

Ternyata ada durasi maksimal harian untuk mengemudi, yakni 8 jam.

Untuk durasi mengemudi tanpa istirahat adalah 4 jam. Artinya, jika sudah menempuh waktu 4 jam, maka disarankan untuk menepi dan beristirahat.

Nah, waktu istirahat pun ada durasi minimalnya. Yaitu minimal beristirahat selama 30 menit setelah 4 jam mengemudi.


Jika kamu menggunakan alat transportasi umum, jangan sungkan untuk mengingatkan driver / supir bus maupun mobil sewa yang kamu tumpangi.

Dishub Sumsel, mengingatkan hal tersebut kepada para masyarakat. Sembari memperingati Hari Perhubungan Nasional atau Harhubnas Sumsel, masyarakat diminta untuk mengindahkan informasi ini demi keamanan berkendara.



So, pastikan kamu ingat aturan ini yaaaa.

Agar liburmu tetap aman dan nyaman. Selamat bersiap liburan!

Read more »
Festival Energi Sumsel by DESDM Provinsi Sumsel

Festival Energi Sumsel by DESDM Provinsi Sumsel


 

Tahukah, Teman - teman?

Pada akhir bulan November ini telah dilaksanakan sebuah Festival keren, yaitu Festival Energi Sumsel.


Kalian nanya? Kalian bertanya- tanya apa itu Festival Energi?


Ha Ha Ha.


Well,  kalau kalian belum tahu apa itu 'Festival Energi Sumsel' adalah sebuah kegiatan yang memiliki visi dan misi mulia.


Misinya adalah untuk mengedukasi  masyarakat luas tentang energi.


Tujuan dan Sasaran 

Jadi, adanya festival energi yang diselenggarakan oleh DESDM (Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral) Provinsi Sumatera Selatan atau disingkat Festival Energi Sumsel ini dalam rangka mewujudkan Misi ke- RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah),  yaitu:

Membangun Sumsel berbasis ekonomi kerakyatan, didukung sektor pertanian, insdustri, dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan baik di perkotaan maupun di perdesaan,

dengan tujuan:

Meningkatkan perekonomian yang inklusif berbasis inovasi daerah.


Untuk mencapai tujuan meningkatnya peran sektor senergi dan sumber daya mineral secara berkelanjutan, DESDM memerinci 3 sasaran utamanya:


  1. Tercukupinya kebutuhan Energi Bahan Bakar dan Listrik bagi Masyarakat, yang dapat berlangsung dengan baik.
  2. Meningkatnya pengelolaan pertambangan minerba yang baik dan benar.
  3. Meningkatnya penerimaan sektor ESDM

Strategi dan arah kebijakan


Nah, disampaikan saat Festival Energi Sumsel juga bahwa strategi dan kebijakan yang dibuat untuk mengenai sasaran yang dituju dirumuskan sebagai berikut:

  1. Menyediakan dukungan penuh dan koordinasi intensif bersama Pertamina, PLN dan KESDM RI dalam rangka pemenuhan kebutuhan energi bahan bakar dan listrik bagi masyarakat di Kabupaten/ Kota;
  2. Melaksanakan pengkajian, evaluasi dan pengawasan di daerah dalam rangka meningkatnya pengelolaan pertambangan minerba yang baik dan benar (tata ruang, lingkungan dan sosial);
  3. Melakukan koordinasi secara komprehensif dan terpadu bersama instansi terkait dalam rangka meningkatnya penerimaan sektor ESDM

Secara gamblang Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Kebijakan ditampilkan pada tabel berikut ini:




Semoga strategi dan arah kebijakan yang telah dirumuskan ini bisa terwujud dan Festival Energi Sumsel menjadi tempat awal bertolaknya niat baik ini. 


Aaaaamiiiin.

Read more »
Eksotika Budaya Sriwidjaja Lagu Sumsel

Eksotika Budaya Sriwidjaja Lagu Sumsel

 

lagu sumsel


Hai, Teman- teman!


Siapa diantara kalian yang suka mendengarkan musik?


Kalau kamu adalah seseorang yang suka mendengarkan musik, berarti kita samaan nih!^^


Ada banyak manfaat dari aktivitas mendengarkan musik. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Dapat menenangkan pikiran
  • Memberi energi pada tubuh
  • Mengelola rasa sakit

Bahkan secara khusus, jenis musik yang lembut konon dapat menurunkan detak jantung dan tekanan darah,serta melancarkan pernafasan.


Wow!


Aku pribadi tak menyangka bahwa musik bisa memberi pengaruh dan reaksi sedemikian rupa untuk kesehatan tubuh loh!


So far,  aku memang mengakui bahwa musik sangat bisa membuat suasana hati berubah tergantung memori yang melekat pada lagu tersebut.


Pernah ga sih kalian mendengar satu lagu dan membuat ingatan kalian menjelajah ruang waktu seolah kalian sedang berada di masa lalu. Tepatnya membuat kalian merasa bernostalgia dengan segala hal yang pernah kalian alami saat lagu itu kalian dengarkan.


Aku pernah! Sangat sering tepatnya.


Waktu aku  masih SMP, sebuah grup band sedang naik daun saat itu. Namanya Peterpan.

Kalian pasti kenal deh!

Nah, momen SMP-ku saat itu akan terasa terputar dalam sanubari bahkan suasananya sangat terasa ketika aku mendengar lagu Peterpan yang berjudul 'Mimpi yang Sempurna'.


Ajaib sekali kan?


Itulah magic musik bagiku. Memang sulit dijelaskan dengan kata-kata tapi kuharap kalian paham maksudku itu. He He He.


Nah, bagaimana dengan lagu daerah?

Lagu - lagu Sumsel


Apa yang kalian ingat tentang lagu - lagu daerah kalian?

Waktu masih SD, seringkali ujian praktek pelajaran muatan lokal kami saat itu adalah menyanyikan lagu daerah.


Saat itu kami diberi kebebasan untuk memilih lagu daerah manapun yang ada di Indonesia.


Tapi, aku dan teman-teman karibku selalu memilih lagu - lagu sumsel, khas daerah kami.


Sebut saja Siska. Temanku yang satu ini selalu kuingat sering menyanyikan lagu Sumsel yang berjudul "Petang lah Petang".


Ada lagi temanku yang bernama Eko. Eko sering menyanyikan lagu Sumsel yang berjudul 'Cuk Mak Ilang."


Aku sendiri suka menyanyikan lagu Sumsel yang berjudul "Dek Sangke".


Ada lagi temanku yang senang menyanyikan lagu Sumsel yang agak melow dan memiliki arti sedih. Judulnya "Dirut". Ia membawakan lagu itu penuh penghayatan dan nada yang sangat mendayu. Tak jarang kami turut terbawa suasana.


Dirut adalah sebuah lagu sedih yang berisi pesan seorang ayah pada anaknya, berisi juga tentang cerita penghianatan keluarga yang pilu.


Ah, jika ingat masa-masa SD itu aku bisa membayangkan setiap orang dengan lagu daerah yang sering mereka bawakan masing-masing.

Gending Sriwidjaja


Masa SMA, aku sudah mengenal mata pelajaran seni. 

Saat itu aku beruntung sekali karena sekolahku memiliki guru seni yang sangat berkualifikasi. 

Salam hormat untuk guruku, Bu Sarmiasih. Kami memanggilnya, Bu Asih.

Bu Asih memang jurusan Seni dan merupakan penggiat seni aktif. Terasa sekali penerapan ilmunya karena banyak sekali praktik yang membuat kami banyak berlatih.


Saat itu kami belajar tentang lagu indah yang menggambarkan Eksotika Budaya Sriwidjaja dan suasananya kala itu.


Judul lagunya adalah 'Gending Sriwidjaja'.


Menyayikan lagu Gending Sriwidjaya saat itu bukanlah pertama kalinya bagiku. 

Tapi, menyanyikannya dengan nada dan ketukan yang tepat saat itu menjadi momen pertama kali untukku.


Ada beberapa bagian nada yang sangat mempesona. 


Saat pertama kali mendengarnya dari contoh yang dilantunkan oleh Bu Asih, batinku seakan berkata,


Merdu dan indah sekali alunannya. Kok, aku baru tahu bahwa begitu cara menyanyikan bagian itu?



Aku takjub.

Kupikir selama ini nada yang kubawakan sudah benar, ternyata aku baru paham versi tepatnya setelah dibimbing Bu Asih.


Lagu -lagu Sumsel sangat bervariasi. Tak cuma dari bahasa daerahnya, tapi juga dari nada berdasarkan genrenya.


Di bangku kuliah, aku mengenal lagu Sumsel yang bergenre Hip-Hop atau RnB.


Bahasa yang dipakai pada keseluruhan lirik adalah bahasa asli Palembang. Cerita yang terkandung dalam lagu pun sangat dekat dengan keseharian.


Aku menjadi mudah senang dengan lagu itu. Penyanyinya adalah Ando McRapbit.


Yang kuingat saat mendengarkan lagu itu adalah memori dan suasana di kampus. Sungguh ajaib sekali bahwa musik bisa membawa kita melintasi ruang dan waktu.

 

Senangnya pemerintah provinsi Sumatra Selatan sangat menjaga kelestarian lagu-lagu Sumsel melalui DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang menerbitkan Perda terkait hal tersebut. Bentuk kepedulian DPRD Sumsel pada lagu-lagu Sumsel sendiri sangat kuat, maka sebagai masyarakat Sumsel, aku sangat mendukung dan tentunya akan ikut memberikan perhatian pada hal tersebut.


Bagaimana dengan lagu - lagu di daerah kalian?

Read more »
Pencegahan Penyakit Menular dan DPRD Sumsel

Pencegahan Penyakit Menular dan DPRD Sumsel

pencehahan penyakit menular

 

Hai, Teman-teman.

Apa kabarnya?


Kali ini aku mau membahas tentang Penyakit Menular. Seperti yang kalian lihat di banner postingan di atas atau mungkin dari judul artikelku kali ini.


Ya.


Penyakit menular adalah suatu hal yang hampir kita semua tahu atau tak asing lagi.


Ada banyak sekali penyakit menular di dunia ini.


Nah, sebelum kita bahas topik utama Penyakit Menular dan kaitannya dengan DPRD Provinsi Sumatera Selatan seperti yang kucantumkan pada judul, mari kita pahami dulu makna dari istilah 'Penyakit Menular' itu sendiri.


Menurut beragam referensi yang kubaca, dapat diambil satu kesimpulan untuk memaknai arti 'Penyakit Menular."


Penyakit menular adalah suatu penyakit yang dapat mengalami proses pemindahan (dari yang sakit kepada orang/ makluk lain di sekitarnya) melalui banyak objek perantara.


Teman-teman pasti masih sangat ingat dengan wabah dunia yang beberapa tahun belakangan sangat menggunjang negara kita bahkan tingkat dunia.


Ya. Benar sekali. Wabah penyakit Covid-19.


Covid (Corona virus disease) atau penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus korona adalah salah satu penyakit menular. Orang-orang dapat dengan mudah terjangkit virus ini dari orang lain yang sebelumnya sedang terjangkiti.


Proses penyebaran COVID-19 saat awal penyebarannya dulu sangatlah masif. Parahnya, karena dunia belum pernah mengalami hal ini, vaksin belum tersedia. Sehingga memakan banyak korban jiwa saat itu.


Pencegahan Penyakit Menular saat itu belum bisa diupayakan. Dari reaksi dan hal yang diamati selama penyakit tersebut menular ke sekitarnya, akhirnya dirumuskan beberapa upaya pencegahan. 


Untuk merumuskan hal tersebut saja sudah memakan banyak waktu, apalagi proses penyembuhan atau pengobatannya saat itu.


Alhamdulillah dunia medis semakin berkembang, seiring berjalannya waktu semakin banyak pengembangan dan muncullah vaksin demi mendukung program pencegahan agar wabah tidak semakin meluas.


Itulah sedikit kilas balik kita tentang penyakit menular yang menghebohkan bumi manusia. Walaupun sampai saat ini pemerintah masih mengupayakan vaksin demi pencegahan varian virus korona lainnya, setidaknya sudah ada aksi langsung yang dapat dilakukan sebagi upaya mencegah.



Pencegahan Penyakit Menular dan  DPRD Sumsel


Belajar dari masa-masa sulit awal pandemi, pemerintah Sumsel sendiri dengan sigap sudah merumuskan suatu Perda (Peraturan Daerah) Sumatera Selatan Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan dan Pengendalian Wabah Penyakit Menular.


Berangkat dari pertimbangan utama bahwa setiap warga berhak mendapatkan perlindungan dari segala bentuk penyakit menular yang mengancam dan mengganggu keselamatan kehidupan dan penghidupan masyarakat, maka DPRD mengeluarkan Perda yang mengatur segala hal terkaitnya.


Poin- poin utama dalam Perda tersebut terangkum dalam BAB utamanya, yaitu: 

  1. Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum dalam Pencegahan dan Pengendalian Wabah Penyakit Menular.
  2. Tanggung Jawab, Wewenang, Hak dan Kewajiban.
  3. Pelaksanaan Protokol Kesehatan
  4. Pencegahan dan Pengendalian Wabah Penyakit Menular
  5. Partisipasi Masyarakat
  6. Pembiayaan
  7. Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum
  8. Monitoring dan Evaluasi
  9. Penghargaan
  10. Sanksi Administratif
  11. Ketentuan Penyidikan
  12. Sanksi Pidana
  13. Ketentuan Lain-lain
  14. Ketentuan Peralihan
  15. Ketentuan Penutup


Menurutku, Perda tentang Pencegahan Penyakit Menular yang diterbitkan sejak 2021 lalu ini penting sekali untuk diketahui oleh setiap lapisan masyarakat.


Karena semua aspek dibahas secara jelas di dalamnya.


Apalagi Bab 3 tentang Pelaksanaan Protokol Kesehatan. Pada bab tersebut dijelaskan dengan rinci setiap lembaga atau bagian umum lainnya tentang bagaimana melaksanakan protokol kesehatan, bahkan untuk lingkungan pendidikan, maupun restoran.


So, saranku sih kalian harus download Perda Sumsel No. 1 Tahun 2021 ini yaaa.


Pastikan kita melakukan pencegahan penyakit menular dan mengikuti anjuran DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang sudah sangat proaktif memberikan referensi untuk dilakukan.




Tetap jaga Protokol Kesehatan ya, teman semua.

Salam.
Read more »
Dinkes Sumsel dan Anjuran untuk #SumselBergerak

Dinkes Sumsel dan Anjuran untuk #SumselBergerak

 

Sumsel Bergerak Maju untuk semua

Apakah kamu termasuk orang yang selalu rutin berolahraga?


Apakah kamu olahraga hanya jika kamu merasa ingin saja?


Apakah kamu olahraga ketika kamu berpikir 'ini saatnya diet'?



Aku pribadi termasuk dalam kelompok pertanyaan kedua dengan jawaban YA.


Kenapa ya kok olahraga itu susaaaaah dan beraaaat sekali dilakukan? Sebagian besar aktivitas olahraga membuatku malas bahkan sebelum memulainya.


Padahal secara umur dan pemikiran, aku sudah tahu teori tentang pentingnya berolahraga bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.


Tapi, entah mengapa semua pengetahuan itu terasa hambar karena aku malas mempraktekkannya.



Alasan Malas Olahraga


Ada banyak hal yang menjadi hambatan bagi seseorang untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:


Waktu terbatas

Terkadang ada keinginan untuk berolahraga seperti ikut klub senam atau pergi ke tempat fitnes, tapi apa daya. Waktu telah habis seharian bekerja. Pergi pagi - pulang malam.


Kurang lebih begitulah alasan pertama.


Ada Anak kecil

Waktu sih ada. Tapi masih punya anak balita. Belum bisa join senam bersama atau pun pergi ke tempat fitnes. Anak- anak tentu tak bisa ditinggal. Jika dibawa pun akan mengganggu saja. 

"Boro-boro bisa senam. Yang ada malah lama bujukin anak yang nangis."

Itu alasan kedua. 


Banyak Kerjaan di kantor

Pulang kerja masih ada waktu kok.  Tapi, masih ada banyak pekerjaan kantor yang harus diselesaikan. 

"Ini aja sampe dibawa pulang kerjaannya."

Lagi-lagi alasan ketiga.


Kecapekan jika berolahrag

Ada juga tipe orang yang tidak bisa menjadi capek. Tentu aktivitas olahraga akan menimbulkan rasa lelah/ capek. Untuk orang-orang tertentu tadi, mereka akan mengatakan bahwa olahraga akan membuat mereka terlalu capek.


Sakit dan tidak tertarik pada olahraga

Beberapa mungkin beralasan karena memang ada penyakit bawaan pada dirinya. Penyakit tersebut bisa jadi dapat memicu sakitnya. Untuk itu, menurutku hal tersebut adalah suatu hal yang berbeda.

Namun, jika kemudian beralaskan 'tidak tertarik' pada olahraga, sedih sekali rasanya.

Itulah alasan kelima.


Perlengkapan olahraga mahal

Perlengkapan olahraga mahal. Memang. Aku tak memungkiri bahwa memang semua perlengkapan olahraga itu mahal. 

Namun, kita masih tetap bisa memilih dari beragam opsi yang bisa kita usahakan.

Sehingga, jika menjadikan hal ini sebagai alasan keenam, maka itulah adanya.


Pernah ga kamu mendengar kutipan ini?

"Orang MALAS selalu memiliki seribu alasan untuk menunda. Orang SUKSES selalu punya seribu jalan untuk meraih cita-cita." (Merry Riana)


Itulah yang terjadi dengan ragam alasan di atas.

Akan terus ada dan bermunculan alasan-alasan lainnya karena memang malas. Seperti kutipan Merry Riana di atas.


Namun, ada juga seribu jalan jika memang mau melakukannya.

 

Sumsel bergerak dinkes
scr: Instagram @p2ptmkemenkesri


Senada dengan himbauan dan ajakan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dalam menyemarakkan #SumselBergerak chart postingan Kementerian Kesehatan RI di akun instagramnya itu menjadi jawaban untuk semua alasan tadi.


Jika dirasa olahraga itu mahal, maka jelas tertolak di sini.


Tidak mahal sama sekali.


Kita tak harus ke fitnes atau ikut klub senam. Kita bisa bergerak melakukan aktivitas fisik untuk berolahraga dengan ragam aktivitas sehari-hari. Contohnya berjalan, beres-beres rumah, dan bahkan menari.


Intinya adalah melakukan olahraga aktivitas fisik secara baik, benar, terukur, dan teratur.


Nah, apakah kita masih mau membuat alasan malas berolahraga lainnya?


Stop malas-malasan!


Mari kita dukung Sumsel Maju untuk Semua bersama Dinkes (Dinas Kesehatan).

Read more »
Ornamen Tanjak Sumsel, Jati Diri Budaya Wong Kito

Ornamen Tanjak Sumsel, Jati Diri Budaya Wong Kito

 

Peraturan Daerah Ornamen Tanjak Sumsel

Teringat saat masih menjadi mahasiswi rantau di Pulau Jawa.


Setiap bertemu dan berkenalan dengan orang yang ternyata satu daerah rasanya seperti oase di padang pasir.


Tak jarang akhirnya berakhir dengan bertukar nomor handphone dan berkumpul dalam komunitas.


Hal itulah yang terjadi saat aku berkuliah di Bumi Siliwangi. Aku bertemu dengan beberapa adik tingkat yang setelah beberapa saat mengobrol ternyata sama-sama berasal dari Sumatra Selatan.


Dari sana lah kemudian aku kenal FOMAS, sebuah komunitas mahasiswa yang sama-sama berasal dari Bumi Sriwijaya.


Tak hanya mahasiswa asal Kota Palembang, tapi semua bagian Sumsel lainnya berkumpul di FOMAS.


Ada banyak sekali program kerja dalam komunitas ini, salah satu diantaranya adalah pentas budaya.


FOMAS UPI Budaya Sumsel
dokumentasi pribadi: UPI, 2014.

Hari itu, tepat pada tanggal 8 Juni 2014, aku hadir ke acara Selayang Pandang dan dengan sangat bangganya mengabadikan momen bersama Putra- Putri Sriwijaya yang tampil mengisi acara.


Aku juga dengan sangat bangganya datang dan mengenakan outfit berbahan kain Blongsong khas budaya Sumsel.


Hal ini membuktikan betapa memang setiap ornamen budaya daerah adalah jati diri daerah tersebut. Apapun itu.


Jika kalian lihat fotoku tahun 2014 di atas, sebenarnya ada bagian pakaian adat yang belum lengkap. Yaitu ornamen kepala untuk laki-laki. Namanya tanjak.


Biar ada bayangan, ini aku spill lagi deh foto jadul.


Ornamen Tanjak Jati Diri Budaya Sumsel
dokumentasi pribadi: Karang Endah, 2016.


Nah, itu tuh di bulai Mei 2016 suamiku (cieeeeeee... suamiiii) pakai tanjak. Tanjak adalah penutup kepala khas Sumsel. Itu tuuuh yang dipakai di atas kepala suamiku itu. 


Kalau kamu tanya:

"Kenapa kamu pilih pakai baju adat asli? Bukannya sudah banyak baju adat modern?"


Well, keputusan seseorang untuk hari yang diharapkan menjadi momen sakral pertama dan terakhir kali tentu saja berdasarkan banyak faktor dan pertimbangan.


Semua pilihan adalah baik.


Untukku pribadi, aku lebih memilih menggunakan baju adat lama/ asli karena aku memang berangan-angan bahwa pernikahanku seperti cerita-cerita putri di legenda itu.


Yaitu aku ingin menggunakan baju adat lengkap dengan semua ornamen adat budayanya.


Rasanya senang dan bangga pokoknya.


Alhamdulillah impianku itu terkabul.

 



Ornamen Tanjak Sumsel


Tak hanya budaya dalam bentuk pakaian khas atau pakaian adat, ternyata aku baru tahu bahwa ada Peraturan Daerah yang mengatur tentang Arsitektur Bangunan Gedung Berornamen Jati Diri Budaya.


Sebelumnya aku tidak terlalu aware dan paham soal aturan itu. 


Setelah membaca dan berbincang dengan teman-teman barulah aku tahu bahwa memang ada aturan terkait penggunaan ornamen jati diri budaya khususnya pada arsitektur bangunan gedung.


Pantas saja, kulihat gedung-gedung pemerintahan di Ibu Kota Provinsi Sumsel ini terlihat sangat berbudaya. 


Setelah kuperhatikan, memang mulai ada satu ciri khas yang tampak pada beberapa bangunan di lingkungan pemerintahan daerah Sumsel, yaitu bentuk ornamen Tanjak Sumsel yang dibuatkan sebagai bangunan suatu gedung. Beberapa yang kulihat dibuat untuk gapura atau gerbang masuk.


Mengapa tanjak?


Karena Tanjak  merupakan representatif dari Bumi Sriwijaya.


Motif pada tanjak tak hanya satu, melainkan sangat beragam. Sehingga, ornamen tanjak pada bangunan itu membuat tampilan gedung menjadi semakin cantik.


Bagiku, penggunaan tanjak sebagai ciri khas daerah Sumsel menjadikan bangunan tersebut sangat khas dan identik serta membudaya. 


Tak cuma itu, tampilan gedung-gedung itu menunjukan Jati Diri Budaya Sumatra Selatan.


Ornamen Tanjak Sumsel yang digunakan pada arsitektur bangunan sebenarnya tak melulu harus diaplikasikan dalam bentuk gerbang atau gapura, tapi juga bisa diaplikasikan pada dinding depan bangunannya.


Terbayang cantiknya bukan?


Dijamin makin betah ya para pegawainya kerja, trus masyarakat juga makin senang berkunjung.


Buat GenZ bisa sambil hunting foto-foto seru.


Asal ingat yaaaa....


Ikutlah melestarikan dan merawat serta menjaga bangunan-bangunan indah ini.


Foto- foto dan menyebarkan berita baik saaaangaaat boleh, karena bisa jadi ajang promosi keindahan daerah kita.


tapiiiiiii...


Jangan sekali-kali berbuat vandalisme ya!


It's a big NO-NO!


Kata warga salah satu kabupaten di Sumsel, yaitu warga Kabupaten Muara Enim sih:

"Dik pacak ngilok'i, Njage jadilah."

 

Artinya: Kalau ga bisa membuatnya jadi bagus, minimal bisa menjaganya.



Perda Sumsel No. 2 Tahun 2021


Kalian bisa membaca sendiri  Peraturan Daerah inisiatif DPRD Provinsi Sumatra Selatan ini loh.


Caranya: 

Silakan cari di laman peraturan.bpk.go.id dan ketik: Perda Sumsel No. 2 Tahun 2021.


Nanti langsung ketemu dan bisa baca langsung deh!


Yuk, sama-sama kita dukung Peraturan Daerah DPRD Sumatra Selatan tentang Ornamen Tanjak Sumsel ini.


Dukung sesuai porsi kita masing-masing, dengan usaha terbaik kita!

Read more »
Gratifikasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Gratifikasi dalam Kehidupan Sehari-hari

 

hijau tanpa gratifikasi

Aku masih ingat jaman-jaman baru lulus kuliah dan musim ikut Job Fair.

Ada banyak sekali dokumen yang harus disiapkan kala itu. Untuk membuat satu set lamaran kerja, yakni surat lamaran dan semua lampirannya, bisa dikatakan cukup menguras dompet.

Apalagi saat itu memang masih keadaan pengangguran. Belum ada modal sama sekali. Mau tak mau balik lagi deh minta modal ke ayah dan ibu. 

Ha Ha Ha.


Kalian pasti bertanya-tanya:

"Kok bisa sih bikin lamaran kerja malah menguras dompet?"


Well, suka atau tidak suka memang seperti itu pengalamanku.


Jadi, proses melengkapi semua persyaratan untuk melamar kerja itu R.I.B.E.T. Setidaknya itu yang kurasakan saat itu.


Bayangkan saja, jika sebuah perusahaan memberikan syarat tersedianya surat keterangan sehat, surat kelakuan baik, belum lagi foto (kalau sudah lamaran ke sekian, adaaaa aja kehabisan pas foto).


Semua pembuatan dokumen itu tentu butuh "uang pelicin". Itu yang terjadi dulu.


Sekarang nampaknya sudah jauh lebih baik. Aku lihat banyak tempat terutama bagian pemerintahan sudah terang-terangan memberikan himbauan tentang tidak boleh ada lagi hal-hal demikian.


Jujurly, aku sebenarnya tahu bahwa menyelipkan uang untuk memperlancar urusan itu bukan hal yang benar. Tapi, entah mengapa ekosistem jaman dulu itu mengisyaratkan bahwa hal tersebut adalah lumrah. Bahkan menjadi aneh ketika semua orang melakukannya dan kita tidak.


Seolah mendapat cap bahwa kita sedang merusak kebiasaan. Sehingga mau tak mau hal tersebut terjadi begitu saja seolah adalah hal yang biasa. 


Kalau kuingat kembali, selain karena 'kebiasaan' yang salah, belum berpengalamannya diriku dalam segala hal tentang proses melamar pekerjaan membuat dompet semakin jebol.


Karena kurang pengalaman itu, ada banyak sekali dokumen yang sebenarnya tidak dibutuhkan tapi malah kuurus dan kubuat dengan sistem yang salah itu.


Disebutlah gratifikasi.


Konyol sekali.


Waspada Gratifikasi = Korupsi


Kira-kira apakah kamu tahu hubungan gratifikasi dengan korupsi?


Tadinya kuanggap hal tersebut tak mengapa. 


Ada perasaan semacam:


"Ah, uang yang kuberi tak seberapa. Hitung-hitung rasa terima kasih. Aku tak keberatan kok. Dia kan sudah membantuku."


Nah, hati-hati yaaa.


Perasaan seperti itu yang kemudian menggiring kita untuk melakukan gratifikasi.


Padahal toh memberikan pelayanan tersebut sudah menjadi tugasnya. Negara pun sudah menjaminnya dengan memberikan upah yang sesuai.


Jadi, alih-alih merasa tidak enak atau berterima kasih dengan berlebihan namun bisa membuat pegawai itu terjerat hukum, baiknya kita sudahi kebiasaan itu ya.


Tahukah kamu? Dari situs aclc.kpk.go.id disebutkan bahwa gratifikasi yang tidak dilaporkan dalam waktu maksimal 30 hari dapat dianggap suap. Dari Undang-Undang tersebut, maka erat kaitannya gratifikasi termasuk dalam tindak korupsi. 


Duh, jangan sampai niat baik kita malah berpotensi menjatuhkan mereka yang bertugas.


Karena ada banyak sekali praktik demikian, sebuah survei menunjukan bahwa faktor terbesar yang membuat pertumbuhan bisnis di Indonesia terhambat adalah karena permasalahan korupsi. Nilai persentase surveinya sampai pada angka 13,8%.


Hal ini mengakibatkan nuansa bisnis di Indonesia menjadi kurang sehat. Beberapa diantaranya:

  • Terjadinya ketimpangan pendapatan
  • Munculnya harga tinggi namun kualitas rendah
  • Aktivitas ekonomi menjadi tidak efisien, dan lain sebagainya.


Lalu, apa yang bisa dilakukan?


Hal yang dapat dilakukan adalah dengan memaksimalkan peran Korporasi.


Korporasi adalah badan usaha atau badan hukum sangat besar yang sah, bisa terdiri dari beberapa perusahaan.


Peranan penting suatu Korporasi adalah dengan menyusun acuan standar dan melakukan kontrol terhadap apa yang terjadi di lapangan, serta melakukan tindak lanjutnya.


Korporasi dapat membuat suatu sistem pencegahan anti korupsi sehingga dapat mewujudkan dunia yang #HijauTanpaGratifikasi


Saat sistem tersebut dijalankan dengan prosedur yang tepat dan sesuai, insyaallah gratifikasi di Indonesia khususnya di Sumatra Selatan akan hilang selamanya.



Keadaan Sekarang


Kalau ada yang tanya:


"Apakah kamu masih sering berterima kasih dengan kebiasaan lama itu?"


Mohon maaf sudah tidak bisa.


Pemerintah  Provinsi Sumsel sudah berkomitmen untuk mewujudkan Sumsel Hijau tanpa Gratifikasi. Semua lini pemerintahan bahkan masyarakat sudah diedukasi terkait hal ini.


Beberapa kali aku mampir ke kantor pemerintahan karena suatu urusan, X-banner yang terpampang di sana menunjukan betapa semua sedang bersama-sama membangun Sumsel hijau tanpa gratifikasi.


Himbauan bahkan larangan melakukan kebiasaan lama itu terus digaungkan hampir di seluruh wilayah Sumsel ini.


Tak hanya itu, untuk membuktikan komitmen tersebut, Pemprov Sumatra Selatan pun membentuk Lembaga Inspektorat Provinsi Sumatra Selatan yang bertugas sebagai internal controller di lingkup pemerintahan daerah Sumatra Selatan.


Senaaang sekali rasanya.


Aku tak harus merasa sungkan lagi karena merasa mengacaukan kebiasaan.


Sumsel Maju untuk Semua!


Alhamdulillah.


Read more »
Dampak Pembangunan Jalan Pali - Mura bagi Masyarakat Sumsel

Dampak Pembangunan Jalan Pali - Mura bagi Masyarakat Sumsel



Sudah hampir dua tahun ini rasanya capeeeek banget pas mau berkunjung ke rumah orang tua.

Well, soalnya jalan menuju rumah orang tua kami itu rusak sekali di beberapa bagian. Sehingga, membuat waktu perjalanan semakin panjang dan melelahkan.

Jadi, sejak menikah aku tinggal bersama suamiku di Kota Muara Enim. Baik orang tuaku maupun orang tua suamiku tinggal di Kecamatan Gelumbang. Nah, for your information jarak tempuh normal perjalanan dari Muara Enim ke Gelumbang itu sekitar 3 jam.

Namun, sejak tahun lalu jadi semakin lama di jalan. Lantaran Kota Prabumulih yang kami lintasi sedang berbenah. Ada pembangunan jalan layang di sana.

Akhirnya, arus perjalanan pun dialihkan. Setiap pelintas yang menggunakan kendaraan roda empat harus melewati jalan lingkar luar Kota Prabumulih.

Jalan lingkar tersebut biasa digunakan oleh mobil angkutan berat seperti mobil truk besar pengangkat kayu, batubara, dan mobil angkutan bahan bakar. Sehingga kondisinya sejauh ini banyak yang sudah rusak.

Apa boleh buat karena memang hanya itulah jalan akses satu-satunya untuk pergi ke arah Palembang mengunjungi orang tua kami.

Saat ini, jalan lingkar tersebut pun sedang dibenahi. Pembangunan jalan sedang menjadi fokus utama khususnya di wilayah Sumatra Selatan. Setidaknya begitu yang saya ketahui.

Nah, apa sih manfaat pembangunan jalan bagi masyarakat?

Dari beberapa artikel yang kubaca, setidaknya beberapa hal berikut adalah manfaat dari pembangunan:


1. Untuk pemerataan distribusi; dalam hal ini tentu saja, jika akses jalan sudah dibangun, maka proses pengiriman barang maupun jasa tentu akan menjadi lebih mudah.

2. Meningkatkan ekonomi masyarakat; tentu saja setelah ada kemudahan dalam bertransportasi, maka semua kegiatan perekonomian akan menjadi lancar. Lalu, terwujudlah perekonomian yang maju bagi warga setempat.


Berkaitan dengan peningkatan eknomi tersebut, hal lain yang langsung dapat dirasakan masyarakat adalah lancarnya arus lalu lintas. Sehingga angkutan produksi barang maupun penumpang orang dapat dengan mudah terhubungkan.

Dengan lancarnya arus lalu lintas, tentu waktu dan biaya akan terpakai dengan efisien. Itulah salah satu faktor yang membuat perekonomian akan meningkat.

Seperti contoh keadaan yang kuceritakan di awal tadi. Jika saja pembangunan telah selesai kelak, tentu kami sebagai pengguna jalan akan merasa lebih senang untuk bepergian dan tidak merasa malas sebelum berangkat.

Dengan demikian, tentu roda perekonomian ikut bergerak juga.

Seperti misalnya kami yang hampir selalu mampir ke Kota Prabumulih untuk jajan atau sekedar membeli oleh-oleh sebelum sampai ke rumah orang tua yang akan kami kunjungi. Heheehee.


Bayangkan semakin banyak orang yang ga malas melintas karena jalan sudah bagus dan menyenangkan untuk dilalui!


Bayangkan berapa banyak usaha di sepanjang jalan tersebut juga akan mendapat imbas positifnya.


Masyallah. Aaaamiin.


Nah, For your Information @dinasPUBMTRSumsel #SigapMembangunSumsel


Saat ini pembangunan jalan Kabupaten Pali menuju Kabupaten Mura akan segera berlangsung. Proyek ini adalah proyek strategis Dinas PUBMTR Sumsel yang tentunya didukung penuh oleh Gubernur Sumatra Selatan, Bapak H. Herman Deru.


Tentunya dengan adanya pembangunan jalan Pali -Mura akan ada banyak dampak dan manfaat bagi masyarakat di sana khususnya dan semua masyarakat Sumsel pada umumnya.


Pembangunan jalan ini dapat menunjang transportasi darat dari Kabupaten Pali menuju Kabupaten MURA, juga dapat mempersingkat waktu tempuh hingga 2 jam, serta dapat meningkatkan aksesbilitas bagi warga setempat dan pengguna jalan guna meningkatkan perekonomian masyarakat Pali dan MURA.


Waaah, senang sekali.

Alhamdulillah yaaa.
 

Semoga proyek ini berjalan lancar dan segera dapat digunakan.

Jalan mulus, Perekonomian Pali- Mura lancar terus!!!

Read more »

BloggerHub Indonesia